565 JCH Ponorogo Siap Berangkat, 20 Persen Lansia dan Risti
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 45
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 565 jemaah calon haji (JCH) asal Ponorogo dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Dari total tersebut, sekitar 20 persen di antaranya masuk kategori berisiko tinggi (risti) karena faktor usia lanjut maupun kondisi kesehatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ponorogo, Marjuni, menyampaikan bahwa seluruh jemaah asal Ponorogo tergabung dalam gelombang pertama keberangkatan. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 19 dan 20 Embarkasi Surabaya.
Untuk kloter 19, seluruh kuota diisi penuh oleh jemaah asal Ponorogo sebanyak 380 orang ditambah petugas haji. Sementara sisanya akan masuk dalam kloter 20 yang bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Magetan dan Sidoarjo.
“Persiapan pemberangkatan sudah mencapai sekitar 90 persen. Seluruh dokumen perjalanan haji juga sudah kami siapkan,” ujar Marjuni, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan telah ditentukan. Kloter 19 akan diberangkatkan pada 26 April 2026 pukul 01.00 WIB dini hari, menyesuaikan waktu masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pukul 06.00 WIB.
Sedangkan kloter 20 diberangkatkan di hari yang sama pada pukul 07.30 WIB, dengan jadwal masuk asrama pukul 12.00 WIB.
Menurutnya, pemisahan waktu keberangkatan ini dilakukan untuk kenyamanan jemaah. Jika diberangkatkan bersamaan, dikhawatirkan jemaah, khususnya yang lansia, akan mengalami kelelahan karena harus menunggu terlalu lama.
“Dengan jadwal seperti ini, jemaah kloter 20 bisa beristirahat lebih dulu di rumah sebelum berangkat,” jelasnya.
Diketahui, ratusan jemaah haji Ponorogo tersebut merupakan pendaftar tahun 2012. Artinya, mereka telah menunggu sekitar 14 tahun untuk bisa berangkat menunaikan rukun Islam kelima.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan dan persiapan akhir, terutama bagi jemaah kategori risti, agar seluruh proses ibadah dapat berjalan lancar dan aman. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez






