Berita Terkini
Trending Tags

Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 327
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu ODGJ yang tengah dievakuasi oleh petugas untuk dilakukan rehabilitasi, (5/3/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur mencatat masih ada 252 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung di berbagai wilayah di provinsi tersebut. Dari jumlah itu, Kabupaten Madiun menempati posisi kedua tertinggi dengan 24 kasus, setelah Kabupaten Sampang yang mencatat 27 kasus. Sementara Kabupaten Probolinggo berada di posisi ketiga dengan 19 kasus.

Namun, Dinas Sosial Kabupaten Madiun membantah masih adanya praktik pasung terhadap ODGJ di wilayahnya. Mereka menyebut angka 24 kasus tersebut merupakan data lama yang bersumber dari tahun 2021 dan saat ini tengah diperbarui melalui proses verifikasi dan validasi di lapangan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kondisi terkini sebelum proses pemutakhiran data selesai dilakukan.

“Data yang diberikan oleh provinsi itu data tahun 2021. Sebanyak 24 pasien ODGJ pasung itu akan kita lakukan pemutakhiran data untuk memastikan apakah masih ada atau tidak,” kata Andy, Rabu (5/3/2026).

Menurut Andy, hasil sementara yang mereka miliki justru menunjukkan Kabupaten Madiun sudah bebas dari praktik pasung, meskipun data resmi tetap harus menunggu hasil verifikasi di lapangan.

“Kalau yang kemarin terakhir itu sudah tidak ada, kita sudah bebas pasung. Tapi karena ini data 2021, sekarang sedang dilakukan pemutakhiran dan ditunggu sampai 13 Maret nanti,” ujarnya.

Image Not Found
Dinsos akan verifikasi ulang untuk memastikan data terbaru, (5/3/2026), Foto : Istimewa

Dalam proses verifikasi tersebut, Dinsos Madiun mengacu pada data By Name By Address (BNBA) yang diberikan oleh Dinsos Provinsi Jawa Timur. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan kondisi riil melalui pengecekan langsung ke lokasi.

“Karena sudah diberikan BNBA dari provinsi, kita akan turun ke lapangan untuk cross-check mencari yang bersangkutan. Hasilnya nanti kita laporkan kembali ke Dinsos Provinsi,” kata Andy.

Ia menambahkan proses verifikasi tidak hanya dilakukan oleh petugas Dinsos kabupaten, tetapi juga melibatkan jaringan pendamping sosial hingga tingkat desa.

“Kita melibatkan pilar-pilar sosial yang ada di kecamatan sampai desa untuk membantu pengecekan di lapangan,” jelasnya.

Meski menangani kasus pasung, Dinsos Kabupaten Madiun tidak memiliki data jumlah keseluruhan ODGJ di wilayahnya. Data tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Kesehatan yang dihimpun melalui puskesmas.

“Kalau data ODGJ secara keseluruhan, Dinsos tidak punya. Yang memiliki data itu Dinas Kesehatan melalui puskesmas,” ujar Andy.

Dalam penanganan kasus pasung, menurutnya kendala terbesar bukan pada proses rehabilitasi, melainkan pada faktor keluarga dan kondisi ekonomi.

Banyak keluarga yang memasung anggota keluarganya karena keterbatasan biaya pengobatan atau ketidaktahuan bahwa layanan kesehatan jiwa sebenarnya bisa ditanggung melalui BPJS.

“Kendalanya biasanya dari keluarga. Mereka memasung karena tidak mampu atau tidak tahu bahwa pengobatan bisa dijamin BPJS. Jadi yang kita lakukan adalah memberikan pemahaman kepada keluarga,” katanya.

Dinsos Madiun menargetkan proses verifikasi lapangan selesai pada 13 Maret 2026. Hasil pemutakhiran tersebut akan menentukan apakah 24 kasus ODGJ pasung yang tercatat di tingkat provinsi masih ada atau sudah sepenuhnya bebas pasung di Kabupaten Madiun. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jemaat Gereja Pantekosta Imanuel (GPI) Eklesia di Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pihak gereja menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan gereja. Dalam kegiatan tersebut, panitia Natal GPI Eklesia membagikan sebanyak […]

    Bagikan
  • PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juni 2026 tercatat telah mencapai lebih dari Rp8 miliar. Meski masih berada di bawah target yang ditetapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan tetap optimistis mampu mengejar target PAD pariwisata tahun ini yang dipatok sebesar Rp23,4 miliar. Target tersebut meningkat […]

    Bagikan
  • Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SDN 01 Taman Madiun, Ruang Kelas Nyaris Hangus

    Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SDN 01 Taman Madiun, Ruang Kelas Nyaris Hangus

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran menimpa ruang kelas 6B Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Taman Kota Madiun pada Minggu (28/12/2025). Informasi kebakaran diterima call center 112 dari Syaiful Golkariawan, penjaga sekolah sekitar pukul 12.15 WIB. Petugas Damkar dan Tim BPBD Kota Madiun turun ke lokasi kejadian dengan 1 unit mobil damkar. “Tadi pagi itu […]

    Bagikan
  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Jetis Ditutup Selama Dua Pekan, Pemkab Ponorogo Cegah Wabah PMK

    Pasar Hewan Jetis Ditutup Selama Dua Pekan, Pemkab Ponorogo Cegah Wabah PMK

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menutup operasional Pasar Hewan Jetis mulai 8 hingga 21 Januari 2025. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang semakin meluas di wilayah tersebut. Penutupan ini diumumkan melalui surat edaran Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) tertanggal 6 Januari 2025. […]

    Bagikan
  • Pick up Terjun ke Sungai di Ngawi, Tiga Pekerja Tebu Terluka

    Pick up Terjun ke Sungai di Ngawi, Tiga Pekerja Tebu Terluka

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Sebuah mobil pick up terjun ke sungai sedalam lebih dari tiga meter setelah menabrak pagar jembatan. Akibat insiden tersebut, tiga orang yang berada di dalam kendaraan mengalami […]

    Bagikan
expand_less