Berita Terkini
Trending Tags

Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Burung Hantu Dinilai Paling Aman Mengendalikan Hama Tikus. Predator ini turut dilindungi di Perbup No. 42 Tahun 2025. Foto : Gambar Ilustrasi

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun mengalami penambahan, meski jumlahnya tidak banyak.

Tahun ini pihaknya hanya mengalokasikan 10 unit rubuha. Hunian predator bakal disebar wilayah Kec. Sawahan yaitu, Desa Cabean : Tani Widodo (1 unit), Desa Rejosari: Dewi Sri (2 unit) dan Desa Krokeh : Sidodadi (1 unit)

“Sasaran lainya di Kec. Balerejo ada di Desa Bulakrejo, Tani Makmur (3 unit) dan Desa Kedungjati, Kedung Mulyo (3 unit) ” ujar Soedjiono, Rabu (03/06/2026).

Program Rubuha sendiri mulai marak dua tahun belakangan seiring meningkatnya kesadaran petani terhadap pengendalian hama ramah lingkungan. Burung hantu dipilih karena menjadi predator alami tikus yang efektif dan tidak merusak ekosistem.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga memperkuat perlindungan satwa ini lewat Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2025 tentang Perlindungan Satwa. Dalam perbup tersebut ditegaskan bahwa burung hantu dilarang untuk diburu dan dilindungi keberadaannya.

Selain dukungan anggaran dari APBN dan APBD, keterlibatan petani melalui swadaya menjadi kekuatan utama program ini. Banyak petani yang secara mandiri membangun Rubuha di sawah mereka tanpa menunggu bantuan pemerintah.

Menariknya, jumlah Rubuha yang dibangun secara swadaya oleh petani justru melebihi total bantuan yang diberikan pemerintah. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam menjaga keseimbangan alam di lahan pertanian mereka.

Hingga tahun 2026, jumlah total rubuha ada 536 unit dengan rincian 483 hasil swadaya petani, dan 55 bantuan pemerintah. Rubuha menyebar di 11 kecamatan. Sejumlah petani Kecamatan Wonoasri di 10 desa tercatat paling banyak membuat rubuha secara swadaya.

Program rubuha turut didorong oleh wakil rakyat setempat. Wakil Ketua DPRD Kab Madiun, Slamet Riyadi mengatakan memang untuk mengurangi hama tikus yang tidak ada dampak atau membahayakan salah satunya membangun rubuha.

“Tapi seyogyanya program itu saran saya kalau ada penambahan, dialokasikan untuk wilayah Madiun utara saja. Karena paling banyak keluhan utamanya di sekitar jalur Jalan Tol,” tegasnya.

Dengan semakin banyaknya Rubuha yang berdiri, diharapkan populasi tikus di Kab. Madiun bisa ditekan secara alami. Pemerintah berharap program ini terus berkembang dan menjadi contoh pengendalian hama berbasis ekologi. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh !! Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Diduga Keracunan MBG

    Waduh !! Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di SMK Negeri 1 Sine Kabupaten Ngawi pada Rabu (01/10/2025). 51 siswa dirujuk ke Puskesmas Sine dan Ngrambe usai menyantap MBG. Gejala yang dialami para siswa mulai dari pusing, mual hingga diare. Dari pantauan di lokasi, pasien harus ditangani di […]

    Bagikan
  • Truk Tangki dan Dump Truk Adu Banteng, Diduga Sopir Tangki Mengantuk

    Truk Tangki dan Dump Truk Adu Banteng, Diduga Sopir Tangki Mengantuk

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan truk terjadi di Jalan Raya Desa Pule, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, pada Selasa (08/04/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan truk tangki bernomor polisi AG 9297 UT yang dikemudikan oleh Eko Setiyono warga Tulungagung dan truk Isuzu 125 PS dengan nomor polisi AE […]

    Bagikan
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 800 Petugas Siap Sisir Pelaku Usaha di Kabupaten Madiun

    Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 800 Petugas Siap Sisir Pelaku Usaha di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebanyak 800 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi diterjunkan untuk melakukan pendataan sektor usaha dan aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. Pendataan yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut berlangsung serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pelepasan petugas dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam kegiatan Pencanangan […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Puluhan Ibu-Ibu Serbu Lapak Gerakan Pangan Murah

    Jelang Ramadhan, Puluhan Ibu-Ibu Serbu Lapak Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Puluhan warga Desa Sumberejo Kecamatan/Kabupaten Madiun mengantre panjang di lapak Gerakan Pasar Murah ( GPM ) jelang bulan Ramadhan Kamis (20/2/2025) pukul 08.00 WIB. GPM ini merupakan inisiasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun yang masif dilaksanakan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah. Hanya butuh waktu satu jam, […]

    Bagikan
  • Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia Magetan – Usaha pembuatan beduk di Kabupaten Magetan tengah menghadapi masa paling berat dalam hampir tiga dekade terakhir. Produksi beduk yang biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan, justru anjlok hingga 90 persen dibanding tahun sebelumnya. Seperti yang dialami Apung, pengrajin beduk asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, yang sudah menekuni kerajinan tersebut sejak 1997. Ia menyebut […]

    Bagikan
  • Dampingi Wakil Panglima TNI, Danrem Untoro Pastikan Percepatan KDKMP di Wilayahnya

    Dampingi Wakil Panglima TNI, Danrem Untoro Pastikan Percepatan KDKMP di Wilayahnya

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Korem 081/DSJ terus melakukan percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah jajarannya. Hingga hari ini, progres pembangunan mencapai sekitar 40 persen dari target penyelesaian hingga akhir Juli 2026. “Target pembangunan KDKMP di wilayah kita hingga akhir Juli nanti sebanyak 1.890 unit. Dari jumlah tersebut, 718 unit di antaranya […]

    Bagikan
expand_less