Berita Terkini
Trending Tags

Membahayakan, PLN Madiun Imbau Warga Hentikan Penggunaan Jebakan Tikus Listrik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • visibility 95
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PLN Madiun Imbau Warga Hentikan Penggunaan Jebakan Tikus Listrik, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Menanggapi banyaknya kasus warga tersengat jebakan tikus beraliran listrik di wilayah Madiun dan sekitarnya, pihak PLN Madiun menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan listrik secara aman dan sesuai standar.

Manajer PLN UP3 Madiun Suhandopo bersama dengan Asman Transaksi Energi PLN UP3 Madiun, Umar Sholehen, menekankan bahwa penggunaan aliran listrik untuk jebakan tikus sangat berbahaya dan merupakan tindakan yang bisa mengancam keselamatan jiwa.

“Kami tidak henti-hentinya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak menggunakan listrik sebagai alat jebakan tikus. Ini sangat berisiko dan bisa menyebabkan korban, agar tidak pernah terulang kembali,” ujar Suhandopo saat ditemui, Rabu (21/05/2025).

Ditambahkan Suhandopo, masyarakat umumnya tidak memiliki keahlian teknis dalam kelistrikan, sehingga tindakan semacam itu sangat rentan memicu kecelakaan fatal. Ia menyebut, tindakan tersebut juga tergolong dalam pemanfaatan listrik yang diluar peruntukan.

Dalam rangka pencegahan, pihak PLN Madiun akan memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian dan media selama tahun 2025. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyebaran informasi serta meningkatkan pelayanan sekaligus keselamatan masyarakat dalam pemanfaatan tenaga listrik.

“Kerja sama dengan Polri dan media sangat penting agar kami bisa segera mendapat informasi dari lapangan, sehingga respon pelayanan bisa lebih cepat dan tepat,” jelas Suhandopo.

Selain fokus pada aspek keselamatan, PLN juga akan mempercepat pelayanan sambungan listrik baru serta perbaikan pada sistem Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama di titik-titik rawan yang akan diprioritaskan atas rekomendasi dari Pemda dan pihak kepolisian.

Suhandopo bersama Umar berharap, dengan langkah-langkah proaktif dan kolaboratif tersebut, kasus serupa akibat penyalahgunaan listrik tidak lagi terjadi di wilayah kerja PLN UP3 Madiun.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyingkap Jejak Kampung Jerman di Telaga Sarangan, Sejarah Sunyi dari Masa Pendudukan Jepang

    Menyingkap Jejak Kampung Jerman di Telaga Sarangan, Sejarah Sunyi dari Masa Pendudukan Jepang

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan selama ini dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata alam terpopuler di Jawa Timur. Hamparan telaga dengan latar perbukitan hijau dan udara sejuk menjadi daya tarik wisatawan sejak masa kolonial Belanda. Namun di balik pesonanya, kawasan ini menyimpan babak sejarah yang jarang disorot. Yakni hadirnya komunitas […]

    Bagikan
  • Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puskesmas Dagangan mencatat capaian signifikan dalam pelayanan kesehatan semester pertama 2025 sekaligus meluncurkan program inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dalam rapat lintas sektor yang dihadiri Muspika, kepala desa, PKK Kecamatan, dan Desa, Kepala Puskesmas Dagangan dr. Yanti Umi Anggraeni melaporkan bahwa program Cek Kesehatan […]

    Bagikan
  • Tanamkan Kedisiplinan, Dindik Kota Madiun Jalani Retret Re-Kalibrasi di Yonif Para Raider 501

    Tanamkan Kedisiplinan, Dindik Kota Madiun Jalani Retret Re-Kalibrasi di Yonif Para Raider 501

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun menyelenggarakan kegiatan Retret Re-Kalibrasi bagi pengawas, kepala sekolah, serta tenaga pendidik berstatus P3K jenjang TK, SD, dan SMP negeri. Program ini dilaksanakan di Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha, Jumat (03/10/2025). Retret yang dibagi dalam dua gelombang tersebut dirancang untuk menyegarkan kembali semangat para peserta sekaligus […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menggelar rapat pleno terbuka pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) tahun 2025 untuk periode kedua triwulan kedua. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat undang-undang dan PKPU Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur pentingnya pemeliharaan dan pemutakhiran data pemilih secara berkala. Ketua KPU Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Bakal Tertibkan Kios Kontainer di Trotoar

    Wali Kota Madiun Bakal Tertibkan Kios Kontainer di Trotoar

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menata keindahan dan keteraturan kota. Pada kegiatan bersih-bersih massal yang digelar Jumat (01/08/2025), ia secara tegas menegur pedagang yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan, terutama di sepanjang Jalan Pahlawan. Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota tampak geram saat melihat kondisi trotoar yang dipenuhi kontainer […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemerintah yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sejak 22 Oktober 2025 seharusnya menjadi angin segar bagi para petani. Namun di lapangan, realitas justru berbanding terbalik. Di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan, harga pupuk masih melambung. Petani pun mengeluh belum dapat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Alih-alih menurun, harga pupuk […]

    Bagikan
expand_less