Berita Terkini
Trending Tags

Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 113
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tambang galian c yang waktu lalu memakan korban akibat longsor, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memilih bersikap hati-hati dalam menanggapi polemik tambang galian C milik PT Anugrah Karya Pasti di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Aktivitas tambang tersebut menjadi sorotan publik setelah tebing setinggi belasan meter longsor dan menewaskan satu orang sopir truk beberapa waktu lalu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, enggan memberikan komentar mendalam terkait persoalan tambang tersebut. Ia menegaskan bahwa Surat Keputusan (SK) Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk tambang itu bukan diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi, melainkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

“SK IUP-nya diterbitkan langsung oleh Kementerian ESDM,” ujar Khofifah saat ditemui usai berziarah ke makam Gubernur Suryo di Magetan, Minggu (05/10/2025).

Khofifah menambahkan, tindak lanjut atas insiden tersebut sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada pihak kementerian terkait.

“Untuk kelanjutan penanganannya, silakan ditanyakan ke sana ya,” katanya singkat.

Pernyataan Khofifah menjadi tanggapan resmi pertama dari Pemprov Jatim setelah munculnya kritik terhadap kegiatan penambangan yang dianggap berisiko dan meresahkan warga sekitar. Peristiwa ini juga menambah panjang daftar persoalan tambang galian C di Jawa Timur yang berkaitan dengan aspek keselamatan dan dampak lingkungan.

Tambang dengan luas lahan sekitar 6,65 hektare di Desa Sayutan dan Trosono itu disebut-sebut tidak menerapkan sistem terasering pada tebing hasil galian. Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi memicu longsor dan mengubah kontur tanah di sekitarnya.

Meski menuai protes, Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan tambang yang dikelola PT Anugrah Karya Pasti telah memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) sejak 2021 dan berlaku hingga 2026.

Namun demikian, Bupati Magetan Nanik Sumantri menyatakan pihaknya sudah mengirim surat kepada Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur untuk meminta audit menyeluruh terhadap kegiatan tambang tersebut. Ia menilai, lokasi galian yang longsor dan menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, tergolong berbahaya.

“Kami berharap kegiatan pertambangan di Magetan dapat dikelola dengan baik, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, konservasi lingkungan, dan keselamatan masyarakat,” ujar Nanik, Senin (29/09/2025).

Dengan meningkatnya perhatian publik, Pemkab Magetan menegaskan komitmennya untuk memastikan aktivitas tambang di wilayahnya berjalan sesuai regulasi dan tidak membahayakan warga sekitar.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alokasi Pupuk Subsidi Tahun 2025 di Ponorogo Sebanyak 57 Ribu Ton.

    Alokasi Pupuk Subsidi Tahun 2025 di Ponorogo Sebanyak 57 Ribu Ton.

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Pemerintah pusat menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di Ponorogo pada tahun 2025 ini mencapai 57 ribu ton. Dengan rincian 30,4 ribu ton Urea, 22,3 ribu ton NPK, dan 4,5 ribu ton pupuk organik. Penyalurannya akan dilakukan melalui 2.024 kelompok tani di wilayah ini. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian […]

    Bagikan
  • Pemudik Manfaatkan Pos Kesehatan Gratis di Alun-Alun Ponorogo

    Pemudik Manfaatkan Pos Kesehatan Gratis di Alun-Alun Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Para pemudik yang melintasi wilayah Ponorogo mulai memanfaatkan pos pelayanan kesehatan gratis yang disediakan oleh pemerintah. Pos kesehatan yang tersebar di beberapa titik ini memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi pemudik yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh. Seperti yang terlihat di pos pelayanan kesehatan di Alun-Alun Ponorogo pada Kamis (27/03/2025), sejumlah pemudik […]

    Bagikan
  • Residivis Spesialis Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Polres Magetan, Beraksi di 17 TKP

    Residivis Spesialis Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Polres Magetan, Beraksi di 17 TKP

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan sepeda angin yang beraksi di sejumlah wilayah lintas provinsi. Seorang residivis berinisial Hermanu (20), warga Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, ditangkap setelah diduga melakukan aksi pencurian di sedikitnya 17 tempat kejadian perkara (TKP). Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan […]

    Bagikan
  • Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga

    Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah bangunan gudang milik SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, roboh setelah diguyur hujan deras pada Minggu (12/4/2026) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebuah truk milik warga yang terparkir di samping bangunan mengalami kerusakan. Peristiwa robohnya gudang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB, setelah hujan dengan intensitas […]

    Bagikan
  • Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan SDN 02 Madiun Lor pada Kamis (05/06/2025) sebagai langkah antisipasi perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala SDN 02 Madiun Lor, Yuli Sugianingsih, menjelaskan bahwa fogging dilakukan setelah ditemukannya kasus DBD di […]

    Bagikan
  • Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih awal pada Kamis (19/3/2026) pagi. Penetapan 1 Syawal tersebut didasarkan pada metode perhitungan yang digunakan oleh jamaah Thariqah Syattariyah. Mereka diketahui telah lebih dahulu memulai ibadah puasa, sehingga pada […]

    Bagikan
expand_less