Warga Magetan Antusias Tukar Uang Pecahan Baru untuk Persiapan THR Lebaran
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 80
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Antusiasme warga terlihat saat layanan penukaran uang baru dari Bank Indonesia digelar di halaman Masjid Agung Magetan, Senin (9/3/2026) siang. Masyarakat datang untuk menukarkan uang lama dengan pecahan baru yang akan digunakan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran.
Penukaran uang ini merupakan bagian dari layanan kas keliling yang difasilitasi Bank Indonesia. Warga yang ingin menukar uang diwajibkan terlebih dahulu mendaftar secara daring melalui aplikasi atau situs PINTAR BI guna mendapatkan kuota penukaran.
Salah satu warga, Septiana Mustika, mengaku menukar uang sebesar Rp2,8 juta dalam layanan tersebut. Ia menyebut proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Pintar dan harus cepat agar mendapatkan kuota.
“Ini sedang penukaran uang recehan di Bank Indonesia. Tadi saya tukar dua koma delapan juta. Prosesnya lewat aplikasi Pintar, ikut di periode kedua, dan untungnya di sepuluh menit pertama langsung connect ke sini jadi langsung dapat,” ujar Septiana.
Menurutnya, uang pecahan baru tersebut akan digunakan untuk keperluan THR bagi anak-anak saat perayaan Lebaran nanti.
“Untuk THR tentunya, di event Lebaran ini biasanya untuk anak-anak pasti dikasih THR,” tambahnya.
Hal serupa juga disampaikan warga lainnya, Dini Trisna Restiana, yang datang untuk menukar uang sebagai persiapan memberikan THR kepada para keponakannya. “Sedang nukar uang buat kasih THR ponakan,” katanya.

Dini menuturkan, dirinya menukar uang sebesar Rp2,8 juta dengan berbagai pecahan, mulai dari Rp1.000 hingga Rp20.000.
“Ada sepuluh ribu, dua puluh ribu, lima ribu, dua ribu, sama seribuan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses mendapatkan kuota penukaran tidak selalu mudah karena harus bersaing dengan banyak pendaftar lain di aplikasi.
“Syaratnya harus sabar nunggu di aplikasi Pintar dan tidak meninggalkan websitenya. Kalau ditinggal nanti bisa reset lagi dan lebih lama. Saya sendiri daftar di aplikasi sampai tiga jam,” ungkap Dini.
Setelah berhasil mendapatkan jadwal melalui aplikasi, warga tetap harus mengambil nomor antrean di lokasi penukaran sebelum melakukan transaksi penukaran uang.
Layanan penukaran uang ini dibuka secara terbatas, periode kali ini di sediakan hanya 300 kuota dengan maksimal penukaran Rp5,3 juta. Melalui layanan kas keliling tersebut, Bank Indonesia berupaya mempermudah masyarakat memperoleh uang pecahan baru menjelang Hari Raya Idulfitri. (kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez


