Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 341
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi mengamankan sedikitnya 342 selongsong petasan berbagai ukuran, (9/3/2026), Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 10 anak di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian dalam sepekan terakhir. Mereka kedapatan membuat balon udara tanpa awak dan ratusan selongsong petasan. Mirisnya, bahan pembuatan selongsong petasan tersebut menggunakan kertas dari buku pelajaran.

Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo menyampaikan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembuatan balon udara dan petasan di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Jimbe dan Desa Ngrupit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan sejumlah anak yang masih berstatus pelajar tengah membuat selongsong petasan serta menyiapkan balon udara.

Dari tangan mereka, petugas mengamankan sedikitnya 342 selongsong petasan berbagai ukuran serta tiga balon udara yang diduga akan diterbangkan.

“Sepekan terakhir, petugas menemukan dan mengamankan ratusan selongsong petasan, sejumlah bahan peledak serta balon udara. Kami juga mengamankan 10 anak yang masih berstatus pelajar,” ujar Amrih, Senin (9/3/2026).

Ia merinci, barang bukti yang diamankan antara lain Ratusan selongsong petasan berbagai ukuran. Selain itu, polisi juga menyita berbagai bahan dan peralatan untuk meracik petasan, seperti 300 gram booster kelengkeng, 250 gram serbuk pigmen silver, 150 gram serbuk sumbu, dua bendel sumbu, serta berbagai peralatan dapur seperti baskom, piring, sendok hingga saringan plastik.

Petugas juga menemukan 22 buku kertas yang telah digunakan sebagai bahan pembuatan selongsong petasan, serta satu balon udara berukuran sekitar empat meter yang siap diterbangkan.

Menurut Amrih, anak-anak tersebut mengaku belajar membuat selongsong petasan dari media sosial dan kanal YouTube, kemudian meracik bubuk petasan secara otodidak.

“Mereka belajar membuat selongsong dari media sosial dan channel YouTube, lalu meracik bubuk petasan secara otodidak,” jelasnya.

Polisi selanjutnya membawa anak-anak tersebut ke Polsek Jenangan untuk diberikan pembinaan terkait bahaya petasan dan balon udara tanpa awak.

Amrih menegaskan, pihaknya akan meningkatkan patroli dan langkah preventif guna mencegah pembuatan petasan maupun penerbangan balon udara liar yang berpotensi membahayakan masyarakat.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 670 anak dari seluruh Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Wungu mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar sebagai bagian dari program kerja Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Wungu. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat makna keagamaan. Ketua Panitia, Sri Suwahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini merupakan agenda rutin […]

    Bagikan
  • Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

    Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Geger, Kabupaten Madiun, setelah menerima laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan. Seorang pria berinisial ADP (24), warga Desa Uteran, diamankan polisi hanya sekitar dua menit setelah laporan diterima melalui layanan darurat 110. Korban berinisial CD (27), warga Desa Nglandung, Kecamatan Geger, melaporkan dugaan pelecehan yang […]

    Bagikan
  • Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

    Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun tengah getol uji drone untuk proses pemupukan. Efisiensi pemakaian selama 20 menit terbang, burung besi itu mampu menyemprotkan pupuk secara presisi di lahan sawah seluas 1.5 hektar. Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Raswiyanto mengaku drone ini merupakan salah satu adaptasi inovasi tehnologi kekinian. […]

    Bagikan
  • PDIP Magetan Dapat “Alarm Keras” dari DPP, Diana Sasa Tegaskan Evaluasi Total

    PDIP Magetan Dapat “Alarm Keras” dari DPP, Diana Sasa Tegaskan Evaluasi Total

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – PDI Perjuangan Magetan memasuki fase evaluasi besar setelah mengalami rangkaian hasil kurang memuaskan pada Pemilu 2024 serta dua Pilkada beruntun. Ketua DPC PDIP Magetan terpilih, Diana Sasa, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat DPP memberikan perhatian serius pada Magetan. Menurut Diana, kekalahan beruntun di tingkat legislatif dan eksekutif merupakan penanda bahwa PDIP […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aktivitas tambang ilegal di Ponorogo kembali jadi perhatian serius. Dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (02/05/2025), para anggota dewan mendesak Pemkab Ponorogo untuk segera bertindak tegas. Melalui Pandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Fraksi Demokrat meminta agar Pemkab menggandeng Pemprov Jawa Timur untuk menertibkan tambang […]

    Bagikan
  • Manajer Sparta Pena Lega, Bank Jatim Keok !

    Manajer Sparta Pena Lega, Bank Jatim Keok !

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sparta Pena FC memastikan diri lolos ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer U-40 Piala Kapolres Madiun Cup 2026. Tiket fase gugur diraih setelah tim yang diperkuat para jurnalis tersebut menundukkan Bank Jatim dengan skor tipis 3-2 di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Sabtu (06/06/2026). Kemenangan ini menjadi yang kedua […]

    Bagikan
expand_less