Berita Terkini
Trending Tags

Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 521
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Desa Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Sukarno, tinjau lokasi galian C yang memakan korban jiwa. (14/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Tragedi kembali terjadi di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Bekas tambang galian C yang tak kunjung direklamasi kembali memakan korban jiwa. Total sudah dua anak meninggal dunia akibat lokasi berbahaya yang dibiarkan terbuka tanpa penanganan serius.

Warga pun geram. Mereka menilai pemerintah desa terkesan abai meski peringatan sudah berulang kali disampaikan.

Maridi, salah satu warga, mengungkapkan bahwa insiden ini bukan kejadian pertama. Ia menegaskan, masyarakat sudah lama meminta tindakan tegas, namun hingga kini belum ada langkah konkret dari pihak terkait.

“Sudah dua kali memakan korban jiwa. Kami minta segera ditutup, diratakan, dan diuruk agar tidak membahayakan lagi,” tegasnya.

Menurut Maridi, meskipun pemerintah desa sempat memberikan peringatan, kondisi di lapangan tetap dibiarkan tanpa penyelesaian menyeluruh. Hal itu membuat lokasi bekas galian masih menjadi ancaman serius, terutama bagi anak-anak.

Keresahan serupa disampaikan Karjito, warga lainnya. Ia menyoroti fakta bahwa korban yang jatuh seluruhnya adalah anak-anak.

“Sudah dua kali makan korban, semuanya anak-anak. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diuruk,” ujarnya prihatin.

Image Not Found
Warga Desa Tulung protes karena galian C tersebut telah makan dua korban jiwa. Foto : Tova-Sinergia

Sementara itu, Kepala Desa Tulung, Sukarno, menjelaskan bahwa lahan bekas galian tersebut merupakan milik warga bernama Sunarto. Ia menyebut aktivitas tambang sebelumnya dikelola oleh pihak pengembang, Bambang dan Toha.

Sukarno mengakui bahwa sempat ada upaya reklamasi, namun hanya berlangsung sementara sebelum aktivitas penggalian kembali terjadi. Pihak desa, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pengelola tambang agar segera melakukan reklamasi sesuai harapan warga.

“Kami sudah menghubungi pihak pengembang agar segera melakukan reklamasi supaya lahan bisa dimanfaatkan dengan baik dan tidak membahayakan,” jelasnya.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya tindakan nyata di lokasi. Warga pun mendesak pemerintah daerah turun tangan dan mengambil langkah tegas sebelum korban kembali berjatuhan.

Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat potensi bahaya yang terus mengintai di tengah permukiman. Warga berharap tragedi serupa tidak kembali terulang hanya karena lambannya penanganan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Bakal Jadikan PSC Kawasan Bebas Asap Rokok

    Pemkot Madiun Bakal Jadikan PSC Kawasan Bebas Asap Rokok

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun berencana menjadikan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai kawasan tanpa asap rokok pada 2026 mendatang. Kebijakan ini digagas untuk menjaga kebersihan, kesehatan, sekaligus kenyamanan pengunjung di pusat wisata kota tersebut. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kebebasan merokok tetap dihormati, namun harus dilakukan di lokasi khusus. “Silakan merokok, […]

    Bagikan
  • Tabrak Truk Parkir Pemotor Tewas

    Tabrak Truk Parkir Pemotor Tewas

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang pengendara sepeda motor di Ngawi tewas usai menabrak truk yang sedang parkir. Kejadian kecelakaan tersebut terjadi di jalan Ring Road Timur masuk Desa Kartoharjo, Kecamatan, Kabupaten Ngawi, pada Senin (23/12/2024) malam. Korban diketahui bernama Yanik Dewi Rasitriana (31) tahun warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman. Korban mengalami luka cukup parah […]

    Bagikan
  • Ini Penampilan SMAN 1 Maospati Dalam Pawai Budaya Magetan 2025

    Ini Penampilan SMAN 1 Maospati Dalam Pawai Budaya Magetan 2025

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemeriahan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia berlangsung semarak di Kabupaten Magetan. Pawai Budaya Magetan 2025 dengan mengusung tema “Magetan Gemah Ripah Loh Jinawi, Indonesia Hanjayeng Mukti”, kegiatan ini menampilkan kekayaan seni dan budaya, Sabtu (23/8/2025)  SMA Negeri 1 Maospati menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian masyarakat dan tamu undangan. […]

    Bagikan
  • Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapatkan alokasi 3.500 dosis vaksin dari pemerintah pusat untuk menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Supriyanto, mengatakan vaksin ini diprioritaskan untuk ternak sehat di zona hijau, seperti Kecamatan Sooko, Ngebel, Balong, Sukorejo, Pulung, dan Slahung. “Intinya, ternak […]

    Bagikan
  • Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

    Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur sipil negara di Kabupaten Magetan memasuki fase penting jelang akhir 2025. Ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan, sementara masyarakat masih bertanya-tanya soal kapan formasi CPNS 2026 akan dibuka. Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, tahun anggaran 2025 memuat […]

    Bagikan
  • Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Sinergia | Bangkalan – PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani di Jawa Timur sejak hari pertama 2026. Sejumlah petani tercatat telah melakukan penebusan pupuk hanya beberapa menit setelah pergantian tahun, menandai kesiapan distribusi pupuk subsidi sejak awal tahun. Petani yang berhasil menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2026 berasal dari sejumlah […]

    Bagikan
expand_less