Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Sesek Dinilai Berhahaya, Danrem Untoro Prioritaskan Bangun Jembatan Garuda

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto cek jembatan sesek berbahaya di Blitar yang akan masuk program Jembatan Garuda. (6/5/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Blitar – Besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat dari program Jembatan Garuda mendorong Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto terus bergerak hingga ke pelosok wilayah jajarannya untuk mencari lokasi yang membutuhkan kehadiran program tersebut.

Kini, ia meninjau langsung kondisi jembatan sesek di Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Rabu (6/5/2026). Peninjauan dilakukan guna mengidentifikasi sasaran secara prioritas yang mampu memberikan dampak nyata bagi mobilitas masyarakat.

Danrem Untoro menilai kondisi jembatan yang ada saat ini sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Jembatan sesek ini tentunya tidak aman bagi warga, karena bisa sangat berbahaya, khususnya saat musim penghujan,” kata Kolonel Untoro di sela peninjauan.

Melihat kondisi tersebut, Danrem menegaskan pentingnya penanganan segera agar masyarakat memiliki akses yang aman, layak, dan dapat digunakan sepanjang waktu. Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda nantinya akan memberikan manfaat besar dengan menjangkau sekitar 3.000 warga di tiga desa atau kelurahan sekitar.

“Apalagi tadi disampaikan juga, saat debit air tinggi mengakibatkan jembatan sering tidak dapat dilalui. Padahal jembatan ini merupakan akses penting untuk anak-anak menuju sekolah, aktivitas pertanian, perekonomian masyarakat, hingga mengakses layanan kesehatan,” lanjutnya.

Image Not Found
Warga dukung Jembatan Garuda, akses aman untuk sekolah dan perekonomian. (6/5/2026), Foto : Istimewa

Meski pembangunan jembatan tersebut masih dalam tahap pengajuan, ia mengaku terkesan dengan tingginya antusiasme masyarakat setempat. Bahkan, terdapat warga yang secara sukarela mengikhlaskan sebagian lahan persawahannya untuk mendukung pembangunan jembatan.

“Jembatan yang ada saat ini lebarnya hanya sekitar satu meter. Jika nantinya dibangun lebih lebar, tentu membutuhkan tambahan lahan milik warga. Tadi mereka menyampaikan keikhlasannya apabila sebagian lahan sawah digunakan untuk pembangunan jembatan demi kepentingan bersama,” pungkasnya.

Danrem juga mengungkapkan bahwa program Jembatan Garuda merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui TNI AD sebagai upaya mengatasi berbagai persoalan aksesibilitas masyarakat di sejumlah wilayah, khususnya daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan infrastruktur penghubung. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Ponorogo-Trenggalek Via Sooko Longsor, Akses Untuk Roda Empat Tutup Total

    Jalan Ponorogo-Trenggalek Via Sooko Longsor, Akses Untuk Roda Empat Tutup Total

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ruas jalan penghubung Ponorogo-Trenggalek di Dukuh Puru, RT 01 RW 01, Desa Mojo, Kecamatan Sooko, mengalami longsor pada Rabu (14/05/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor menyebabkan sebagian pondasi bawah jalan cor sepanjang kurang lebih 100 meter amblas. Kondisi jalan menggantung dan membahayakan kendaraan, khususnya roda empat. Kapolsek Sooko, AKP Moh. […]

    Bagikan
  • Puncak Ibadah Haji, Khitmatnya Jamaah Haji Berwukuf di Arafah

    Puncak Ibadah Haji, Khitmatnya Jamaah Haji Berwukuf di Arafah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah – Ratusan ribu jemaah haji asal Indonesia mulai bersiap menghadapi salah satu puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, yang akan dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah. Sejak pagi hari, jemaah dari berbagai kloter diberangkatkan secara bertahap dari Mekkah menuju Padang Arafah oleh petugas haji Indonesia. Wukuf di Arafah merupakan inti dari rangkaian ibadah […]

    Bagikan
  • Bapenda Kabupaten Madiun Bakal Hadirkan Inovasi Pembayaran PBB-P2 Lewat QRIS 

    Bapenda Kabupaten Madiun Bakal Hadirkan Inovasi Pembayaran PBB-P2 Lewat QRIS 

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik, khususnya dalam kemudahan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Salah satu terobosan terbaru adalah integrasi sistem pembayaran pajak menggunakan metode digital QRIS yang memungkinkan pencetakan mandiri oleh wajib pajak. Kanal pembayaran PBB-P2 melalui sistem QRIS  […]

    Bagikan
  • Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil Play Button

    Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 680
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sejumlah mantan karyawan CV Sukses Jaya Abadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan ijazah mereka yang hingga kini masih ditahan pihak perusahaan. Dokumen tersebut sebelumnya dijadikan jaminan saat mereka diterima bekerja di perusahaan produksi plastik yang berlokasi di Jalan Raya Basuki Rahmat, Desa Wonosari. Salah satu eks karyawan, Ina Vernanda, mengaku […]

    Bagikan
  • Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

    Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penanganan kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, mulai menemui titik terang. Ipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, menyatakan berencana menjemput Suhananto atau Nanto, 45 tahun, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Rencana tersebut disampaikan Ipda Purnomo melalui unggahan di media sosial […]

    Bagikan
  • Kasus Getok Harga Diklaim Ulah Segelintir Pedagang, Paguyuban Sarangan Minta Pemerintah Lebih Tegas

    Kasus Getok Harga Diklaim Ulah Segelintir Pedagang, Paguyuban Sarangan Minta Pemerintah Lebih Tegas

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Paguyuban Pedagang Wisata Sarangan menanggapi viralnya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik getok harga kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Ketua Paguyuban, Sudardi, menekankan bahwa kasus tersebut tidak mencerminkan perilaku mayoritas pedagang. Sudardi menjelaskan bahwa terdapat sekitar 500 pedagang yang beraktivitas di kawasan wisata Sarangan. Ia menilai permasalahan harga seperti yang ramai dibicarakan […]

    Bagikan
expand_less