Berita Terkini
Trending Tags

Wali Kota Maidi Garap Perkebunan dan Wisata Petik Melon

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perkebunan melon yang berada di Ngrowo Bening Edu Park, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencananya untuk mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari target 100 hari kerja yang berfokus pada peningkatan ekonomi. Salah satu fokus utama adalah memperbanyak perkebunan melon.

“Untuk memenuhi kebutuhan melon di Kota Madiun yang mencapai puluhan ton, kita akan tanami bibit melon di lahan yang tidak produktif. Dalam waktu sekitar dua bulan satu minggu, kita akan panen sekitar 3,5 ton,” kata Maidi.

Selain itu, pembangunan 12 greenhouse juga direncanakan untuk mempercepat panen melon. Setiap greenhouse akan menghasilkan panen setiap 3 bulan sekali. 12 greenhouse nantinya bisa memenuhi setengah kebutuhan melon di Kota Madiun.

Di kawasan Ngrowo, Pemerintah Kota Madiun juga berencana membangun berbagai fasilitas menarik, seperti tempat pancing, warung tradisional, kebun binatang, serta dapur pecel dan pengolahan madu Mongso. Semua fasilitas ini diharapkan dapat selesai dalam 100 hari.

“Semua pembangunan ini direncanakan selesai dalam waktu 100 hari untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Maidi.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, sedang mengecek pembangunan green haouse, Foto : Surya – Sinergia

Tak hanya sebatas pengembangan sektor pertanian, wisata petik melon juga mulai menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Seperti yang diungkapkan oleh Sri Wahyuningrum, seorang pengunjung yang datang untuk merasakan langsung pengalaman memetik melon.

“Ini tadi saya metik melon dengan harga 25 ribu per kilo jenis golden kinanti. Tadi dapat info dari keluarga katanya ada petik melon di sini. Inikan pas banget mudik ke Madiun. Senang banget ada wisata petik melon ini,” ujar Sri

Wisata petik melon ini diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan produk pertanian unggulan Kota Madiun kepada wisatawan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis, Dinkes Kab Madiun Ungkap Data Semua SPPG Belum Kantongi Sertifikat Higienis

    Tragis, Dinkes Kab Madiun Ungkap Data Semua SPPG Belum Kantongi Sertifikat Higienis

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kab Madiun sudah berjalan dan melayani belasan ribu siswa, ternyata membuat mata terbelalak. Dinas Kesehatan menyatakan belum satu pun Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). Padahal Ke depan, Pemkab Madiun telah menargetkan 36 SPPG beroperasi melayani […]

    Bagikan
  • Imbas Program Makan Bergizi Gratis, Petani Sayur Magetan Ketiban Untung

    Imbas Program Makan Bergizi Gratis, Petani Sayur Magetan Ketiban Untung

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah membawa dampak positif yang sangat terasa bagi petani di Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan. Kebutuhan pasokan sayur untuk memenuhi program tersebut membuat harga sejumlah komoditas pertanian naik signifikan, bahkan mencapai hampir dua kali lipat. Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Pacalan, Puriyanto, mengungkapkan bahwa MBG […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
  • Musim Tanam Padi, Stok Pupuk Bersubsidi di Ngawi Diklaim Aman

    Musim Tanam Padi, Stok Pupuk Bersubsidi di Ngawi Diklaim Aman

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Ngawi | Stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Ngawi pada musim tanam ini dipastikan aman. Hal ini seiring dari hasil pengecekan oleh pihak PT Pupuk Indonesia di Gudang Pupuk Sidokerto Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi. General Manager wilayah 2 PT Pupuk Indonesia (Persero), Fickry Martawisuda, menegaskan jika peninjauan itu untuk memastikan kesiapan masa tanam […]

    Bagikan
  • Proyek Gedung Fraksi DPRD Madiun Capai 40 Persen, Sempat Deviasi 0,5 Persen

    Proyek Gedung Fraksi DPRD Madiun Capai 40 Persen, Sempat Deviasi 0,5 Persen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Proyek pembangunan gedung fraksi DPRD Kabupaten Madiun mencapai sekitar 40 persen dan masih berada pada jalur target. Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten Madiun, Rika Mekar Gumilang, mengatakan progres tersebut hanya mengalami deviasi tipis sebesar 0,5 persen akibat sempat terhenti selama sepekan. Penghentian sementara itu dipicu isu aksi dan kerusuhan yang […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Karangjati Ngawi Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

    Rumah Warga di Karangjati Ngawi Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Rumah milik Anis Murtafiah warga di Dusun Karanganyar RT 01 RW 03, Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, hangus terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Rabu dini hari (18/06/2025). Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga melalui call center 113 sekitar pukul 02.30 […]

    Bagikan
expand_less