Berita Terkini
Trending Tags

Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Petugas gabungan melakukan pembersihan material longsor. 7 peristiwa menerjang Magetan pada Senin(10/11/2025). Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan sepanjang Senin (10/11/2025) memicu rentetan bencana alam di berbagai kecamatan. Dalam kurun waktu kurang dari sehari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sedikitnya tujuh peristiwa, mulai dari tanah longsor, banjir luapan, hingga rumah warga yang roboh.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Kecamatan Poncol. Korban diketahui bernama Sarno (50), warga setempat, yang tertimpa material tebing saat tengah membantu mendorong motor mogok di jalur Janggan–Gonggang. Sementara remaja bernama Bayu (17) yang bersamanya mengalami luka berat.

“Intensitas hujan yang tinggi sejak siang membuat beberapa tebing di wilayah Poncol dan Plaosan tidak mampu menahan beban air. Akibatnya, longsor terjadi di beberapa titik sekaligus,” terang Eka Wahyudi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan.

Menurutnya, longsor terbesar terjadi di jalur utama Poncol–Gonggang dengan ketinggian tebing mencapai sekitar 40 meter. Material longsor menutup akses desa menuju Dusun Kopen, Dagung, Candi, dan Templek. Selain itu, genangan air juga menutup sebagian Jalan Tawangmangu–Plaosan, tepatnya di sekitar Mbah Jo Resort dan Sarangsari Hill.

Selain peristiwa longsor dan banjir, empat kejadian lain tercatat berupa kerusakan lahan pertanian serta ambruknya atap dan tembok dapur milik warga akibat terpaan angin kencang yang menyertai hujan.

Begitu laporan masuk, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama unsur TNI, Polri, Dinas PUPR, DLH, dan relawan segera dikerahkan ke lokasi. Pembersihan material dilakukan secara manual menggunakan sekop dan pacul, dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting karena medan di wilayah Poncol cukup sulit. Kami berupaya membuka akses secepat mungkin agar warga bisa beraktivitas kembali,” ujar Eka.

Hingga malam hari, jalur utama Janggan–Gonggang telah bisa dilalui kembali sekitar pukul 19.00 WIB. Namun pembersihan lanjutan di kawasan Gonggang dan Wonomulyo baru akan dilakukan pada Selasa pagi (11/11), lantaran memerlukan alat berat.

BPBD Magetan kini menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi, menyusul meningkatnya curah hujan di wilayah pegunungan. Warga di kawasan rawan seperti Poncol dan Plaosan diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Petugas gabungan pembersihan kondisi jalan licin akibat lumpur. Foto : Istimewa

“Kalau melihat tanah mulai retak, pohon atau tiang miring, atau terdengar suara gemuruh dari arah lereng, sebaiknya segera menjauh dan laporkan ke perangkat desa atau posko BPBD,” imbau Eka.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melintasi jalur yang sudah diberi pembatas atau ditutup dengan terpal karena titik tersebut merupakan area berisiko tinggi. BPBD masih menyiagakan tim dan alat berat di sejumlah titik rawan, serta terus memantau kondisi cuaca. Berdasarkan prakiraan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi mengguyur wilayah Magetan dalam beberapa hari ke depan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD-Pemkot Madiun Siap Tindaklanjuti Arahan Presiden RI saat Pidato Kenegaraan

    DPRD-Pemkot Madiun Siap Tindaklanjuti Arahan Presiden RI saat Pidato Kenegaraan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyongsong Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, DPRD Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto pada Jumat (15/08/2025). Dalam pidatonya, Presiden menegaskan sejumlah fokus pembangunan nasional yang wajib diterjemahkan dan dijalankan di daerah. Paripurna ini dihadiri Wali Kota Madiun, Maidi beserta jajaran […]

    Bagikan
  • Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ditengah sorotan publik beberapa waktu ini, Telaga Sarangan kembali menegaskan posisinya sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang datang ke destinasi andalan di lereng Gunung Lawu itu mencapai 1.094.668 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 14 ribu pengunjung dibanding capaian 2024 yang berada di angka 1.080.666 wisatawan. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah sepanjang 500 meter ditemukan di Dusun Mendak, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Retakan yang terbentuk akibat hujan tersebut juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Pubis, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua remaja asal Kabupaten Bojonegoro harus berurusan dengan Satpol PP Ngawi setelah ketahuan bermesraan di kawasan Alun-alun Merdeka, Senin (15/09/2025) pagi. Keduanya, yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, diamankan petugas usai mendapat laporan dari masyarakat. Perilaku mereka dinilai tidak pantas dilakukan di ruang publik. Saat diamankan, keduanya masih mengenakan seragam […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Lakukan Pemeriksaan Hewan, Fokus Pada Organ Dalam Hewan Kurban

    DKPP Madiun Lakukan Pemeriksaan Hewan, Fokus Pada Organ Dalam Hewan Kurban

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun intensif melakukan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah titik pemotongan dan penjualan hewan. Salah satu lokasi yang disambangi tim adalah tempat pemotongan hewan milik warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, pada Jumat (06/06/2025). Tim Dokter dari DKPP […]

    Bagikan
  • Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

    Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Resah dengan kondisi jalan yang rusak parah, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melakukan aksi protes dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Senin (12/1/2026). Aksi ini dilakukan di jalan poros penghubung Desa Kaponan dengan Desa Mlarak. Jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju sekolah, […]

    Bagikan
expand_less