Berita Terkini
Trending Tags

Dikbud Madiun Kawal Implementasi Selamat Asri di Sekolah, Bentuk Tim Kober untuk Monitoring

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, mengatakan pihaknya akan kawal budaya bersih di lingkungan pendidikan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun  – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun mengawal pelaksanaan program Selamat Asri (Selasa Jumat Aman, Sehat, Resik, Indah) di seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP. Program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang disinkronkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Madiun Nomor 11 Tahun 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, mengatakan pihaknya langsung mengimplementasikan program tersebut ke seluruh sekolah sebagai bagian dari upaya membangun budaya lingkungan bersih dan sehat.

“Selamat Asri ini program strategis nasional, dan kami menindaklanjuti melalui Perbup Nomor 11 Tahun 2026. Maka dari itu, seluruh satuan pendidikan kami dorong untuk melaksanakan gerakan ini,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Selamat Asri di sekolah tidak dianggap sebagai program baru, melainkan penguatan dari kebiasaan yang telah berjalan. Program ini juga selaras dengan visi-misi Pemerintah Kabupaten Madiun, yakni “Bersahaja”.

“Ini bukan habit baru, tapi memaksimalkan apa yang sudah ada. Jadi lebih ke penguatan dan konsistensi,” jelasnya.

Dalam implementasinya, Dikbud memberikan keleluasaan kepada masing-masing sekolah untuk berinovasi sesuai karakteristik dan potensi wilayah. Setiap satuan pendidikan memiliki pendekatan berbeda, mulai dari berbasis religius, pemberdayaan UMKM, hingga penguatan vokasi.

“Setiap sekolah punya karakter unik. Ada yang berbasis religius, ada yang fokus ke UMKM, ada juga yang ke vokasi. Kami bebaskan mereka mengekspresikan Selamat Asri sesuai kebutuhan,” tambah Agus.

Untuk memastikan program berjalan efektif, Dikbud Kabupaten Madiun membentuk Tim Komunikasi Bersahaja (Kober) yang bertugas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala.

Tim ini terdiri dari berbagai unsur di lingkungan Dikbud, mulai dari bidang PAUD, SD, SMP, ketenagaan, kebudayaan, hingga kesekretariatan yang menjadi motor utama dalam pengawasan.

“Tim Kober ini kami turunkan untuk monitoring secara melekat. Ini bentuk tanggung jawab kami agar program berjalan efektif,” tegasnya.

Agus menambahkan, pengawasan tidak dilakukan secara mendadak, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan dan dilakukan secara terencana.

Dengan langkah tersebut, Dikbud Kabupaten Madiun optimistis program Selamat Asri dapat berjalan optimal dan menjadi budaya positif di lingkungan pendidikan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menikmati Suasana Sejuk dan Asri di Taman Hutan Kota Madiun

    Menikmati Suasana Sejuk dan Asri di Taman Hutan Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Taman Hutan Kota berfungsi sebagai ruang hijau yang memberikan ketenangan di tengah kepadatan kota. Selain memperindah pemandangan, taman ini juga penting untuk menjaga kualitas udara dan lingkungan. Terletak di Jl. Basuki Rahmad, Madiun, Jawa Timur, taman ini memiliki luas sekitar 16.240 m². Berada di lokasi strategis dekat Terminal Purboyo, taman […]

    Bagikan
  • Wagiyem, Nenek 66 Tahun Asal Magetan yang Bertahan dengan Keset Sabut Kelapa

    Wagiyem, Nenek 66 Tahun Asal Magetan yang Bertahan dengan Keset Sabut Kelapa

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di sebuah sudut Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tangan renta seorang nenek tampak lincah memilin sabut kelapa. Ia adalah Wagiyem (66), sosok pekerja keras yang tetap produktif di usia senjanya. Dengan ketelatenan dan kesabaran, Wagiyem menenun helai demi helai sabut kelapa menjadi keset kaki tradisional — warisan turun-temurun […]

    Bagikan
  • Diduga PADes Bocor, Ratusan Warga Dempelan Tuntut Bendahara Desa Mundur

    Diduga PADes Bocor, Ratusan Warga Dempelan Tuntut Bendahara Desa Mundur

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Dempelan menggelar aksi protes di kantor Desa Dempelan, Kabupaten Madiun, Kamis (28/08/2025). Massa menuntut transparansi pengelolaan keuangan desa dan mendesak Bendahara Desa sekaligus Kaur Keuangan, Tatik Puji Rahayu, mundur dari jabatannya. Unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan ketat aparat TNI/Polri dari Polres Madiun. Hanya […]

    Bagikan
  • Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun — Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu (27/4/2025). Seorang bocah laki-laki, RYA (11), siswa kelas IV SD Negeri Tulung, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di bekas galian C milik warga setempat. Kapolsek Saradan, AKP Koco Widodo, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di […]

    Bagikan
  • Sarasehan BST di Muneng, Bupati Madiun Dorong Warga Perkuat Gotong Royong dan Akses Layanan Publik

    Sarasehan BST di Muneng, Bupati Madiun Dorong Warga Perkuat Gotong Royong dan Akses Layanan Publik

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menyelenggarakan rangkaian Bakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng pada 26–27 November 2025. Program yang menjadi agenda rutin ini diarahkan untuk membuka akses layanan publik langsung ke warga, sekaligus mempertemukan masyarakat dengan pemangku kebijakan tanpa perantara. Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, dan […]

    Bagikan
  • Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria asal Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, M. Mulyanto (51), kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah kedapatan memberikan laporan palsu ke polisi. Yang bersangkutan sebelumnya mengaku menjadi korban perampokan saat membawa uang selamatan sebesar Rp. 12,4 juta. Namun, belakangan terungkap, uang tersebut justru ia habiskan untuk […]

    Bagikan
expand_less