Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Diduga Hendak Ambil Ayam, Warga Sobontoro Magetan Tewas Terjebur Sumur Sedalam 20 Meter

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim gabungan mengevakuasi korban dari sumur sedalam 20 meter. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Warga Desa Sobontoro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan dengan insiden seorang warga yang terjebur ke dalam sumur miliknya sendiri, Kamis (10/9/2026). Korban diketahui bernama Miran, 71 tahun, warga Dukuh Donggedang, Desa Sobontoro. Miran ditemukan berada di dasar sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah tim gabungan bersama warga melakukan penyelamatan menggunakan teknik vertical rescue.

Petugas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magetan, Nino Pratikta, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi sumur sempit dan memiliki kedalaman sekitar 20 meter.

“Evakuasi menggunakan teknik vertical rescue karena kondisi sumur sempit dan cukup dalam. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih satu jam,” kata Nino.

Selain kedalaman sumur, petugas juga mendapati adanya indikasi gas beracun di dalam sumur. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan perlengkapan keselamatan khusus, termasuk alat bantu pernapasan SCBA.

Setelah berhasil diangkat dari dasar sumur, korban langsung diperiksa oleh petugas Puskesmas Taji bersama tim Inafis Polres Magetan. Dari hasil pemeriksaan, Miran dinyatakan telah meninggal dunia.

Kepala Desa Sobontoro, Jumino, menjelaskan peristiwa tersebut bermula ketika korban sedang menyembelih ayam di rumahnya. Saat ditinggal sebentar, ayam tersebut kemudian lepas dan masuk ke dalam sumur.

Korban diduga berinisiatif mengambil ayam tersebut dengan menggunakan tangga yang dimilikinya. Namun, saat berada di dalam sumur, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dasar sumur.

“Informasinya beliau mau mengambil ayam yang masuk ke sumur. Beliau menggunakan tangga sendiri, kemungkinan terpeleset atau bagaimana, kami belum tahu secara pasti. Yang jelas, beliau masuk ke sumur untuk mengambil ayam tersebut,” ujar Jumino.

Menurut Jumino, keluarga korban baru melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah menerima laporan, informasi diteruskan hingga akhirnya proses evakuasi melibatkan warga dan sejumlah instansi terkait.

Warga bersama petugas BPBD, Puskesmas, Polsek Karas, Koramil, serta tim Inafis Polres Magetan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Image Not Found
Petugas BPBD menggunakan teknik vertical rescue saat evakuasi. Foto : Kus-Sinergia

Jumino mengatakan korban tinggal bersama istri dan dua anaknya. Suasana duka menyelimuti keluarga saat jenazah berhasil dikeluarkan dari dalam sumur.

Kapolsek Karas, AKP Danang Rahayu Winarno, mengatakan pihaknya menerima informasi adanya warga yang terjatuh ke dalam sumur dan langsung mendatangi lokasi bersama masyarakat serta personel Koramil.

Setelah memastikan kejadian tersebut, polisi berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Magetan untuk melakukan evakuasi korban.

Menurut Danang, hasil pemeriksaan terhadap jenazah menunjukkan korban meninggal akibat terjatuh ke dalam sumur. Polisi juga menemukan sejumlah memar pada tubuh korban yang diduga akibat benturan saat terjatuh.

“Kalau menurut pemeriksaan visum, murni karena jatuh. Ada memar yang kemungkinan akibat benturan saat korban terjatuh,” ujar Danang.

Danang menambahkan, penggunaan helm oleh korban diduga berkaitan dengan aktivitas kesehariannya. Miran diketahui memiliki pekerjaan yang berkaitan dengan penggalian sumur.

Sementara itu, terkait dugaan adanya gas beracun di dalam sumur, BPBD memastikan petugas telah mengantisipasi risiko tersebut dengan menggunakan SCBA selama proses evakuasi.

Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi juga memastikan penanganan kejadian dilakukan dengan melibatkan unsur terkait di lokasi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masalah Pengolahan Limbah, 11 Dapur MBG di Magetan Disuspensi, Lebih dari 22 Ribu Siswa Terdampak

    Masalah Pengolahan Limbah, 11 Dapur MBG di Magetan Disuspensi, Lebih dari 22 Ribu Siswa Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menghadapi kendala serius. Sebanyak 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah tersebut dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditemukan permasalahan pada sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar operasional. Kebijakan suspensi […]

    Bagikan
  • Kerja Bakti Bersihkan Kerusakan di Area Kantor DPRD Pasca Demo

    Kerja Bakti Bersihkan Kerusakan di Area Kantor DPRD Pasca Demo

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota bersama DPRD Kota Madiun menggelar kerja bakti membersihkan Gedung DPRD usai aksi demonstrasi yang meninggalkan kerusakan pada bangunan, Selasa pagi (02/09/2025). Kegiatan ini tidak hanya melibatkan anggota dewan, tetapi juga berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Madiun, anggota pencak silat, hingga ormas. Walikota Madiun, […]

    Bagikan
  • Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah makam yang diduga palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, dibongkar paksa oleh warga pada Rabu (30/4/2025). Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dianggap menyesatkan dan berpotensi mengaburkan sejarah Islam di kawasan tersebut. Aksi pembongkaran dipimpin oleh Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Ponorogo dengan persetujuan […]

    Bagikan
  • Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melimpahnya hasil budidaya ikan lele di Ponorogo, Jawa Timur, kerap tidak sepenuhnya terserap pasar. Terlebih untuk lele ukuran jumbo yang dianggap kurang diminati konsumen. Namun, kondisi ini justru menjadi peluang emas bagi Asri Ananda (40), warga Desa Siman, Kecamatan Siman, Ponorogo. Sejak 2013, ibu tiga anak ini menyulap lele jumbo menjadi […]

    Bagikan
  • Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah. Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui […]

    Bagikan
  • Tari Gambyong dan Tradisi Bersih Desa: Simbol Kehalusan Budaya Jawa di Bulan Suro

    Tari Gambyong dan Tradisi Bersih Desa: Simbol Kehalusan Budaya Jawa di Bulan Suro

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tari Gambyong atau Gambyongan adalah salah satu tarian tradisional Jawa yang dikenal karena gerakannya yang lembut dan anggun. Tidak hanya menjadi bagian dari kesenian istana, tarian ini juga lekat dengan tradisi masyarakat desa, terutama dalam upacara adat seperti bersih desa—sebuah tradisi sakral yang digelar setiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa. […]

    Bagikan
expand_less