Berita Terkini
Trending Tags

Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 137
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan cek stok LPG bersubsidi di wilayah Kabupaten Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Polres Magetan terus memperketat pengawasan terhadap stok dan distribusi LPG bersubsidi di wilayah Kabupaten Magetan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan sekaligus mencegah adanya praktik kecurangan di tingkat agen maupun pangkalan.

Melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Polsek jajaran, petugas melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi. Pengecekan difokuskan pada ketersediaan stok serta kesesuaian mekanisme penyaluran agar tetap mengikuti aturan yang berlaku.

Selain pengawasan, aparat kepolisian juga aktif memberikan imbauan kepada agen dan pangkalan LPG agar tidak melakukan penimbunan maupun penyaluran di luar ketentuan. Upaya ini dinilai penting guna menjaga stabilitas pasokan dan menghindari keresahan masyarakat.

Kasi Humas Polres Magetan, Iptu Indra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk langkah preventif untuk memastikan distribusi LPG berjalan dengan baik. Ia menegaskan, pihaknya rutin melakukan pemantauan agar stok tetap tersedia dan penyaluran tepat sasaran sesuai kebijakan pemerintah.

“Pengawasan kami lakukan secara berkala di lapangan, dengan memastikan langsung kondisi stok di agen maupun pangkalan. Tujuannya agar tidak terjadi kekurangan pasokan dan distribusinya benar-benar sesuai aturan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan adanya pelanggaran. Menurutnya, segala bentuk kecurangan dalam distribusi LPG akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami ingatkan kepada seluruh pelaku usaha agar tidak bermain-main dengan distribusi LPG bersubsidi. Jika ada yang terbukti melakukan pelanggaran, tentu akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Polres Magetan juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penimbunan, penyimpangan distribusi, maupun tindakan mencurigakan lainnya melalui aparat setempat atau Call Center Polri 110.

Dengan sinergi antara kepolisian, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan distribusi LPG di Kabupaten Magetan dapat berjalan lancar, merata, dan bebas dari praktik kecurangan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hingga semester pertama 2025 berakhir, Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada di bawah 50 persen. Data per 30 Juni menunjukkan, pendapatan daerah baru mencapai 49,39 persen, sementara realisasi belanja tercatat 40,03 persen. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, […]

    Bagikan
  • Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Layanan kereta api (KA) lokal BIAS dari Stasiun Caruban menunjukkan tren positif sejak pertama kali beroperasi pada 17 Agustus 2025. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat, okupansi penumpang cukup tinggi selama sebulan pertama. “Dalam periode 17 Agustus hingga 16 September 2025, jumlah okupansi keberangkatan dan kedatangan […]

    Bagikan
  • Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Ngawi, Pohon Tumbang Picu Kemacetan Total

    Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Ngawi, Pohon Tumbang Picu Kemacetan Total

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu (11/4/2026) sore. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan rusak serta pohon tumbang di beberapa titik. Salah satu lokasi terdampak berada di Desa Klitik, Kecamatan Geneng. Pohon berukuran besar yang tumbang menutup jalan provinsi penghubung Ngawi–Maospati–Magetan. Akibatnya, arus […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
  • Seni Gembrung Dilestarikan Lewat Festival dan Pelatihan di Kota Madiun

    Seni Gembrung Dilestarikan Lewat Festival dan Pelatihan di Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seni tradisional Gembrung yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus dijaga kelestariannya di Kota Madiun. Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Madiun berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya tersebut melalui berbagai program pelatihan dan pemberian bantuan alat kesenian. “Kami telah mengadakan pelatihan seni Gembrung […]

    Bagikan
  • Pelajar SMK di Magetan Ditemukan Tewas di Bengawan Madiun, Diduga Terjun dari Jembatan

    Pelajar SMK di Magetan Ditemukan Tewas di Bengawan Madiun, Diduga Terjun dari Jembatan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Seorang pelajar SMK di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjun ke Sungai Bengawan Madiun dari Jembatan Ngujur, Desa Gorang Gareng Taji, Kecamatan Nguntoronadi Kamis (23/4/2026). Korban diketahui bernama Davin Andriano Mustaqin (19), warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran. Peristiwa tersebut terungkap pada Rabu (22/4/2026), dan sempat mengundang perhatian […]

    Bagikan
expand_less