Berita Terkini
Trending Tags

Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman, Wali Kota Madiun Jum’at Bersih Bareng ASN

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 56
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengarahan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga kebersihan dan meningkatkan kenyamanan lingkungan kota, Wali Kota Madiun, Maidi, memimpin langsung apel kebersihan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Madiun pada Jumat (01/08/2025). Usai memberikan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti massal di kawasan tengah kota, khususnya sepanjang Jalan Pahlawan dan sekitarnya.

Aksi bersih-bersih ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Semua harus mengenang jasa para pahlawan. Caranya, kita pelihara kemerdekaan ini dengan menjaga kebersihan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pejabat bukan untuk dilayani, tetapi harus melayani,” tegas Wali Kota Madiun, Maidi.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, memimpin kerja bakti massal di kawasan tengah kota, Foto : Surya – Sinergia

Maidi juga menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih akan menjadi agenda rutin setiap Jumat. Selain sebagai upaya menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kedisiplinan bagi ASN, baik PNS maupun PPPK. Wali kota menegaskan bahwa ketidakdisiplinan dalam bekerja akan dievaluasi secara serius.

“Pengabdian adalah yang utama. Kalau ada yang tidak tertib jam kerja dan tugas, kami akan evaluasi. Karena yang kami butuhkan adalah pelayan masyarakat yang benar-benar siap mengabdi,” lanjutnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kota Madiun saat ini tercatat sebagai kota dengan udara terbersih nomor dua di Jawa. Ia menargetkan posisi pertama, salah satunya dengan menerapkan hujan buatan untuk mengurangi debu yang menempel pada pohon akibat musim kemarau.

“Kalau banyak tamu datang dan ada angin, debu bisa turun dan itu tidak boleh terjadi. Kota ini harus bersih dan nyaman. Kita buat hujan buatan agar debu hilang, dan kualitas udara tetap terjaga,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam memberikan pelayanan terbaik serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni bagi seluruh warganya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 299 Calon Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

    299 Calon Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Sebanyak 299 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun mulai menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas masing-masing. Proses ini menjadi tahap awal sebelum pemberangkatan haji tahun 2026. Pantauan di Puskesmas Mejayan, Senin (10/11/2025) siang, menunjukkan 19 calon jemaah tengah diperiksa oleh tim medis. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, dan tes psikologis […]

    Bagikan
  • Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di luar kesibukannya sebagai prajurit TNI AD, Letda Cke Isdayun yang kesehariannya menjabat sebagai Paur Penrem 081/DSJ juga menjadi petani tebu. Lahan tebu yang digarapnya itu seluas 1,25 hektare dan berada tak jauh dari rumahnya. Dari budidaya tebu yang dilakukan, ia mengaku dapat memberikan dampak bagi keluarga dan membantu para anggotanya. […]

    Bagikan
  • Mengulik Keindahan Goa Mranten, Destinasi Wisata Alam Ponorogo

    Mengulik Keindahan Goa Mranten, Destinasi Wisata Alam Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Selain terkenal dengan Reog Ponorogo yang telah diakui oleh UNESCO, bumi reog ini juga menyuguhkan keindahan alam yang memanjakan mata. Salah satu wisata alam yang saat ini sedang viral di kalangan muda ialah Goa Mranten yang bertempat di Desa Temon, Sawoo, Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Berada di badan Gunung Bayangkaki, lokasi ini dapat ditempuh kurang lebih empat puluh menit dari pusat Kota Ponorogo. […]

    Bagikan
  • Jembatan Roboh, Warga Terpaksa Melintasi Jembatan Bambu

    Jembatan Roboh, Warga Terpaksa Melintasi Jembatan Bambu

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Ponorogo sepanjang hari menyebabkan Jembatan Mingging di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, roboh pada Sabtu (29/03/2025) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 6 meter itu tak mampu menahan derasnya arus sungai yang meluap akibat curah hujan tinggi. Akibatnya, ratusan warga di Dusun […]

    Bagikan
  • Kasus Narkoba Meningkat 40 Persen, Generasi Muda dan Usia Produktif Jadi Sasaran

    Kasus Narkoba Meningkat 40 Persen, Generasi Muda dan Usia Produktif Jadi Sasaran

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan memusnahkan barang bukti narkotika yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Kamis (12/06/2025). Dalam pemusnahan yang berlangsung di halaman kantor Kejari Magetan tersebut, dimusnahkan sebanyak 333,77 gram sabu dan 3.551 butir pil koplo (pil LL) dari 12 perkara yang telah diputus pengadilan. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, […]

    Bagikan
  • Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus kekerasan terhadap bayi mengguncang Kabupaten Magetan. Seorang ayah di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, diduga tega menyulut lidah bayi yang baru berusia beberapa hari menggunakan korek gas. Aksi keji itu dipicu rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan yang tak berdasar. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, […]

    Bagikan
expand_less