Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 271
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Bersama Bea Cukai Madiun menggelar sosialisasi tentang cukai, Foto : Jepretan Gambar – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemberantasan rokok ilegal di wilayah Kota Madiun terus digencarkan. Hal itu menyikapi data tahun 2024, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madiun berhasil menggagalkan peredaran sekitar 7 juta batang rokok tanpa cukai, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp7,5 miliar.

Sementara itu, hingga September 2025, jumlah penindakan sudah menyentuh angka 5 juta batang rokok, senilai kurang lebih Rp5 miliar.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC Madiun, Joko Sartono, mengungkapkan operasi dilakukan secara mandiri maupun berkolaborasi dengan Satpol PP dan aparat penegak hukum (APH) di Kota Madiun.

“Baru-baru ini, kami mengamankan satu truk berisi 1,5 juta batang rokok ilegal di jalur tol. Nilainya sekitar Rp1,5 miliar,” terang Joko, pada saat sosialisasi peraturan pengawasan barang kena cukai did Gedung Kesenian Kota Madiun, Rabu (24/09/2025).

Menurutnya, peredaran rokok ilegal kini tidak lagi terbatas di pasar tradisional. Pola distribusinya sudah merambah ke platform online, jasa ekspedisi, hingga jalur transportasi modern. Karena itu, pengawasan kini difokuskan juga di jalan tol, layanan jasa titipan, dan angkutan kereta.

Selain tindakan represif, Bea Cukai Madiun juga mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya untuk mencegah peredaran, sekaligus menghimpun informasi terkait praktik penjualan rokok ilegal.

“Banyak laporan datang dari pembeli maupun pedagang. Informasi itu sangat membantu untuk pengembangan kasus, sehingga penindakan bisa lebih besar,” tambahnya.

Hingga tahun ini, empat orang tersangka telah ditetapkan dari hasil operasi. Wilayah Madiun dan Magetan tercatat sebagai daerah dengan kasus terbanyak.

“Harapan kami, tidak ada lagi peredaran rokok ilegal. Tapi kalau masih ada, tentu akan kami tindak tegas,” tegas Joko.

Ia juga mengingatkan bahwa barang kena cukai ilegal bukan hanya rokok, melainkan juga minuman beralkohol dan etil alkohol murni. Semua produk yang tidak membayar cukai atau tidak sesuai ketentuan termasuk kategori ilegal.

Untuk itu, masyarakat diminta membeli produk yang sah agar penerimaan negara tetap terjaga. “Kalau ingin memproduksi rokok, proses perizinan sekarang mudah. Jangan sampai pedagang nekat menjual rokok ilegal, karena risikonya berat,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Wali Kota Madiun, Maidi, juga meminta masyarakat aktif mendukung pemberantasan rokok ilegal.

“Agen-agen rokok yang tidak sah ini harus terus diawasi. Sudah ada sosialisasi, kalau menemukan rokok ilegal segera dilaporkan. Dari mana asalnya harus diusut, dan contohnya diberikan ke tim agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Maidi.

Menurutnya, rokok ilegal sangat merugikan keuangan negara. Tiap tahun miliaran rupiah disita dari para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Harus kita berantas bersama. Ini tanggungjajawab tidak hanya pemerintah tetapi masyarakat juga harus ikut. Mari kita berantas rokok ilegal,” pungkasnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lautan Manusia Padati Alun-Alun Caruban, Gus Iqdam Ingatkan Pentingnya Adab dan Syukur di HUT Madiun

    Lautan Manusia Padati Alun-Alun Caruban, Gus Iqdam Ingatkan Pentingnya Adab dan Syukur di HUT Madiun

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Reksogati Caruban, Kabupaten Madiun, pada Jumat (10/7/2026) malam. Lautan manusia ini antusias menghadiri kegiatan ‘Madiun Bersholawat’ bersama pendakwah muda kharismatik asal Blitar, Gus Muhammad Iqdam atau yang akrab disapa Gus Iqdam. Gema salawat dan pengajian akbar ini digelar secara khusus oleh Pemerintah Kabupaten Madiun dalam rangka memperingati […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Siaga Hadapi Musim Hujan, Pastikan Jalur Aman dan Andal

    KAI Daop 7 Madiun Siaga Hadapi Musim Hujan, Pastikan Jalur Aman dan Andal

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Mengantisipasi datangnya musim penghujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun meningkatkan kesiapsiagaan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api. Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan agar perjalanan tetap aman dan bebas gangguan meski di tengah cuaca ekstrem. “Menjelang musim penghujan ini, kami telah melakukan serangkaian pemeriksaan lintas […]

    Bagikan
  • Usai Digeledah KPK, Dirut PDAM Kota Madiun : Sekedar Berkunjung, Lain-Lain Tanyakan ke KPK

    Usai Digeledah KPK, Dirut PDAM Kota Madiun : Sekedar Berkunjung, Lain-Lain Tanyakan ke KPK

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penggeledahan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (8/4/2026) di rumah pribadi Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto berlangsung hampir 4 jam. Penggeledahan oleh lembaga antirasuah di rumah yang berada Jalan Mangkuprajan, Kelurahan Demangan Kecamatan Taman tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Dalam […]

    Bagikan
  • Jasad Korban Banjir di Madiun Ditemukan di Bengawan Solo, Dimakamkan di Kampung Halaman

    Jasad Korban Banjir di Madiun Ditemukan di Bengawan Solo, Dimakamkan di Kampung Halaman

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jasad Wahyudiono (65), warga Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang sebelumnya terseret arus banjir, ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (17/03/2025) sore. Kepala Desa Dagangan, Rudi Panca Widadi, mengungkapkan bahwa Tim Basarnas, BPBD, dan keluarga korban menerima informasi dari Tim Reaksi […]

    Bagikan
  • Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hingga semester pertama 2025 berakhir, Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada di bawah 50 persen. Data per 30 Juni menunjukkan, pendapatan daerah baru mencapai 49,39 persen, sementara realisasi belanja tercatat 40,03 persen. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Lereng Lawu Magetan Belum Padam, Api Bergerak ke Arah Ngawi

    Kebakaran Hutan Lereng Lawu Magetan Belum Padam, Api Bergerak ke Arah Ngawi

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga Senin (14/9/2026) sore belum berhasil dipadamkan. Kobaran api terus bergerak ke arah utara dan mulai mendekati kawasan yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Ngawi. Kondisi tersebut membuat petugas gabungan lebih memprioritaskan upaya mitigasi dan pembuatan sekat […]

    Bagikan
expand_less