Berita Terkini
Trending Tags

Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Burung Hantu Dinilai Paling Aman Mengendalikan Hama Tikus. Predator ini turut dilindungi di Perbup No. 42 Tahun 2025. Foto : Gambar Ilustrasi

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun mengalami penambahan, meski jumlahnya tidak banyak.

Tahun ini pihaknya hanya mengalokasikan 10 unit rubuha. Hunian predator bakal disebar wilayah Kec. Sawahan yaitu, Desa Cabean : Tani Widodo (1 unit), Desa Rejosari: Dewi Sri (2 unit) dan Desa Krokeh : Sidodadi (1 unit)

“Sasaran lainya di Kec. Balerejo ada di Desa Bulakrejo, Tani Makmur (3 unit) dan Desa Kedungjati, Kedung Mulyo (3 unit) ” ujar Soedjiono, Rabu (03/06/2026).

Program Rubuha sendiri mulai marak dua tahun belakangan seiring meningkatnya kesadaran petani terhadap pengendalian hama ramah lingkungan. Burung hantu dipilih karena menjadi predator alami tikus yang efektif dan tidak merusak ekosistem.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga memperkuat perlindungan satwa ini lewat Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2025 tentang Perlindungan Satwa. Dalam perbup tersebut ditegaskan bahwa burung hantu dilarang untuk diburu dan dilindungi keberadaannya.

Selain dukungan anggaran dari APBN dan APBD, keterlibatan petani melalui swadaya menjadi kekuatan utama program ini. Banyak petani yang secara mandiri membangun Rubuha di sawah mereka tanpa menunggu bantuan pemerintah.

Menariknya, jumlah Rubuha yang dibangun secara swadaya oleh petani justru melebihi total bantuan yang diberikan pemerintah. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam menjaga keseimbangan alam di lahan pertanian mereka.

Hingga tahun 2026, jumlah total rubuha ada 536 unit dengan rincian 483 hasil swadaya petani, dan 55 bantuan pemerintah. Rubuha menyebar di 11 kecamatan. Sejumlah petani Kecamatan Wonoasri di 10 desa tercatat paling banyak membuat rubuha secara swadaya.

Program rubuha turut didorong oleh wakil rakyat setempat. Wakil Ketua DPRD Kab Madiun, Slamet Riyadi mengatakan memang untuk mengurangi hama tikus yang tidak ada dampak atau membahayakan salah satunya membangun rubuha.

“Tapi seyogyanya program itu saran saya kalau ada penambahan, dialokasikan untuk wilayah Madiun utara saja. Karena paling banyak keluhan utamanya di sekitar jalur Jalan Tol,” tegasnya.

Dengan semakin banyaknya Rubuha yang berdiri, diharapkan populasi tikus di Kab. Madiun bisa ditekan secara alami. Pemerintah berharap program ini terus berkembang dan menjadi contoh pengendalian hama berbasis ekologi. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Soroti Pemkab Magetan, Catatan Penting Menyasar Pengelolaan Keuangan

    KPK Soroti Pemkab Magetan, Catatan Penting Menyasar Pengelolaan Keuangan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan setelah melakukan pendampingan tata kelola pemerintahan daerah pada September 2025. Hasil pendampingan itu menyoroti sejumlah aspek pengelolaan keuangan daerah yang dinilai masih perlu diperbaiki. Dalam laporan tersebut, KPK menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, khususnya […]

    Bagikan
  • Viral Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu di Tengah Wacana Eksplorasi Geotermal

    Viral Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu di Tengah Wacana Eksplorasi Geotermal

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jagat maya tengah dihebohkan dengan beredarnya poster bertajuk “Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu”. Poster tersebut dimaksudkan mengundang para praktisi spiritual dari berbagai wilayah sekitar Gunung Lawu untuk menggelar doa bersama di kawasan Cemorosewu pada Jumat Legi, 24 Oktober 2025 mendatang. Acara itu disebut sebagai wujud doa bersama […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (12/06/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa dari lokasi Proklim, pengusaha, jajaran Perhutani dari KPH Lawu, […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Hadirkan Layanan Publik di CFD, Warga Antusias Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    Polres Magetan Hadirkan Layanan Publik di CFD, Warga Antusias Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Yos Sudarso, Magetan, Minggu pagi (22/6/2025), tampak berbeda dari biasanya. Masyarakat tidak hanya berolahraga atau berbelanja, tapi juga memanfaatkan berbagai layanan publik yang dihadirkan langsung oleh Polres Magetan. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, yang akan diperingati pada 1 Juli mendatang. […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

    Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, kembali menjadi sorotan. Hal ini setelah puluhan siswa SD dan SMP mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu yang dibagikan pada Rabu (26/11/2025). Para siswa mengeluhkan sakit perut, mual, hingga sesak napas tak lama setelah makan yang memicu kepanikan di lingkungan sekolah. […]

    Bagikan
  • Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat charger yang dibawa oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang. Hal itu guna mengelabui petugas saat […]

    Bagikan
expand_less