Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Membahayakan, PLN Madiun Imbau Warga Hentikan Penggunaan Jebakan Tikus Listrik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PLN Madiun Imbau Warga Hentikan Penggunaan Jebakan Tikus Listrik, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Menanggapi banyaknya kasus warga tersengat jebakan tikus beraliran listrik di wilayah Madiun dan sekitarnya, pihak PLN Madiun menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan listrik secara aman dan sesuai standar.

Manajer PLN UP3 Madiun Suhandopo bersama dengan Asman Transaksi Energi PLN UP3 Madiun, Umar Sholehen, menekankan bahwa penggunaan aliran listrik untuk jebakan tikus sangat berbahaya dan merupakan tindakan yang bisa mengancam keselamatan jiwa.

“Kami tidak henti-hentinya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak menggunakan listrik sebagai alat jebakan tikus. Ini sangat berisiko dan bisa menyebabkan korban, agar tidak pernah terulang kembali,” ujar Suhandopo saat ditemui, Rabu (21/05/2025).

Ditambahkan Suhandopo, masyarakat umumnya tidak memiliki keahlian teknis dalam kelistrikan, sehingga tindakan semacam itu sangat rentan memicu kecelakaan fatal. Ia menyebut, tindakan tersebut juga tergolong dalam pemanfaatan listrik yang diluar peruntukan.

Dalam rangka pencegahan, pihak PLN Madiun akan memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian dan media selama tahun 2025. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyebaran informasi serta meningkatkan pelayanan sekaligus keselamatan masyarakat dalam pemanfaatan tenaga listrik.

“Kerja sama dengan Polri dan media sangat penting agar kami bisa segera mendapat informasi dari lapangan, sehingga respon pelayanan bisa lebih cepat dan tepat,” jelas Suhandopo.

Selain fokus pada aspek keselamatan, PLN juga akan mempercepat pelayanan sambungan listrik baru serta perbaikan pada sistem Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama di titik-titik rawan yang akan diprioritaskan atas rekomendasi dari Pemda dan pihak kepolisian.

Suhandopo bersama Umar berharap, dengan langkah-langkah proaktif dan kolaboratif tersebut, kasus serupa akibat penyalahgunaan listrik tidak lagi terjadi di wilayah kerja PLN UP3 Madiun.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan untuk Penataan Kawasan Stasiun

    KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan untuk Penataan Kawasan Stasiun

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan penertiban terhadap sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan milik perusahaan di Jalan Anggrek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (10/06/2025). Langkah ini merupakan bagian dari proses penataan kawasan Stasiun Madiun guna mendukung peningkatan layanan perkeretaapian. Menurut […]

    Bagikan
  • Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng

    Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga binaan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti makan bersama usai pelaksanaan Sholat Idul Adha Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut digelar di lingkungan lapas dengan menu pecel dan telur yang disajikan secara prasmanan. Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan kegiatan makan bersama merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan antara petugas […]

    Bagikan
  • Tragis, Bocah 9 Tahun di Ponorogo Meninggal Tertimpa Tembok Saat Bermain Petak Umpet

    Tragis, Bocah 9 Tahun di Ponorogo Meninggal Tertimpa Tembok Saat Bermain Petak Umpet

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib tragis dialami R, bocah berusia sembilan tahun di Desa Ketonggo, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Korban meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan tembok kamar mandi yang sudah lama tidak digunakan saat bermain petak umpet, Minggu (6/9/2026) siang. Peristiwa tersebut bermula ketika R bersama tiga temannya bermain petak umpet. Saat permainan berlangsung, korban […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Pelatihan Kerja, Upaya Tekan Pengangguran 19 Ribu Warga

    Pemkab Madiun Genjot Pelatihan Kerja, Upaya Tekan Pengangguran 19 Ribu Warga

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengambil langkah cepat dan terukur untuk menekan angka pengangguran yang masih tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mencatat tingkat pengangguran terbuka di Bumi Kampung Pesilat mencapai 4,34 persen atau setara 19.285 jiwa pada akhir 2024. Merespons kondisi ini, Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo […]

    Bagikan
  • Jembatan Ambrol di Madiun Akhirnya Ditangani, Target 3 Pekan Bisa Dilalui

    Jembatan Ambrol di Madiun Akhirnya Ditangani, Target 3 Pekan Bisa Dilalui

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai melakukan penanganan darurat terhadap jembatan ambrol di Desa Glonggong, Dusun Plumpung, Kecamatan Balerejo. Infrastruktur vital yang sempat memutus akses warga itu ditargetkan bisa kembali difungsikan dalam waktu dekat, meski dengan keterbatasan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
  • 1.823 Honorer Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

    1.823 Honorer Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harapan ribuan tenaga honorer di Ponorogo akhirnya terwujud. Sebanyak 1.823 orang dipastikan segera berubah status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Jumlah tersebut sudah diverifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) setelah diusulkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo. Dengan begitu, para honorer yang sebelumnya gagal […]

    Bagikan
expand_less