
Sinergia | Ngawi – Kasus pencurian menimpa sebuah counter handphone di Dusun Pule, Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe. Konter bernama Jawara Cell itu dibobol pelaku pada Senin (22/09/2025). Akibatnya, puluhan unit ponsel berbagai merek hilang bersama sejumlah voucher isi ulang dan aksesori.
Kapolsek Ngrambe, Iptu Agus Hari Santoso, menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali terungkap pada pagi hari sekitar pukul 08.14 WIB.
“Pemilik toko baru mengetahui setelah membuka konter. Laporan resmi baru masuk ke Polsek sekitar pukul 13.30 WIB,” ujarnya, Kamis (02/10/2025).
Dalam laporan, jumlah barang yang hilang mencapai 24 unit ponsel dengan berbagai merek, mulai OPPO, VIVO, Samsung, Redmi, POCO, Realme, Infinix hingga Nokia. Selain itu, pelaku juga menggasak voucher isi ulang serta aksesori seperti flashdisk, memori card, dan headset bluetooth.
“Jika dihitung keseluruhan, kerugian korban mencapai sekitar Rp. 36,65 juta,” terang Iptu Agus.
Hasil olah TKP menunjukkan pelaku masuk melalui atap belakang dengan cara membuka genteng dan merusak plafon. Usai mengambil barang-barang, pelaku keluar lewat pintu belakang toko.
Sayangnya, penyelidikan menemui hambatan karena toko tidak memiliki kamera CCTV.
“Kami sudah mencoba meminta rekaman CCTV di sekitar lokasi, termasuk milik Bank Jatim. Namun, hasilnya tidak cukup jelas untuk membantu identifikasi pelaku,” ungkapnya.
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Ngrambe bersama tim opsnal Polres Ngawi masih berupaya mengungkap kasus ini.
“Kami akan terus bekerja keras agar pelakunya segera tertangkap,” tegas Iptu Agus.
Polisi juga mengimbau pemilik usaha di wilayah Ngawi untuk memperkuat sistem keamanan.
“Minimal lengkapi toko dengan CCTV dan kunci yang lebih kuat, agar tindak kejahatan serupa bisa dicegah,” tambahnya.
Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan pendalaman lapangan dan meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini untuk segera melapor.
Kusnanto – Sinergia