Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 535
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga berdatangan ke kediaman Sugeng Riyanto, seorang pemulung asal Desa Purwosari, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sugeng Riyanto (49), seorang pemulung asal Desa Purwosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan, mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu menyentuh. Kamis (11/09/2025) pagi, ia ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertunduk, masih memeluk karung rosok yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya.

Suparman (65), tetangga yang pertama kali mendengar suara keras sekitar pukul 09.30 WIB, masih teringat jelas momen itu.

“Saya keluar rumah setelah dengar suara ‘braakkk’. Begitu dilihat, beliau sudah tertelungkup sambil memeluk karung rosoknya. Kami mencoba memastikan bersama warga, tapi ternyata beliau sudah tidak bernyawa,” kenangnya dengan mata berkaca-kaca.

Pemandangan tersebut membuat warga yang berdatangan terdiam. Sugeng, yang kesehariannya dikenal ramah, berpulang dengan membawa karung yang menjadi simbol kerja kerasnya.

Tim medis dari Puskesmas Candirejo bersama Unit Identifikasi Polres Magetan segera melakukan pemeriksaan di lokasi. Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kesimpulannya, beliau meninggal akibat sakit mendadak. Tidak ada indikasi tindak pidana. Jenazah sudah kami serahkan ke pihak keluarga,” jelasnya.

Bagi warga sekitar, Sugeng adalah pribadi sederhana. Ia selalu menyapa sambil menenteng karung besar berisi rosok. Kehilangan itu dirasakan betul oleh Brilliansya Risang Bagus (33), yang ikut menolong saat kejadian.

“Beliau tidak pernah mengeluh. Orangnya ramah dan pekerja keras. Rasanya berat sekali melihat beliau pergi masih dengan karung rosok di pelukannya. Itu seakan menegaskan perjuangan hidup yang beliau jalani,” ucapnya lirih.

Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, juga turut menyampaikan rasa belasungkawa.

“Ini kejadian yang menyayat hati. Almarhum wafat saat berusaha mencari nafkah, dengan karung rosok yang tak pernah lepas dari kehidupannya. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Kapolsek.

Image Not Found
Sugeng Riyanto meninggal dunia dalam posisi tertunduk, masih memeluk karung rosok, Foto : Ilustrasi/Kusnanto – Sinergia

Kini, karung rosok yang selalu setia menemani Sugeng menjadi saksi bisu akhir perjuangan seorang ayah, seorang pekerja keras, yang berpulang dengan cara begitu mengharukan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopimcam Geger Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Wilayah Bareng Pesilat

    Forkopimcam Geger Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Wilayah Bareng Pesilat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Geger, Kabupaten Madiun, menggelar pertemuan rutin guna memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan yang diikuti para kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perwakilan komunitas Kampung Pesilat itu juga menjadi upaya mendukung visi Pemerintah Kabupaten Madiun, yakni […]

    Bagikan
  • Mobil Espas Tiba-Tiba Terbakar di Ponorogo, Pemilik Luka Bakar Saat Berusaha Padamkan Api

    Mobil Espas Tiba-Tiba Terbakar di Ponorogo, Pemilik Luka Bakar Saat Berusaha Padamkan Api

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah minibus jenis Espas terbakar di Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan pemilik kendaraan mengalami luka bakar saat berusaha memadamkan api. Korban diketahui bernama Sunardi (54). Ia sempat mendapatkan perawatan di RS Yasfin Gontor Ponorogo akibat luka bakar di bagian […]

    Bagikan
  • Dampak TKD Dipangkas, Pasokan Obat Suportif Posyandu di Magetan Berkurang

    Dampak TKD Dipangkas, Pasokan Obat Suportif Posyandu di Magetan Berkurang

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat mulai berdampak pada dukungan pembiayaan layanan Posyandu di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Salah satu dampaknya adalah berkurangnya pasokan obat-obatan suportif, seperti vitamin dan suplemen, yang selama ini menunjang kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat. Meski ruang fiskal semakin terbatas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan memastikan kegiatan […]

    Bagikan
  • Remaja 14 Tahun di Ngawi Tewas Usai Terserat Arus DAM Teguhan

    Remaja 14 Tahun di Ngawi Tewas Usai Terserat Arus DAM Teguhan

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Nasib naas dialami Rifky Nur saat bermain dan mandi di DAM sungai Andong Desa Kecamatan Paron Ngawi bersama 2 rekannya Asyraf Khairul Azam (13), dan Dimas Subuh Pamungkas (11) pada Senin (12/05/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Tiba-tiba arus semakin deres menyeret ketiga 3 remaja itu. 2 rekannya selamat namun tidak dengan […]

    Bagikan
  • Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua remaja asal Kabupaten Bojonegoro harus berurusan dengan Satpol PP Ngawi setelah ketahuan bermesraan di kawasan Alun-alun Merdeka, Senin (15/09/2025) pagi. Keduanya, yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, diamankan petugas usai mendapat laporan dari masyarakat. Perilaku mereka dinilai tidak pantas dilakukan di ruang publik. Saat diamankan, keduanya masih mengenakan seragam […]

    Bagikan
  • Meriahnya Lomba Masak Nasi Goreng Berkostum Unik di Ponorogo

    Meriahnya Lomba Masak Nasi Goreng Berkostum Unik di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Meskipun bulan Agustus telah berakhir, semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia masih terasa di Kabupaten Ponorogo. Warga di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, menggelar lomba memasak nasi goreng dengan tema pejuang, Senin (01/09/2025) malam. Kegiatan yang diinisiasi pemuda-pemudi lingkungan Mayak itu diawali dengan atraksi drama perjuangan kemerdekaan. Kemudian dilanjutkan dengan […]

    Bagikan
expand_less