Berita Terkini
Trending Tags

Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Pertanian saat uji dron untuk pemupukan di lahan sawah Kecamatan Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun tengah getol uji drone untuk proses pemupukan. Efisiensi pemakaian selama 20 menit terbang, burung besi itu mampu menyemprotkan pupuk secara presisi di lahan sawah seluas 1.5 hektar.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Raswiyanto mengaku drone ini merupakan salah satu adaptasi inovasi tehnologi kekinian. Tujuanya mempermudah petani saat melakukan pemupukan.

“Monggo para kelompok tani yang lahannya ingin disemprot drone bisa segera saja untuk menghubungi Dinas Pertanian. Sekali lagi pelayanan ini gratis,” ujar Raswiyanto, Sabtu (04/07/2026).

Dijelaskan, spesifikasi drone milik Dinas Pertanian dan Perikanan memiliki 2 buah baterai, sehingga hanya dapat terbang maksimal sekitar 20 menit. Drone seharga Rp. 200 juta lebih itu mampu mengangkut pupuk 20 liter.

Image Not Found
Drone mampu semprot pupuk presisi hingga 1,5 hektare. Foto : Tova-Sinergia

“Selama terbang sekitar 20 menit, bisa saja menjangkau luas lahan pertanian 1-1.5 hektar. Jadi volume 20 liter pupuk bisa disemprotkan secara presisi,” kata mantan Camat Jiwan itu.

Meski canggih, burung besi itu bukan tanpa kendala. Raswiyanto mengatakan terdapat kesulitan yaitu keterbatasan kekuatan baterai sehingga drone tidak dapat terbang terlalu lama.

Selain itu, lokasi lahan sawah yang tidak seragam, karena drone tersebut cukup besar sehingga dibutuhkan area agak luas untuk proses mendarat.

“Muncul kendala lain seperti keberadaan kabel lstrik (untuk sumur submersible) di sawah membuat operasional drone tidak leluasa ketika terbang,” ujarnya.

Meskipun ada kendala, di sisi lain kelompok tani di bumi kampung pesilat cukup tertarik dengan keberadaan drone. Saat ini drone dapat digunakan gratis untuk gerakan pengendalian OPT oleh kelompok tani.

“Dengan syarat kelompok tani mampu membuat Agen Pengendali Hayati (APH) sendiri,” pungkasnya. (Ndor/Tov)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Judol, Ratusan HP Anggota Korem 081/DSJ Diperiksa

    Antisipasi Judol, Ratusan HP Anggota Korem 081/DSJ Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun|Ratusan handphone (HP) milik anggota Korem 081/DSJ mendadak diperiksa, Kamis (16/01/2025) selepas apel pagi. Hal ini sebagai langkah agar tidak kecolongan ada anggota yang bermain judi online. Tak hanya judol, pemeriksaan yang dilakukan juga bertujuan untuk melihat ada tidaknya keterlibatan anggota Korem 081/DSJ dalam pinjaman online (pinjol). “Pengecekan yang kita lakukan ini […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki pekan pertama Januari 2026, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, belum menerima gaji bulanan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan karena pencairan gaji biasanya dilakukan pada awal bulan. Hingga Rabu (7/1/2026), sejumlah ASN mengaku masih menunggu transfer gaji masuk ke rekening masing-masing. Bahkan, keterlambatan tahun […]

    Bagikan
  • Magetan Siap Gelar Final Four Livoli Divisi Utama 2025, Duel Bergengsi di Laga Pembuka

    Magetan Siap Gelar Final Four Livoli Divisi Utama 2025, Duel Bergengsi di Laga Pembuka

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan telah bersiap menyambut ajang besar kompetisi bola voli nasional. Mulai Jumat (10/10/2025) nanti, GOR Ki Mageti akan menjadi tuan rumah Final Four Livoli Divisi Utama 2025, yang menghadirkan delapan tim terbaik nasional dari sektor putra dan putri. Empat tim putra yang lolos adalah Lavani Navy, TNI AU Electric, Indomaret, […]

    Bagikan
  • Kendalikan Inflasi, Pemkab Ponorogo Jalin Kerjasama dengan Daerah Penyuplai Bahan Pangan

    Kendalikan Inflasi, Pemkab Ponorogo Jalin Kerjasama dengan Daerah Penyuplai Bahan Pangan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal menjalin kerjasama dengan daerah lain guna memastikan pasokan bahan pangan tetap stabil menjelang IdulFitri. Langkah ini sebagai upaya dalam pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan sejumlah komoditas pangan di Kota Reog masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti sayur […]

    Bagikan
  • Hardiknas 2026 Magetan, Ribuan Guru dan Pelajar Tampilkan Tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan

    Hardiknas 2026 Magetan, Ribuan Guru dan Pelajar Tampilkan Tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung semarak. Ribuan guru dan pelajar memadati Alun-Alun Magetan dalam pagelaran tari massal yang menjadi puncak peringatan Hardiknas. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 2.026 peserta yang terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP hingga pelajar SMA. Penampilan tari massal itu tidak hanya menjadi […]

    Bagikan
expand_less