Berita Terkini
Trending Tags

Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga berdatangan ke kediaman Sugeng Riyanto, seorang pemulung asal Desa Purwosari, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sugeng Riyanto (49), seorang pemulung asal Desa Purwosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan, mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu menyentuh. Kamis (11/09/2025) pagi, ia ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertunduk, masih memeluk karung rosok yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya.

Suparman (65), tetangga yang pertama kali mendengar suara keras sekitar pukul 09.30 WIB, masih teringat jelas momen itu.

“Saya keluar rumah setelah dengar suara ‘braakkk’. Begitu dilihat, beliau sudah tertelungkup sambil memeluk karung rosoknya. Kami mencoba memastikan bersama warga, tapi ternyata beliau sudah tidak bernyawa,” kenangnya dengan mata berkaca-kaca.

Pemandangan tersebut membuat warga yang berdatangan terdiam. Sugeng, yang kesehariannya dikenal ramah, berpulang dengan membawa karung yang menjadi simbol kerja kerasnya.

Tim medis dari Puskesmas Candirejo bersama Unit Identifikasi Polres Magetan segera melakukan pemeriksaan di lokasi. Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kesimpulannya, beliau meninggal akibat sakit mendadak. Tidak ada indikasi tindak pidana. Jenazah sudah kami serahkan ke pihak keluarga,” jelasnya.

Bagi warga sekitar, Sugeng adalah pribadi sederhana. Ia selalu menyapa sambil menenteng karung besar berisi rosok. Kehilangan itu dirasakan betul oleh Brilliansya Risang Bagus (33), yang ikut menolong saat kejadian.

“Beliau tidak pernah mengeluh. Orangnya ramah dan pekerja keras. Rasanya berat sekali melihat beliau pergi masih dengan karung rosok di pelukannya. Itu seakan menegaskan perjuangan hidup yang beliau jalani,” ucapnya lirih.

Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, juga turut menyampaikan rasa belasungkawa.

“Ini kejadian yang menyayat hati. Almarhum wafat saat berusaha mencari nafkah, dengan karung rosok yang tak pernah lepas dari kehidupannya. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Kapolsek.

Image Not Found
Sugeng Riyanto meninggal dunia dalam posisi tertunduk, masih memeluk karung rosok, Foto : Ilustrasi/Kusnanto – Sinergia

Kini, karung rosok yang selalu setia menemani Sugeng menjadi saksi bisu akhir perjuangan seorang ayah, seorang pekerja keras, yang berpulang dengan cara begitu mengharukan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musim kemarau basah yang masih berlangsung pada September 2025 berdampak signifikan pada produksi tembakau di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Curah hujan yang tidak menentu membuat kualitas daun tembakau menurun sehingga harga jualnya ikut tertekan. Sejumlah petani mengeluhkan hasil panen kali ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Wariyem, petani […]

    Bagikan
  • Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepinya lantai dua Pasar Baru Magetan tidak hanya merugikan pedagang, tetapi juga berdampak pada capaian retribusi daerah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan mengaku sudah berulang kali melayangkan teguran kepada pedagang, namun penertiban kios terbengkalai terbentur aturan. Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menjelaskan bahwa seluruh kios (bedak) di Pasar […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Sahkan PAPBD 2025 dengan Defisit Rp. 109,6 Miliar

    DPRD Magetan Sahkan PAPBD 2025 dengan Defisit Rp. 109,6 Miliar

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun Anggaran 2025. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna pada Selasa (30/9/2025), meski dalam dokumen anggaran masih tercatat defisit sebesar Rp109,6 miliar. Berdasarkan ringkasan dokumen, pendapatan daerah setelah perubahan mencapai Rp1,98 triliun atau turun […]

    Bagikan
  • Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

    Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Belasan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi demonstrasi menuntut Kepala Desa Sidoharjo, Brian Handika, mundur dari jabatannya. Kades dan seorang perangkat desa, Bima Prasetyo diduga terlibat dalam tindak pidana penggelapan aset desa. Mereka dituding menggadaikan kendaraan dinas desa, sepeda motor berplat merah AE 2779 SP, senilai Rp […]

    Bagikan
  • Dua Ular Bersarang di Gudang Rumah Warga, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi photo_camera 3

    Dua Ular Bersarang di Gudang Rumah Warga, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda penghuni rumah milik Arif Nugroho di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Magetan. Hal itu setelah seekor ular tiba-tiba ditemukan di dalam gudang penyimpanan barang. Penemuan tersebut bermula saat adik penghuni rumah hendak ke kamar mandi dan melihat sosok yang dikira tokek. Namun setelah dicek justru tampak seekor ular berukuran cukup […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

    Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memilih bersikap hati-hati dalam menanggapi polemik tambang galian C milik PT Anugrah Karya Pasti di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Aktivitas tambang tersebut menjadi sorotan publik setelah tebing setinggi belasan meter longsor dan menewaskan satu orang sopir truk beberapa waktu lalu. Gubernur Jawa Timur, Khofifah […]

    Bagikan
expand_less