Berita Terkini
Trending Tags

TPA Winongo Bakal Jadi Kebun Buah, Solusi untuk Ketahanan Pangan 

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, sedang meninjau lokasi kebun buah, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mempunyai gebrakan baru, yaitu dengan memanfaatkan gunung sampah yang ada di TPA Winongo menjadi gunung buah dan piramida. Gebrakan ini menjadi sebuah konsep pertanian perkotaan yang menggabungkan pertanian produktif dengan penanganan sampah berkelanjutan.

Menurut Maidi, seluruh tanaman dan infrastruktur penanaman telah siap. Buah-buahan tidak ditanam langsung di atas sampah, melainkan menggunakan polibag besar yang diisi tanah subur.

“Ini sudah siap semua, tinggal penataan tempat dan kerucut nya. Nanti akan ada buah-buahan dari Arab, juga tanaman dari sekitar Sungai Nil. Di bagian atas akan kita tanami kurma dan pisang cavendish,” ujarnya, Selasa (06/05/2025). 

Maidi menekankan pentingnya percepatan proyek ini karena seluruh bibit sudah tersedia. Ia juga menyoroti persoalan utama kota, yakni sampah dan air kotor yang terus meningkat seiring perkembangan kota Madiun.

“Dibuangnya sampah ke luar bisa memakan biaya ratusan miliar. Maka saya desain ini, cukup ditutup tanah, dibuat konsep pertanian, dan selesai. Ini jadi gunung buah, orang akan datang ke sini, dan hasilnya untuk ketahanan pangan,” jelasnya.

Ia juga mengajak warga Madiun yang memiliki tanah ledok atau lahan tak terpakai untuk menutupinya dengan tanah, menanam bibit yang disediakan, dan memanen hasilnya sendiri.

“Kalau semua rumah tangga bisa menanam sendiri, maka pasar tidak akan terjadi inflasi. Di sinilah pentingnya program ini untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Proyek ini akan dilakukan di lahan seluas lima hektare yang dinilai sangat subur dan strategis. Diharapkan, inovasi ini tak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tapi juga menjadi solusi cerdas menjadikan Madiun kota yang mandiri pangan dan ramah lingkungan. 

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mewujudkan visi Madiun Maju dan Mendunia kembali mendapat dukungan dari komunitas internasional. Kali ini, giliran Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, yang mengunjungi Kota Madiun pada Senin (21/07/2025). Kunjungan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama lintas […]

    Bagikan
  • Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

    Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah derasnya arus digitalisasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus berbenah. Inovasi demi inovasi lahir demi memberikan pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Salah satu terobosan yang sempat menjadi sorotan adalah hadirnya aplikasi Pak Tuwa. Nama yang terdengar sederhana ini ternyata menyimpan […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengevaluasi aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Tambang tersebut mendapat izin dari Provinsi Jawa Tengah, namun beroperasi di wilayah Jawa Timur. Evaluasi ini dilakukan menyusul keluhan Pj Bupati Magetan, Nizhamul, terkait kerusakan infrastruktur akibat kegiatan pertambangan tersebut. Wakil Gubernur Jawa […]

    Bagikan
  • Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan. Sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan dengan lebar retakan mencapai 10 hingga 15 sentimeter. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Morosowo dan Mendak membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan […]

    Bagikan
  • Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seekor kambing milik Katiyem (70), warga Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, tercebur ke dalam sumur sedalam kurang lebih 13 meter. Kambing tersebut biasanya dilepasliarkan di area belakang rumah yang berpagar. Namun, pada Senin (27/10/2025) siang, kambing itu ditemukan dalam kondisi lemas di dasar sumur. “Biasanya memang dilepasliarkan di belakang rumah. […]

    Bagikan
  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
expand_less