Berita Terkini
Trending Tags

Luncurkan Selamat Asri, Pemkab Madiun Sinkronkan Program Kebersihan dengan Instruksi Presiden Prabowo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 771
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun mengimplementasikan Program Selamat Asri dimulai dari lingkungan Sekolah. (17/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mengakselerasi gerakan lingkungan bersih, sehat, dan rapi melalui program Selamat Asri (Selasa Jumat Aman Sehat Resik Indah). Program ini menjadi tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong terciptanya budaya hidup bersih secara serentak di seluruh Indonesia.

Langkah tersebut juga diselaraskan dengan visi daerah “MADIUN BERSAHAJA” Kabupaten Madiun (Bersih, Sehat, dan Sejahtera) yang diusung Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi.

Dengan bersepeda mulai dari Pendopo Muda graha berkeliling ke kampung – kampung di wilayah Kecamatan Jiwan.  Rombongan pejabat Pemkab Madiun tersebut melihat langsung kondisi lingkungan masyarakat di tingkat bawah.

Peluncuran program ditandai dengan apel “Selamat Asri” di SDN 1 dan 2 Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus menjadi titik awal implementasi gerakan di sektor pendidikan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, regulasi telah diperkuat melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Gerakan Selasa Jumat Bersih.

“Ini sudah linear dengan visi Kabupaten Madiun. Kita tinggal implementasi melalui kegiatan rutin setiap Selasa dan Jumat agar lingkungan menjadi bersih, sehat, dan nyaman,” ujar Hari.

Pemerintah daerah menjadikan lingkungan sekolah sebagai titik awal pelaksanaan program. Kehadiran bupati dan rombongan di SDN Kincang Wetan diharapkan menjadi dorongan bagi siswa dan tenaga pendidik untuk aktif menjaga kebersihan, baik di sekolah maupun di rumah.

Dalam kegiatan tersebut, bupati juga turun langsung membersihkan area di depan sekolah sebagai bentuk edukasi dan contoh nyata kepada masyarakat.

Meski dimulai dari sektor pendidikan, program Selamat Asri tidak terbatas di sekolah saja. Pemerintah memberikan fleksibilitas kepada setiap lembaga untuk menentukan hari pelaksanaan, baik Selasa maupun Jumat.

“Tidak hanya di sekolah, tapi juga di kantor, desa, RT, RW, semuanya harus melaksanakan kegiatan bersih-bersih,” tegasnya.

Image Not Found
Bupati dan Wakil Bupati ajak siswa dan tenaga pendidik untuk aktif menjaga kebersihan, (17/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Selain launching, rombongan juga meninjau pelaksanaan program di SMPN 1 Jiwan. Dari hasil pemantauan, masih ditemukan sejumlah persoalan kebersihan, seperti tempat penampungan sampah yang berada di depan sekolah hingga mengganggu estetika lingkungan.

Tak hanya itu, ditemukan pula saluran selokan dan gorong-gorong yang tersumbat sampah. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti berkembangnya jentik nyamuk hingga risiko banjir.

Pemerintah mengingatkan pentingnya penanganan bersama terhadap persoalan tersebut, terutama menjelang musim kemarau yang rawan memicu penyebaran penyakit.

Pemkab Madiun berharap tercipta kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Kalau badan kita sehat, lingkungan bersih, maka masyarakat yang kita layani juga akan merasa nyaman,” ujar Hari Wuryanto

Dengan adanya sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Madiun menargetkan gerakan ini dapat berjalan berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari lingkungan pendidikan hingga tingkat desa dan permukiman. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

    Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Sarangan, Kabupaten Magetan, Rabu petang (31/12/2025). Sebuah sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah Karanganyar menuju Sarangan diduga mengalami rem blong saat melewati turunan tajam kawasan Lawu Green Forests (LGF). Motor tersebut kemudian menghantam mobil Honda Mobilio yang datang dari arah berlawanan. Peristiwa […]

    Bagikan
  • Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko Digugat Mantan Kepala DLH, Tuntut Ganti Rugi Rp. 1 Miliar

    Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko Digugat Mantan Kepala DLH, Tuntut Ganti Rugi Rp. 1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo non aktif Sugiri Sancoko digugat seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Gugatan tersebut diajukan Gulang Winarno, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang menilai keputusan Bupati menjatuhkan sanksi pembebasan jabatan selama 12 bulan tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan cacat prosedur. Sidang kedua perkara […]

    Bagikan
  • Periksa 2 Orang Terkait Benda Mencurigakan, Kapolres Madiun : Isi Kardus Itu Petasan

    Periksa 2 Orang Terkait Benda Mencurigakan, Kapolres Madiun : Isi Kardus Itu Petasan

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Polres Madiun bersama tim Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang yang berkaitan dengan benda mencurigakan diduga berisi bahan peledak menyerupai bom. Diketahui, benda mencurigakan itu ditemukan di sekitar Exit Tol Dumpil Kecamatan/Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Tim Gegana […]

    Bagikan
  • Penyelidikan Dugaan Kekerasan terhadap Bayi di Magetan Dihentikan, Keluarga dan Tim Hukum Ajukan Pertanyaan

    Penyelidikan Dugaan Kekerasan terhadap Bayi di Magetan Dihentikan, Keluarga dan Tim Hukum Ajukan Pertanyaan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kepolisian Resor (Polres) Magetan memutuskan menghentikan penyelidikan kasus dugaan kekerasan terhadap seorang bayi setelah dilakukan gelar perkara pada 6 Mei 2026. Keputusan tersebut menuai respons dari pihak pelapor yang menilai masih terdapat sejumlah hal krusial yang perlu dikaji lebih mendalam. Tim kuasa hukum pelapor menyatakan tetap menghormati kewenangan aparat kepolisian dalam […]

    Bagikan
  • Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

    Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 31 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Magetan mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan pejabat struktural yang dipastikan tidak akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama masa cuti. Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan, total jemaah […]

    Bagikan
  • Warga Lapor Dinsos Pencairan Bansos Diblokir, Diduga Terlibat Judi Online

    Warga Lapor Dinsos Pencairan Bansos Diblokir, Diduga Terlibat Judi Online

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sejumlah warga Kabupaten Ngawi mendadak tidak dapat mencairkan dana bantuan sosial (Bansos) yang rutin mereka terima. Setelah penelusuran oleh Dinas Sosial (Dinsos) setempat, diketahui sebagian dari penerima bantuan terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online. Akibatnya, data mereka secara otomatis diblokir oleh sistem Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Fenomena ini muncul dalam beberapa […]

    Bagikan
expand_less