Berita Terkini
Trending Tags

Waspadai Bencana Hidrometeorologi, BPBD Ponorogo Ingatkan Masyarakat Kesiapsiagaan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hujan dan angin kencang menerjang daerah Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat delapan kejadian bencana selama sepekan terakhir, terhitung sejak 21 – 27 Oktober 2025. Rinciannya, enam peristiwa tanah longsor dan dua bencana akibat cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan bahwa dari enam kejadian longsor di Bumi Reog, lima di antaranya menimpa rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, satu kejadian longsor juga menyebabkan talud jalan poros di Kecamatan Sawoo ambrol. Berdasarkan data BPBD, peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Tempuran dan Desa Sawoo di Kecamatan Sawoo, Desa Wagir Kidul di Kecamatan Pulung, Desa Wonodadi di Kecamatan Ngrayun, serta Desa Pupus di Kecamatan Ngebel.

Sementara itu, bencana cuaca ekstrem dilaporkan terjadi di Desa Karangan dan Desa Sambirejo di Kecamatan Balong, serta Desa Sempu di Kecamatan Ngebel.

Image Not Found
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, Foto : Ega Patria – Sinergia

“Pada awal musim penghujan ini memang sering terjadi cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan hujan lebat. Kombinasi tersebut sering kali memicu tanah longsor, terutama di daerah lereng yang sebelumnya kering. Angin kencang juga menyebabkan banyak pohon tumbang,” ujar Masun, Selasa (28/10/2025).

Masun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan perbukitan atau lereng. Ia menekankan pentingnya menjaga sistem drainase agar tidak tersumbat.

“Jika drainase tidak berfungsi dengan baik, air hujan akan meresap ke dalam tanah dan membuat struktur tanah menjadi gembur. Akibatnya, ikatan antarbutir tanah melemah dan berpotensi menyebabkan longsor,” jelasnya.

Menurutnya, faktor utama penyebab longsor bukan hanya kemiringan lereng, tetapi juga buruknya sistem drainase di sekitar pemukiman.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Sebuah lapak kaki lima bernama Sarapan Ala Bule viral di media sosial berkat sajian menu English breakfast yang biasanya hanya ditemukan di hotel-hotel mewah. Berbeda dari kebiasaan warga Madiun yang umumnya sarapan dengan nasi pecel, soto, atau rawon, Sarapan Ala Bule menyuguhkan pilihan menu bergaya Barat seperti salad sayuran, sandwich telur, hingga […]

    Bagikan
  • Bangun Iklim Informasi yang Sehat, TNI Perkuat Kemitraan dengan Media Massa

    Bangun Iklim Informasi yang Sehat, TNI Perkuat Kemitraan dengan Media Massa

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kapenrem 081/DSJ Mayor Cpl Eko Sudarto berkunjung ke kantor media Sinergia Mediatama yang berlokasi di Jl. Letkol Suwarno, No. 6 Blok II, Bumimas 2, Kel. Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Senin (10/3/2025). Eko menyebut, kunjungan yang dilakukan itu sebagai langkah untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan media massa. Hal itu […]

    Bagikan
  • Usulkan Rp. 14 Miliar, Pemkab Ponorogo Siapkan Penataan Kawasan Wisata Religi Makam Setono

    Usulkan Rp. 14 Miliar, Pemkab Ponorogo Siapkan Penataan Kawasan Wisata Religi Makam Setono

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus mematangkan rencana menjadikan kompleks makam Bathara Katong di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, sebagai kawasan wisata religi yang terintegrasi. Salah satu langkah serius terlihat dari peninjauan langsung yang dilakukan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP-CK) Provinsi Jawa Timur, I Nyoman Gunadi, Kamis (31/07/2025). Dalam […]

    Bagikan
  • Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Kabupaten Madiun memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan petani hingga akhir 2025. Jumlah yang diterima bahkan melebihi usulan awal pemerintah daerah. Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Parna, menjelaskan bahwa penambahan alokasi dan proses pengadaan sepenuhnya diatur Kementerian Pertanian […]

    Bagikan
  • Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

    Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musim panen tembakau mulai berlangsung di kawasan lereng Gunung Wilis, Kabupaten Madiun. Sejak pertengahan Juni 2025, para petani di Desa Bolo, Kecamatan Kare, tampak sibuk memanen dan mengeringkan hasil tanaman yang mereka rawat sejak Maret lalu. Yulianto (41), salah satu petani tembakau setempat, mengungkapkan bahwa ia telah melakukan tiga kali […]

    Bagikan
  • Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

    Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, akhirnya menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan adanya kontaminasi bakteri nitrit pada dua menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa pada 26 November 2025 lalu. Temuan tersebut disampaikan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan […]

    Bagikan
expand_less