Berita Terkini
Trending Tags

10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 306
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi mengamankan sedikitnya 342 selongsong petasan berbagai ukuran, (9/3/2026), Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 10 anak di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian dalam sepekan terakhir. Mereka kedapatan membuat balon udara tanpa awak dan ratusan selongsong petasan. Mirisnya, bahan pembuatan selongsong petasan tersebut menggunakan kertas dari buku pelajaran.

Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo menyampaikan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembuatan balon udara dan petasan di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Jimbe dan Desa Ngrupit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan sejumlah anak yang masih berstatus pelajar tengah membuat selongsong petasan serta menyiapkan balon udara.

Dari tangan mereka, petugas mengamankan sedikitnya 342 selongsong petasan berbagai ukuran serta tiga balon udara yang diduga akan diterbangkan.

“Sepekan terakhir, petugas menemukan dan mengamankan ratusan selongsong petasan, sejumlah bahan peledak serta balon udara. Kami juga mengamankan 10 anak yang masih berstatus pelajar,” ujar Amrih, Senin (9/3/2026).

Ia merinci, barang bukti yang diamankan antara lain Ratusan selongsong petasan berbagai ukuran. Selain itu, polisi juga menyita berbagai bahan dan peralatan untuk meracik petasan, seperti 300 gram booster kelengkeng, 250 gram serbuk pigmen silver, 150 gram serbuk sumbu, dua bendel sumbu, serta berbagai peralatan dapur seperti baskom, piring, sendok hingga saringan plastik.

Petugas juga menemukan 22 buku kertas yang telah digunakan sebagai bahan pembuatan selongsong petasan, serta satu balon udara berukuran sekitar empat meter yang siap diterbangkan.

Menurut Amrih, anak-anak tersebut mengaku belajar membuat selongsong petasan dari media sosial dan kanal YouTube, kemudian meracik bubuk petasan secara otodidak.

“Mereka belajar membuat selongsong dari media sosial dan channel YouTube, lalu meracik bubuk petasan secara otodidak,” jelasnya.

Polisi selanjutnya membawa anak-anak tersebut ke Polsek Jenangan untuk diberikan pembinaan terkait bahaya petasan dan balon udara tanpa awak.

Amrih menegaskan, pihaknya akan meningkatkan patroli dan langkah preventif guna mencegah pembuatan petasan maupun penerbangan balon udara liar yang berpotensi membahayakan masyarakat.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Pelaku Spesialis Pencurian Motor  Rusak Kunci Dibekuk Polisi

    2 Pelaku Spesialis Pencurian Motor  Rusak Kunci Dibekuk Polisi

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 2 Pelaku pencurian spesialis perusakan kunci motor dibekuk Tim Jatanras Satreskrim Polres Madiun Selasa (28/01/2025). Kedua pelaku memiliki peran berbeda selama melancarkan aksinya di wilayah Kabupaten Madiun.  Pelaku Doni Aris Saputro (48) warga Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun beraksi sejak bulan November 2024 hingga Januari 2025. Doni telah melakukan […]

    Bagikan
  • Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026). Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden […]

    Bagikan
  • Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Manajemen Puskesmas Gantrung kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun membantah adanya pengarahan rujukan berobat ke rumah sakit swasta di kota Madiun kepada pasien peserta BPJS PBID. Bantahan tersebut disampaikan Kepala puskesmas Gantrung drg. Rucama Tunggul Kuswoyo, ketika ditemui di tempat kerjanya pada hari minggu (5/1/2025) kemarin. “Klarifikasi ini atas berita yang beredar. Berita yang […]

    Bagikan
  • Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ironi justru dirasakan tenaga pendidik di daerah. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar negeri Kabupaten Madiun mengaku hanya menerima upah Rp. 250 ribu per bulan. Pemerintah […]

    Bagikan
  • Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tragedi memilukan terjadi di aliran Sungai Sudo, Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026). Empat bocah dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di sungai yang berada di kawasan terpencil, jauh dari permukiman warga. Keempat korban masing-masing berinisial JA (7), AW (4), SA (4), dan AR (4). Seluruh […]

    Bagikan
  • Halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Persiapan Calon Jemaah Haji 2026

    Halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Persiapan Calon Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah Kota Madiun pada Minggu (6/4/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan alumni jemaah haji dari berbagai angkatan. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum memantapkan persiapan bagi calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2026. Sekitar 600 jamaah hadir […]

    Bagikan
expand_less