Berita Terkini
Trending Tags

10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 283
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi mengamankan sedikitnya 342 selongsong petasan berbagai ukuran, (9/3/2026), Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 10 anak di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian dalam sepekan terakhir. Mereka kedapatan membuat balon udara tanpa awak dan ratusan selongsong petasan. Mirisnya, bahan pembuatan selongsong petasan tersebut menggunakan kertas dari buku pelajaran.

Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo menyampaikan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembuatan balon udara dan petasan di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Jimbe dan Desa Ngrupit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan sejumlah anak yang masih berstatus pelajar tengah membuat selongsong petasan serta menyiapkan balon udara.

Dari tangan mereka, petugas mengamankan sedikitnya 342 selongsong petasan berbagai ukuran serta tiga balon udara yang diduga akan diterbangkan.

“Sepekan terakhir, petugas menemukan dan mengamankan ratusan selongsong petasan, sejumlah bahan peledak serta balon udara. Kami juga mengamankan 10 anak yang masih berstatus pelajar,” ujar Amrih, Senin (9/3/2026).

Ia merinci, barang bukti yang diamankan antara lain Ratusan selongsong petasan berbagai ukuran. Selain itu, polisi juga menyita berbagai bahan dan peralatan untuk meracik petasan, seperti 300 gram booster kelengkeng, 250 gram serbuk pigmen silver, 150 gram serbuk sumbu, dua bendel sumbu, serta berbagai peralatan dapur seperti baskom, piring, sendok hingga saringan plastik.

Petugas juga menemukan 22 buku kertas yang telah digunakan sebagai bahan pembuatan selongsong petasan, serta satu balon udara berukuran sekitar empat meter yang siap diterbangkan.

Menurut Amrih, anak-anak tersebut mengaku belajar membuat selongsong petasan dari media sosial dan kanal YouTube, kemudian meracik bubuk petasan secara otodidak.

“Mereka belajar membuat selongsong dari media sosial dan channel YouTube, lalu meracik bubuk petasan secara otodidak,” jelasnya.

Polisi selanjutnya membawa anak-anak tersebut ke Polsek Jenangan untuk diberikan pembinaan terkait bahaya petasan dan balon udara tanpa awak.

Amrih menegaskan, pihaknya akan meningkatkan patroli dan langkah preventif guna mencegah pembuatan petasan maupun penerbangan balon udara liar yang berpotensi membahayakan masyarakat.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nahas, Dapur Longsor Nenek 63 Th Tewas Tersengat Listrik

    Nahas, Dapur Longsor Nenek 63 Th Tewas Tersengat Listrik

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana haru dan duka menyelimuti warga Desa Tileng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Seorang nenek bernama Suyati (63) meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat berusaha menyelamatkan perkakas dapur dari bencana tanah longsor. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu sore (20/12). Menurut salah seorang saksi, Sudiatmoko, wilayah tersebut sebelumnya diguyur hujan […]

    Bagikan
  • Kapolres Ponorogo Tuntaskan 3 Jembatan Presisi, Akses Warga Dipastikan Aman

    Kapolres Ponorogo Tuntaskan 3 Jembatan Presisi, Akses Warga Dipastikan Aman

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, memastikan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di sejumlah titik telah berjalan sesuai target. Dari empat lokasi yang direncanakan, tiga jembatan kini telah rampung dan siap digunakan masyarakat. AKBP Andin menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Polres Ponorogo dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Program ini difokuskan […]

    Bagikan
  • Dihadapan BBWSB Solo dan Tim ITS, Wali Kota Madiun Bahas Pengembangan Kota dan Peningkatan SDM

    Dihadapan BBWSB Solo dan Tim ITS, Wali Kota Madiun Bahas Pengembangan Kota dan Peningkatan SDM

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah fokus dalam penataan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi, dalam audiensi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSB Solo) dan Tim Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di TPA Winongo, Selasa (09/09/2025). Hal ini juga […]

    Bagikan
  • DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menindaklanjuti laporan kematian puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat disebabkan oleh avian influenza (AI) atau flu burung. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris, mengatakan usai menerima laporan, tim Petugas […]

    Bagikan
  • Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

    Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo  – Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo mengungkap rincian dana yang hilang dalam kasus pembobolan brankas di SMP Negeri 1 Pulung. Sekretaris Dinas Pendidikan Ponorogo, Farida Nuraini, menjelaskan bahwa total kerugian mencapai sekitar Rp182 juta, terdiri dari dana sosial guru dan dana komite sekolah. “Uang yang hilang sesuai laporan kepala sekolah yakni Rp. 14 […]

    Bagikan
  • Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upaya meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Madiun terus dilakukan. Salah satunya melalui penerapan metode GASING yakni Gampang, Asyik, Menyenangkan yang diperkenalkan kepada para guru di Kecamatan Saradan dan Gemarang. Metode pembelajaran yang menekankan langkah berhitung cepat dan logis ini diperkenalkan melalui pelatihan pengimbasan di Gedung Korwil 1 […]

    Bagikan
expand_less