
Sinergia | Magetan – Rukinem, perempuan lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia secara tragis setelah tertimpa runtuhan dapur rumahnya sendiri. Korban yang berumur 70 tahun warga Dusun Ngijo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam (31/5/2025).
Peristiwa ini terjadi saat Rukinem berada di dapur rumahnya. Ketika itu, kondisi wilayah Magetan tengah diguyur hujan. Tiba-ba, struktur atap dan kayu penyangga yang telah rapuh ambruk dan menimpa korban.
“Kayu penyangga dapur korban sudah dalam kondisi lapuk. Ketika diguyur hujan, daya tahan bangunan melemah hingga akhirnya roboh,” jelas Eka Wahyudi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan.
Begitu menerima laporan, tim gabungan dari Pusdalops-PB dan TRC-PB BPBD Magetan langsung diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 19.00 WIB untuk melakukan penilaian cepat dan pendataan. Namun, warga setempat bersama keluarga telah lebih dulu mengevakuasi jenazah korban dari reruntuhan. Karena kondisi malam hari dan minim pencahayaan, proses pembersihan material bangunan akan dilanjutkan keesokan harinya, Minggu (1/6/2025).
“Pemakaman almarhumah dilakukan malam itu juga dan dihadiri keluarga serta warga sekitar,” tambah Eka.
Atas kejadian ini, BPBD Magetan mengeluarkan imbauan kepada warga agar mewaspadai kondisi rumah yang sudah berusia tua, terutama di musim hujan yang berpotensi mempercepat kerusakan struktural bangunan.
“Kami mengimbau warga untuk rutin mengecek kondisi rumah, terutama bagian yang rawan seperti atap, dapur, dan penyangga kayu. Jika ditemukan kerusakan atau keretakan, segera lakukan perbaikan atau laporkan ke pihak berwenang,” ujar Eka.
Rencananya, proses pembersihan sisa reruntuhan dapur akan dilakukan secara gotong royong oleh BPBD, TNI, Polri, perangkat desa, dan warga sekitar.
Kusnanto – Sinergia