Berita Terkini
Trending Tags

Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 69
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga, Foto : Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 2,5 meter berhasil ditangkap oleh Babinsa Kelurahan Manguharjo, Peltu Handoko, setelah memangsa seekor ayam jantan milik warga di Perum Bumi Winongo Indah, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (21/11/2025). Aksi penangkapan tersebut sempat direkam warga dan tersebar luas di media sosial.

Peltu Handoko, Babinsa Manguharjo mengungkapkan bahwa warga sekitar sebelumnya kerap menemukan ayam peliharaan mati di dalam kandang dengan kondisi mencurigakan, diduga akibat lilitan ular. Pada Jumat pagi, dirinya mendapati seekor sanca kembang sedang melilit ayam jago yang sudah tidak bernyawa, sehingga langsung melakukan penangkapan.

“Ular ini kami temukan sedang melilit ayam jago yang sudah mati. Setelah berhasil diamankan, ular kami masukkan ke dalam sangkar besi,” jelasnya.

Usai menangkap ular tersebut, Peltu Handoko segera berkoordinasi dengan petugas Damkar Kota Madiun untuk proses evakuasi dan penyerahan lebih lanjut. Ia mengatakan, masuknya ular ke permukiman warga bukan hal baru, terutama saat musim penghujan.

“Di musim hujan, ular sering mencari tempat hangat dan kadang masuk ke rumah warga. Kami imbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi tempat persembunyian ular,” tambahnya.

Peltu Handoko juga mengingatkan warga agar tidak mencoba menangkap ular sendiri apabila tidak memiliki kemampuan atau keahlian khusus.

“Jika menemukan ular masuk rumah, lebih baik segera menghubungi Damkar Kota Madiun agar ditangani petugas yang berpengalaman,” ujarnya.

Keberadaan ular di area permukiman menjadi perhatian tersendiri bagi warga, sehingga kolaborasi antara masyarakat, Babinsa, dan petugas Damkar dinilai penting untuk menjaga keamanan lingkungan. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Madiun Akan Lakukan Pembinaan Pelaku Usaha Kerupuk Yang Diduga Pakai Boraks

    Dinkes Madiun Akan Lakukan Pembinaan Pelaku Usaha Kerupuk Yang Diduga Pakai Boraks

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun merespons temuan dugaan kandungan boraks pada sejumlah sampel takjil yang diuji oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya di kawasan Alun-Alun Caruban, Kamis (5/3/2026) sore. Pemerintah daerah menilai pengawasan tersebut penting untuk memastikan keamanan pangan bagi masyarakat selama Ramadan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr […]

    Bagikan
  • Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, sarasehan kebangsaan diselenggarakan di ruang pertemuan baru Paroki Mater Dei, Kota Madiun, Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merasakan Pancasila di Tahun Pengharapan Yubileum 2025” dan menjadi ruang perjumpaan lintas iman untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar berbangsa. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai […]

    Bagikan
  • Periksa 2 Orang Terkait Benda Mencurigakan, Kapolres Madiun : Isi Kardus Itu Petasan

    Periksa 2 Orang Terkait Benda Mencurigakan, Kapolres Madiun : Isi Kardus Itu Petasan

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Polres Madiun bersama tim Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang yang berkaitan dengan benda mencurigakan diduga berisi bahan peledak menyerupai bom. Diketahui, benda mencurigakan itu ditemukan di sekitar Exit Tol Dumpil Kecamatan/Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Tim Gegana […]

    Bagikan
  • Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, digegerkan munculnya fenomena tak biasa. Air sumur pertanian yang selama ini digunakan mengairi sawah tiba-tiba berubah warna, berbusa, dan mengeluarkan bau tak sedap. Dugaan sementara, sumber masalah berasal dari pembuangan limbah dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalir ke saluran irigasi. Dalam dua […]

    Bagikan
  • Prajurit Kavaleri TNI AD di Madiun Raya Tunjukkan Soliditas Lewat Aksi Sosial

    Prajurit Kavaleri TNI AD di Madiun Raya Tunjukkan Soliditas Lewat Aksi Sosial

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Suasana kebersamaan terasa hangat dalam peringatan HUT ke-76 Kavaleri TNI AD yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal di Ngrowo Bening Edu Park, Kota Madiun, Rabu (15/6/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan para prajurit untuk berbagi melalui pemberian bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini melibatkan prajurit Korps Kavaleri dari berbagai satuan di wilayah […]

    Bagikan
  • DPUPR Magetan Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak di Desa Tanjungsepreh

    DPUPR Magetan Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak di Desa Tanjungsepreh

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kondisi Jalan Cempaka di Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan rusak parah. Warga menilai kerusakan disebabkan oleh lalu lalang truk bermuatan tanah urug yang Over Dimension Over Loading (ODOL). Terkait hal itu, warga sempat menggelar aksi blockade jalan pada Rabu (04/06/2025) lalu. Jalan yang memiliki lebar sekitar 4 meter dan […]

    Bagikan
expand_less