Berita Terkini
Trending Tags

Penataan Proliman hingga Stadion Wilis Segera Dieksekusi, Pemkot Madiun Perketat Pengawasan Sampah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun tinjau lokasi penataan kawasan Proliman. (2/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyiapkan penataan kawasan strategis mulai dari Kawasan Simpang 5 patung pendekar atau dikenal Proliman, Jalan Rimba Darma hingga area belakang GOR dan Stadion Wilis. Kawasan tersebut akan disulap menjadi wajah baru kota yang menonjolkan identitas khas Madiun sebagai Kota Pendekar dan Kota Pecel. Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun saat meninjau langsung lokasi bersama Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro pada Selasa (2/6/2026).

Bagus mengatakan penataan kawasan tersebut telah masuk tahap perencanaan dan ditargetkan dapat segera dieksekusi pada awal tahun mendatang. Konsep yang akan diaplikasikan hingga kini terus dilakukan kajian dan pembahasan lebih lanjut.

“Pemkot sudah melakukan perencanaan untuk wilayah Proliman, Rimba Darma sampai nanti di belakang GOR. Insyaallah segera kita eksekusi,” ujarnya.

Menurut Bagus, Proliman menjadi titik yang sangat penting karena merupakan salah satu kawasan dengan lalu lintas dan mobilitas masyarakat paling tinggi di Kota Madiun. Karena itu, kawasan tersebut akan dirancang sebagai etalase yang memperkuat identitas daerah.

“Proliman ini menjadi tempat perlintasan paling ramai di Kota Madiun. Nanti akan muncul identitas Kota Madiun di sini,” katanya.

Tidak hanya itu, keberadaan Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di sekitar kawasan tersebut juga akan diintegrasikan dengan konsep penataan baru agar menjadi satu kesatuan kawasan yang lebih menarik dan representatif.

Dalam konsep yang disiapkan, desain kawasan akan mengangkat cerita dan filosofi khas Kota Madiun. Termasuk sebagai Kota Pendekar dan Kota Pecel yang akan menjadi tema utama yang diwujudkan dalam berbagai elemen visual dan tata ruang.

“Kita ingin bercerita tentang Madiun. Madiun terkenal sebagai Kota Pendekar, Kota Pecel, juga kota perkeretaapian. Untuk kawasan ini nanti yang diangkat adalah Kota Pendekar dan Kota Pecel, baik dari sisi desain maupun filosofinya,” jelas Bagus.

Selain fokus pada penataan kawasan, Pemkot Madiun juga menyoroti persoalan sampah yang kembali ditemukan di aliran sungai kawasan belakang GOR setelah sebelumnya dilakukan pembersihan. Ironisnya, masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, apalagi di aliran saluran air.

Image Not Found
Pemkot Madiun akan siapkan CCTV untuk awasi pembuangan sampah. Foto : Kris-Sinergia

Bagus mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah penambahan penerangan dan kamera pengawas atau CCTV di titik-titik rawan.

“Setelah kawasan belakang GOR dibersihkan sebenarnya sampah sudah tidak ada. Tetapi sekarang muncul lagi. Karena itu nanti akan kita tambahi lampu dan CCTV untuk memantau,” ungkapnya.

Pemkot juga akan memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, sistem pemilahan sampah di tingkat lingkungan akan mulai didorong agar pengelolaan sampah menjadi lebih tertata.

“Saya berharap masyarakat sama-sama menjaga lingkungan. Ke depan kita mulai pemilahan sampah dan di lingkungan masing-masing disediakan tempat sampah sesuai peruntukannya,” tandasnya.

Melalui penataan kawasan dan penguatan pengelolaan sampah tersebut, Pemkot Madiun berharap wajah kota semakin tertata sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan mencerminkan identitas khas Kota Pendekar. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sosok Dewi Astutik alias PA (42), warga asal Ponorogo, menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) dan red notice Interpol. Ia diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional yang menyelundupkan dua ton sabu melalui jalur laut. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu, membenarkan bahwa Dewi […]

    Bagikan
  • Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu dugaan pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp. 25 ribu di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, akhirnya terjawab. Dinas Sosial (Dinsos) Magetan bersama pihak BNI memastikan tidak ada potongan resmi sebesar itu, melainkan hanya biaya administrasi sistem sebesar Rp. 3 ribu sesuai ketentuan. Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi […]

    Bagikan
  • Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

    Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan antarsiswa. Seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya. Orang tua korban, Edi Sutikno, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada Kamis (04/12/2025). Insiden itu disebut terjadi pada Selasa malam […]

    Bagikan
  • Diterjang Longsor, Dua Rumah di Poncol Magetan Rusak Parah

    Diterjang Longsor, Dua Rumah di Poncol Magetan Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol Magetan selama sepekan terakhir memicu bencana tanah longsor. Pada Senin (19/05/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, terjadi tanah longsor yang menimpa dua rumah warga di Desa Plangkrongan. Material longsoran berasal dari talud sepanjang 10 meter dan lebar 6 meter yang berada di pekarangan rumah […]

    Bagikan
  • Ketua DPRD Soroti Pendidikan, Kesehatan hingga UMKM

    Ketua DPRD Soroti Pendidikan, Kesehatan hingga UMKM

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 menjadi momentum untuk menyoroti sejumlah sektor yang masih membutuhkan pembenahan. Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengakui pelayanan dan pembangunan di sejumlah sektor belum sepenuhnya mampu memberikan hasil terbaik bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Dwi Agus usai mengikuti rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi […]

    Bagikan
  • Dari Tusuk Sate ke Tanah Suci, Nahrowi Siap Berangkat Haji

    Dari Tusuk Sate ke Tanah Suci, Nahrowi Siap Berangkat Haji

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tekun dan tak kenal lelah, Nahrowi (52), seorang perajin tusuk sate asal Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, akhirnya mendapat kesempatan berangkat haji tahun ini. Pria yang telah menekuni usaha tusuk sate selama bertahun-tahun itu dijadwalkan masuk gelombang kedua pemberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Madiun pada 17 Mei 2025. “Dulu […]

    Bagikan
expand_less