Berita Terkini
Trending Tags

Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

  • account_circle Mandor
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Burung Hantu Dinilai Paling Aman Mengendalikan Hama Tikus. Predator ini turut dilindungi di Perbup No. 42 Tahun 2025. Foto : Gambar Ilustrasi

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun mengalami penambahan, meski jumlahnya tidak banyak.

Tahun ini pihaknya hanya mengalokasikan 10 unit rubuha. Hunian predator bakal disebar wilayah Kec. Sawahan yaitu, Desa Cabean : Tani Widodo (1 unit), Desa Rejosari: Dewi Sri (2 unit) dan Desa Krokeh : Sidodadi (1 unit)

“Sasaran lainya di Kec. Balerejo ada di Desa Bulakrejo, Tani Makmur (3 unit) dan Desa Kedungjati, Kedung Mulyo (3 unit) ” ujar Soedjiono, Rabu (03/06/2026).

Program Rubuha sendiri mulai marak dua tahun belakangan seiring meningkatnya kesadaran petani terhadap pengendalian hama ramah lingkungan. Burung hantu dipilih karena menjadi predator alami tikus yang efektif dan tidak merusak ekosistem.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga memperkuat perlindungan satwa ini lewat Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2025 tentang Perlindungan Satwa. Dalam perbup tersebut ditegaskan bahwa burung hantu dilarang untuk diburu dan dilindungi keberadaannya.

Selain dukungan anggaran dari APBN dan APBD, keterlibatan petani melalui swadaya menjadi kekuatan utama program ini. Banyak petani yang secara mandiri membangun Rubuha di sawah mereka tanpa menunggu bantuan pemerintah.

Menariknya, jumlah Rubuha yang dibangun secara swadaya oleh petani justru melebihi total bantuan yang diberikan pemerintah. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam menjaga keseimbangan alam di lahan pertanian mereka.

Hingga tahun 2026, jumlah total rubuha ada 536 unit dengan rincian 483 hasil swadaya petani, dan 55 bantuan pemerintah. Rubuha menyebar di 11 kecamatan. Sejumlah petani Kecamatan Wonoasri di 10 desa tercatat paling banyak membuat rubuha secara swadaya.

Program rubuha turut didorong oleh wakil rakyat setempat. Wakil Ketua DPRD Kab Madiun, Slamet Riyadi mengatakan memang untuk mengurangi hama tikus yang tidak ada dampak atau membahayakan salah satunya membangun rubuha.

“Tapi seyogyanya program itu saran saya kalau ada penambahan, dialokasikan untuk wilayah Madiun utara saja. Karena paling banyak keluhan utamanya di sekitar jalur Jalan Tol,” tegasnya.

Dengan semakin banyaknya Rubuha yang berdiri, diharapkan populasi tikus di Kab. Madiun bisa ditekan secara alami. Pemerintah berharap program ini terus berkembang dan menjadi contoh pengendalian hama berbasis ekologi. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Gudang Kayu

    Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Gudang Kayu

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah gudang kayu yang terletak di Jalan Mondroguno, Kelurahan Sogaten, Kota Madiun, ludes dilalap si jago merah pada Rabu pagi (02/07/2025). Kejadian ini mengejutkan warga sekitar lantaran saat kebakaran terjadi, gudang dalam keadaan kosong dan terkunci. Menurut kesaksian warga, api mulai terlihat sekitar pukul 06.00 WIB. Warga yang panik berinisiatif […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bangun Pasar Barang Bekas, Fasilitasi Warga Rusunawa dan Masyarakat Menengah ke Bawah

    Pemkot Madiun Bangun Pasar Barang Bekas, Fasilitasi Warga Rusunawa dan Masyarakat Menengah ke Bawah

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun Maidi meluncurkan gagasan inovatif dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kali ini, Pemerintah Kota Madiun mulai membangun pasar barang bekas yang berlokasi di kawasan Rusunawa, Jalan Hayam Wuruk Kelurahan/Kecamatan Manguharjo. Peletakan batu pertama dilakukan pada Senin pagi (04/08/2025), usai apel bersama pejabat struktural di lingkungan Pemkot Madiun. Wali […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Gelar Bazar Produk Olahan Ikan, Dukung Program Pencegahan Stunting

    DKPP Kota Madiun Gelar Bazar Produk Olahan Ikan, Dukung Program Pencegahan Stunting

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Bazar Produk Olahan Ikan pada Jumat (13/06/2025) di Lapangan Gulun. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak, guna mencegah stunting sejak dini. Wali Kota Madiun, Maidi, yang turut hadir dalam acara tersebut […]

    Bagikan
  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 di halaman Mapolres Magetan, Senin (17/11/2025). Agenda tahunan ini menjadi penanda dimulainya operasi keselamatan berlalu lintas yang akan berlangsung selama dua pekan, hingga 30 November 2025. Apel dipimpin Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, dan dihadiri pasukan gabungan dari TNI, Polri, Satpol […]

    Bagikan
  • Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus gangguan penglihatan di Kabupaten Madiun tercatat masih tinggi. Data tahun 2023 menunjukkan ada 7.924 warga mengalami katarak, 17.234 gangguan refraksi, dan 828 kasus glaukoma. Sayangnya, layanan kesehatan mata di daerah ini dinilai belum menjadi prioritas. Merespons situasi tersebut, Yayasan Paramitra Indonesia bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) […]

    Bagikan
  • Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria bernama Kusnadi (40), warga Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga. Pelaku diduga memperdaya korban dengan mengaku sebagai “Tuhan kedua” dan menjanjikan kesembuhan bagi suami korban yang menderita stroke. Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Magetan […]

    Bagikan
expand_less