
Sinergia | Kota Madiun – Kabar menggemparkan tersiar dari Kota Madiun. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kota Pendekar pada Minggu (18/01/2026) malam. Yang mengejutkan, OTT menyasar Wali Kota Madiun, Maidi.
Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo saat dikonfirmasi awak media. Menurutnya, tim KPK tengah melakukan penyelidikan tertutup dengan mengamankan 15 orang.” Sembilan orang diantaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Walikota Madiun. Juga uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” terangnya.
Lebih lanjut, Budi mengungkapkan OTT ini diduga terkait fee proyek di Kota Madiun. Juga termasuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan. “Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” pungkasnya.
Pantauan tim Sinergiamediatama.com di Balai Kota Madiun suasana nampak lengang. Mobil dinas Wali Kota Madiun juga tidak nampak di lokasi parkir. Sementara, agenda Wali Kota hari ini pun tiba-tiba batal.
Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan. Apakah akan ditingkatkan statusnya menjadi tersangka atau tidak. (Tim)