Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 368
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu ODGJ yang tengah dievakuasi oleh petugas untuk dilakukan rehabilitasi, (5/3/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur mencatat masih ada 252 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung di berbagai wilayah di provinsi tersebut. Dari jumlah itu, Kabupaten Madiun menempati posisi kedua tertinggi dengan 24 kasus, setelah Kabupaten Sampang yang mencatat 27 kasus. Sementara Kabupaten Probolinggo berada di posisi ketiga dengan 19 kasus.

Namun, Dinas Sosial Kabupaten Madiun membantah masih adanya praktik pasung terhadap ODGJ di wilayahnya. Mereka menyebut angka 24 kasus tersebut merupakan data lama yang bersumber dari tahun 2021 dan saat ini tengah diperbarui melalui proses verifikasi dan validasi di lapangan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kondisi terkini sebelum proses pemutakhiran data selesai dilakukan.

“Data yang diberikan oleh provinsi itu data tahun 2021. Sebanyak 24 pasien ODGJ pasung itu akan kita lakukan pemutakhiran data untuk memastikan apakah masih ada atau tidak,” kata Andy, Rabu (5/3/2026).

Menurut Andy, hasil sementara yang mereka miliki justru menunjukkan Kabupaten Madiun sudah bebas dari praktik pasung, meskipun data resmi tetap harus menunggu hasil verifikasi di lapangan.

“Kalau yang kemarin terakhir itu sudah tidak ada, kita sudah bebas pasung. Tapi karena ini data 2021, sekarang sedang dilakukan pemutakhiran dan ditunggu sampai 13 Maret nanti,” ujarnya.

Image Not Found
Dinsos akan verifikasi ulang untuk memastikan data terbaru, (5/3/2026), Foto : Istimewa

Dalam proses verifikasi tersebut, Dinsos Madiun mengacu pada data By Name By Address (BNBA) yang diberikan oleh Dinsos Provinsi Jawa Timur. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan kondisi riil melalui pengecekan langsung ke lokasi.

“Karena sudah diberikan BNBA dari provinsi, kita akan turun ke lapangan untuk cross-check mencari yang bersangkutan. Hasilnya nanti kita laporkan kembali ke Dinsos Provinsi,” kata Andy.

Ia menambahkan proses verifikasi tidak hanya dilakukan oleh petugas Dinsos kabupaten, tetapi juga melibatkan jaringan pendamping sosial hingga tingkat desa.

“Kita melibatkan pilar-pilar sosial yang ada di kecamatan sampai desa untuk membantu pengecekan di lapangan,” jelasnya.

Meski menangani kasus pasung, Dinsos Kabupaten Madiun tidak memiliki data jumlah keseluruhan ODGJ di wilayahnya. Data tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Kesehatan yang dihimpun melalui puskesmas.

“Kalau data ODGJ secara keseluruhan, Dinsos tidak punya. Yang memiliki data itu Dinas Kesehatan melalui puskesmas,” ujar Andy.

Dalam penanganan kasus pasung, menurutnya kendala terbesar bukan pada proses rehabilitasi, melainkan pada faktor keluarga dan kondisi ekonomi.

Banyak keluarga yang memasung anggota keluarganya karena keterbatasan biaya pengobatan atau ketidaktahuan bahwa layanan kesehatan jiwa sebenarnya bisa ditanggung melalui BPJS.

“Kendalanya biasanya dari keluarga. Mereka memasung karena tidak mampu atau tidak tahu bahwa pengobatan bisa dijamin BPJS. Jadi yang kita lakukan adalah memberikan pemahaman kepada keluarga,” katanya.

Dinsos Madiun menargetkan proses verifikasi lapangan selesai pada 13 Maret 2026. Hasil pemutakhiran tersebut akan menentukan apakah 24 kasus ODGJ pasung yang tercatat di tingkat provinsi masih ada atau sudah sepenuhnya bebas pasung di Kabupaten Madiun. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padang Mbranang 2026 Sedot Ribuan Pengunjung, Festival Digital Madiun Siap Hadir dengan Konsep Baru Tahun Depan

    Padang Mbranang 2026 Sedot Ribuan Pengunjung, Festival Digital Madiun Siap Hadir dengan Konsep Baru Tahun Depan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Padang Mbranang 2026 sukses menjadi magnet wisata baru dalam rangka Hari Jadi Kota Madiun ke-108. Festival seni digital yang digelar di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) pada 24–26 Juli 2026 itu dipadati ribuan pengunjung yang datang untuk menikmati pertunjukan video mapping, digital art experience, permainan cahaya, hingga karya visual […]

    Bagikan
  • Bunderan Serayu Kota Madiun yang Jadi Surganya Kuliner dan Takjil

    Bunderan Serayu Kota Madiun yang Jadi Surganya Kuliner dan Takjil

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suci Ramadhan tentu menghadirkan nuansa berbeda. Salah satu kegiatan yang paling ramai dilakukan adalah berburu takjil untuk hidangan berbuka puasa. Hal ini terlihat jelas di jalan Taman Praja, tepatnya di Bunderan Serayu, Kota Madiun. Berbagai macam makanan, mulai dari yang manis, pedas, gurih, hingga segar, dijajakan disini. Para pedagang […]

    Bagikan
  • Penetapan Riyin Nur Asiyah sebagai Ketua DPRD Magetan Tertunda, DPRD Minta PKB Lengkapi Administrasi

    Penetapan Riyin Nur Asiyah sebagai Ketua DPRD Magetan Tertunda, DPRD Minta PKB Lengkapi Administrasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan belum dapat dituntaskan. Meski Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB telah menunjuk Riyin Nur Asiyah sebagai pengganti Suratno, penetapan Riyin sebagai Ketua DPRD Magetan definitif terpaksa ditunda karena masih terdapat kekurangan administrasi dalam berkas usulan yang diajukan. Penundaan tersebut diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Magetan yang […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, Dua Rumah di Ponorogo Rusak Tertimbun Longsor

    Hujan Deras, Dua Rumah di Ponorogo Rusak Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo selama berjam-jam mengakibatkan longsor di Dusun Ngembel, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kamis (27/2/2025). Dua rumah warga rusak akibat tertimbun material longsor dari tebing setinggi belasan meter. Rumah milik Simin (45) mengalami kerusakan paling parah. Longsoran tanah dari tebing setinggi 20 meter dengan lebar […]

    Bagikan
  • Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dalam satu tahun terakhir, sejak awal kepemimpinan Bupati Nanik Sumantri bersama Wakil Bupati Suyatni Prihasmoro, kejadian serupa tercatat telah terjadi dua kali. Aktivis LSM Magetan Center, Beni Ardi, menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebagai lembaga legislasi, DPRD Ponorogo berupaya memastikan proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda) berjalan terarah dan berkualitas. Menyongsong tahun 2026, para wakil rakyat telah menyiapkan enam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) untuk dibahas bersama Eksekutif. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan Rancangan Perda (Raperda) inisiatif DPRD Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi […]

    Bagikan
expand_less