Berita Terkini
Trending Tags

10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi mengamankan sedikitnya 342 selongsong petasan berbagai ukuran, (9/3/2026), Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 10 anak di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian dalam sepekan terakhir. Mereka kedapatan membuat balon udara tanpa awak dan ratusan selongsong petasan. Mirisnya, bahan pembuatan selongsong petasan tersebut menggunakan kertas dari buku pelajaran.

Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo menyampaikan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembuatan balon udara dan petasan di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Jimbe dan Desa Ngrupit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan sejumlah anak yang masih berstatus pelajar tengah membuat selongsong petasan serta menyiapkan balon udara.

Dari tangan mereka, petugas mengamankan sedikitnya 342 selongsong petasan berbagai ukuran serta tiga balon udara yang diduga akan diterbangkan.

“Sepekan terakhir, petugas menemukan dan mengamankan ratusan selongsong petasan, sejumlah bahan peledak serta balon udara. Kami juga mengamankan 10 anak yang masih berstatus pelajar,” ujar Amrih, Senin (9/3/2026).

Ia merinci, barang bukti yang diamankan antara lain Ratusan selongsong petasan berbagai ukuran. Selain itu, polisi juga menyita berbagai bahan dan peralatan untuk meracik petasan, seperti 300 gram booster kelengkeng, 250 gram serbuk pigmen silver, 150 gram serbuk sumbu, dua bendel sumbu, serta berbagai peralatan dapur seperti baskom, piring, sendok hingga saringan plastik.

Petugas juga menemukan 22 buku kertas yang telah digunakan sebagai bahan pembuatan selongsong petasan, serta satu balon udara berukuran sekitar empat meter yang siap diterbangkan.

Menurut Amrih, anak-anak tersebut mengaku belajar membuat selongsong petasan dari media sosial dan kanal YouTube, kemudian meracik bubuk petasan secara otodidak.

“Mereka belajar membuat selongsong dari media sosial dan channel YouTube, lalu meracik bubuk petasan secara otodidak,” jelasnya.

Polisi selanjutnya membawa anak-anak tersebut ke Polsek Jenangan untuk diberikan pembinaan terkait bahaya petasan dan balon udara tanpa awak.

Amrih menegaskan, pihaknya akan meningkatkan patroli dan langkah preventif guna mencegah pembuatan petasan maupun penerbangan balon udara liar yang berpotensi membahayakan masyarakat.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepeda Angin Jadi Daya Tarik Baru di Telaga Ngebel Ponorogo

    Sepeda Angin Jadi Daya Tarik Baru di Telaga Ngebel Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wisata Telaga Ngebel terus berbenah menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Kini, selain menikmati keindahan telaga dan udara sejuk pegunungan, wisatawan juga bisa berkeliling kawasan wisata menggunakan sepeda angin. Wahana baru ini mulai beroperasi sekitar sebulan terakhir dan langsung menarik perhatian wisatawan. Dengan tarif sewa Rp. 20 ribu per jam, pengunjung bisa […]

    Bagikan
  • Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

    Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo  – Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo mengungkap rincian dana yang hilang dalam kasus pembobolan brankas di SMP Negeri 1 Pulung. Sekretaris Dinas Pendidikan Ponorogo, Farida Nuraini, menjelaskan bahwa total kerugian mencapai sekitar Rp182 juta, terdiri dari dana sosial guru dan dana komite sekolah. “Uang yang hilang sesuai laporan kepala sekolah yakni Rp. 14 […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Tertua Asal Madiun Meninggal Dunia di Mekkah

    Jemaah Haji Tertua Asal Madiun Meninggal Dunia di Mekkah

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Kabar duka datang dari Tanah Suci menjelang kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Madiun. Suparlan Marto Dikromo, jemaah haji tertua dari daerah tersebut, wafat di Rumah Sakit Abeer, Mekkah, pada Jumat (20/6) pukul 18.45 waktu Arab Saudi. Suparlan (90), jemaah asal Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, sempat menjalani perawatan intensif selama sepekan setelah […]

    Bagikan
  • Lonjakan Permohonan Paspor di Ponorogo Capai 18 Ribu Sepanjang 2025

    Lonjakan Permohonan Paspor di Ponorogo Capai 18 Ribu Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Permintaan layanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo melonjak tajam sepanjang 2025. Instansi tersebut mencatat telah menerbitkan 18.891 paspor selama satu tahun terakhir. Peningkatan ini selaras dengan tingginya minat warga Ponorogo bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Plt Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, […]

    Bagikan
  • Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

    Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca tidak menentu pada musim kemarau basah 2025 berdampak langsung pada kualitas tembakau di Kabupaten Madiun. Kondisi ini membuat harga jual tembakau rajangan milik petani di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, turun dari kisaran Rp. 48 ribu menjadi sekitar Rp. 45 ribu per kilogram. Suprawito, salah satu petani setempat, menyebut tembakau […]

    Bagikan
  • Ansar Rasidi Ramaikan Bursa Calon Sekda Magetan, Ini Kata Wali Kota Maidi

    Ansar Rasidi Ramaikan Bursa Calon Sekda Magetan, Ini Kata Wali Kota Maidi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan mulai mengerucut. Dari delapan nama yang lolos seleksi administrasi, satu di antaranya berasal dari luar daerah yakni Ansar Rasidi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Madiun. Selain Ansar, tujuh pejabat internal Pemkab Magetan juga masuk daftar peserta yang melaju ke tahap berikutnya. […]

    Bagikan
expand_less