Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 53
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi rumah Suminten pasca ledakan petasan, (1/3/2026), Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Nasib tragis menimpa tiga pemuda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, saat meracik petasan yang diduga akan diterbangkan menggunakan balon udara tanpa awak untuk persiapan tradisi menjelang Lebaran. Ledakan hebat yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di rumah milik Suminten (50), warga Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman. Ledakan keras bahkan terdengar hingga radius sekitar dua kilometer dan membuat rumah korban porak-poranda.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Rifai Kurnia Putra (16), pelajar kelas 3 SMP yang merupakan anak ketiga pemilik rumah. Sementara dua korban lainnya, Ahmad Fatoni (20) warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo mengalami luka bakar hingga sekitar 90 persen, dan Hindar Agusta (23) warga Desa Plosojenar mengalami luka bakar sekitar 16 persen. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Saksi mata , Siswanto, mengaku langsung mendatangi lokasi setelah mendengar suara ledakan keras dari rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat kejadian.

“Saya dengar ledakan sangat dahsyat, langsung merapat ke lokasi. Saat sampai, kedua korban masih hidup. Rifai berada di depan rumah didekap ibunya, sedangkan satu korban lain di halaman dengan luka bakar serius. Saya bawa korban yang masih hidup ke rumah sakit menggunakan sepeda motor,” ujar Siswanto.

Menurutnya, kondisi para korban saat ditemukan sangat mengenaskan dengan tubuh berlumuran darah akibat ledakan tersebut.

Dugaan sementara, para korban tengah meracik bahan petasan yang akan dipasang pada balon udara tanpa awak. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah bahan balon udara serta petasan berbagai ukuran di lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait jenis bahan yang digunakan dalam peracikan tersebut.

“Dugaan awal korban meracik bahan mercon atau petasan. Namun untuk memastikan apakah itu mesiu atau bahan lain, kami masih berkoordinasi dengan tim Gegana,” jelasnya.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa balon udara ukuran sedang, petasan berbagai ukuran, serta sisa material ledakan dari lokasi kejadian.

AKP Imam Mujali menambahkan, tradisi menerbangkan balon udara disertai petasan memang kerap terjadi di Ponorogo selama bulan Ramadan. Namun pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun menggunakan petasan karena berbahaya dan telah berulang kali memakan korban.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuat petasan. Tidak ada manfaatnya dan justru merugikan diri sendiri serta membahayakan orang lain,” tegasnya.

Jenazah Rifai langsung dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 2.454
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Lembaga tiga huruf atau dikenal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya masih mengintai kegiatan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau pokok-pokok pikiran (Pokir) milik DPRD Kabupaten Madiun tahun 2024-2025. Nyatanya, sebanyak 1.400 titik kegiatan yang menggunakan anggaran BKK, masuk dalam kegiatan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). “Progres pencapaian kegiatan MCSP […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 yang jatuh pada Selasa (22/10/2025), siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Madiun menggelar apel peringatan di halaman MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Siapkan Lahan 5 Hektar untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Madiun Siapkan Lahan 5 Hektar untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Presiden terkait rencana pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 5 hektar di wilayah Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun. Langkah ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Madiun dalam mendukung pendidikan yang merata dan terjangkau bagi masyarakat. “Lahan […]

    Bagikan
  • Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 2,5 meter berhasil ditangkap oleh Babinsa Kelurahan Manguharjo, Peltu Handoko, setelah memangsa seekor ayam jantan milik warga di Perum Bumi Winongo Indah, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (21/11/2025). Aksi penangkapan tersebut sempat direkam warga dan tersebar luas di media sosial. Peltu Handoko, […]

    Bagikan
  • Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Kompetensi SDM Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api

    Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Kompetensi SDM Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai garda terdepan keselamatan perjalanan kereta api. Hal itu sebagai bentuk persiapan menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.  Seperti dalam Diklat Refreshing Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) Manual Tingkat Muda dengan Penggerak Non Listrik Angkatan […]

    Bagikan
  • Bikin Panik ! Gerobak Motor Pedagang Terbakar di Depan Sekolah

    Bikin Panik ! Gerobak Motor Pedagang Terbakar di Depan Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran gerobak pada motor pedagang sempolan menggegerkan warga di depan SDN 1 Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan pada Senin (20/10/2025). Kepulan asap tebal dan kobaran api dari kendaraan membuat panik para guru dan warga sekitar. Dalam video yang beredar luas di media sosial dengan durasi sekitar 30 detik memperlihatkan api membesar […]

    Bagikan
expand_less