Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Genjot Program Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 269
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Suwarno, menegaskan bahwa penanganan sampah harus dimulai dari rumah tangga, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun semakin serius membenahi sistem pengelolaan sampah dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sekaligus Kepala Bappelitbangda Kota Madiun, Suwarno, menegaskan bahwa penanganan sampah harus dimulai dari hulu, yakni rumah tangga.

“Setiap keluarga wajib memilah sampah sebelum dibuang ke TPS. Pemilahan sejak dari sumber akan memudahkan proses pengelolaan berikutnya,” ujar Suwarno, Selasa (23/09/2025).

Saat ini, di seluruh TPS sudah terbentuk 36 kelompok masyarakat (pokmas) yang berperan penting dalam mengelola sampah. Pokmas tersebut bertugas memilah sampah bernilai ekonomi untuk didaur ulang, sekaligus memisahkan sampah yang harus dimusnahkan.

Suwarno menyebutkan, dana lingkungan RT sebesar Rp. 10 juta yang selama ini difokuskan untuk perbaikan saluran, ke depan bisa dialihkan sebagian untuk mendukung pengelolaan sampah.

“Dana itu bisa digunakan untuk fasilitas umum, termasuk sarana pengolahan sampah,” jelasnya.

DLH juga menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk menghitung kebutuhan kapasitas insinerator di tiap TPS. Hasil kajian diperkirakan rampung akhir September atau awal Oktober 2025 dan akan menjadi dasar pengadaan insinerator sesuai volume sampah yang masuk.

Lebih lanjut, mulai 2026 Pemkot Madiun berencana memperluas penggunaan dana lingkungan di tingkat RT. Jika sebelumnya hanya difokuskan untuk pembangunan fisik seperti saluran, ke depan juga diarahkan untuk kegiatan sanitasi dan pengelolaan sampah.

“RT harus aktif mendukung bank sampah maupun program pemilahan sejak dari rumah,” tegas Suwarno.

Ia menambahkan, keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan warga. Nantinya, petugas hanya akan mengangkut sampah yang sudah dipilah. Sampah organik bisa diolah menjadi maggot bernilai jual, sedangkan sampah yang tidak bisa dimanfaatkan akan dibakar.

Suwarno optimistis konsep ini dapat menjadi model nasional. “Penerapan di Madiun sudah menunjukkan hasil positif. Bahkan ketika saya paparkan di KPK, mereka mengakui konsep ini baru ada di Kota Madiun,” ungkapnya.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Gabungan di Dolopo Jaring 76 Pelanggar, Belasan Kendaraan Diamankan

    Operasi Gabungan di Dolopo Jaring 76 Pelanggar, Belasan Kendaraan Diamankan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Operasi gabungan pemeriksaan kendaraan di Jalan Raya Dolopo, Kabupaten Madiun menjaring sebanyak 76 pelanggar. Mayoritas pelanggaran oleh kendaraan roda dua, termasuk pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen maupun memiliki tunggakan pajak kendaraan.Operasi tersebut melibatkan personel Satuan Lalu Lintas Polres Madiun, Dinas Perhubungan, Bapenda Jawa Timur, serta Polisi Militer. Pemeriksaan dilakukan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Targetkan Angka Harapan Hidup di Angka 80 Tahun

    Pemkot Madiun Targetkan Angka Harapan Hidup di Angka 80 Tahun

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP & PA) Kota Madiun menggelar kegiatan senam bersama dalam rangka memperingati Hari Lansia. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 2.436 lansia dari seluruh wilayah Kota Madiun, Selasa (28/05/2025). Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Wali Kota […]

    Bagikan
  • Arumi Bachsin Apresiasi Kinerja PKK Magetan, Tekankan Gotong Royong sebagai Kunci Turunkan Stunting

    Arumi Bachsin Apresiasi Kinerja PKK Magetan, Tekankan Gotong Royong sebagai Kunci Turunkan Stunting

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, melakukan kunjungan dalam agenda “Petik Hasil Kampung Aku Hatinya PKK” di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan Rabu (03/12/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum menyampaikan pesan penting terkait ketahanan pangan keluarga dan keberhasilan Magetan dalam menekan angka stunting. Arumi menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Hutan Dolopo Giliran Jadi Sasaran Blandong Kayu, Polisi Amankan 1 Tersangka

    Hutan Dolopo Giliran Jadi Sasaran Blandong Kayu, Polisi Amankan 1 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Kawasan hutan di wilayah Kabupaten Madiun bagian selatan kembali menjadi sasaran para blandong kayu. Baru-baru ini salah satu kawasan hutan di Dolopo dijarah pencuri kayu. Terduga pelaku berhasil ditangkap Polisi Hutan Mobile (Polhutmob) Perum Perhutani KPH Madiun di jalan turut desa masuk Desa Doho pada Jumat (07/03/2025) malam. Kasi Humas […]

    Bagikan
  • Clash of Champion 2026 Siap Guncang Kota Madiun, Petinju Jatim hingga Jogja Bakal Bertarung

    Clash of Champion 2026 Siap Guncang Kota Madiun, Petinju Jatim hingga Jogja Bakal Bertarung

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Madiun bersiap menggelar Clash of Champion 2026 Open Tournament Piala Wali Kota Madiun pada 16–18 Juli 2026. Kejuaraan tinju tersebut akan menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Madiun ke-108. Direncanakan event olahraga itu digelar di kawasan Alun-Alun Kota Madiun dengan […]

    Bagikan
  • Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah 13 tahun berstatus buron, seorang terpidana kasus korupsi di Kabupaten Ngawi akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan. Terpidana bernama Musyafak Choirudin (MC) itu diamankan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri Ngawi di wilayah Surabaya. Saat diringkus, MC diketahui bekerja sebagai sopir taksi online. Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, […]

    Bagikan
expand_less