Berita Terkini
Trending Tags

Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pengrajin besek asal Magetan kebanjiran orderan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, semangat dan aktivitas warga di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkat tajam. Desa ini tak sekadar bersiap menyambut hari besar keagamaan, namun juga menunjukkan denyut ekonomi yang hidup lewat sentra UMKM kerajinan anyaman bambunya.

Desa Durenan dikenal sebagai penghasil besek, wadah tradisional dari bambu yang digunakan untuk membungkus daging kurban. Dari tangan-tangan terampil para perajin, besek tidak hanya mengalir ke pasar lokal Magetan, tapi juga dikirim ke kota-kota tetangga seperti Madiun, Ngawi, Ponorogo, hingga menjangkau pasar kota-kota besar lainnya di Jawa.

Proses pembuatannya bukan perkara mudah. Diperlukan ketelatenan, kehati-hatian, dan dedikasi tinggi agar setiap besek yang dihasilkan bersih, kuat, dan nyaman digunakan. Di balik setiap helai bambu yang dianyam, ada cerita ketekunan dan harapan yang tumbuh dari para pelaku UMKM.

“Kalau jelang Idul Adha gini, pesanan bisa naik sampai enam puluh persen. Biasanya saya buat dua puluh pasang, tapi pas musim kurban bisa sampai enam puluh pasang per hari,” ujar Riska Septiani, seorang perajin besek dari desa tersebut, Jumat (30/05/2025).

Harga besek pun sangat terjangkau, berkisar dari Rp. 2.000 untuk ukuran kecil hingga Rp. 8.000 per pasang untuk ukuran terbesar. Dengan permintaan yang meningkat drastis saat musim kurban, perajin seperti Riska tak hanya menikmati berkah rezeki, namun juga menjaga tradisi warisan budaya leluhur tetap hidup di tengah masyarakat modern.

“Untuk bahan utamanya itu bambu jenis apus. Ada yang jual keliling, Mayoritas dari kami membelinya karena tidak memiliki tanaman bambu sendiri. Harga bahan baku biasanya ikut naik, mengikuti ramainya pesanan,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaring Atlit Penembak lewat Piala Walikota Cup 2025

    Jaring Atlit Penembak lewat Piala Walikota Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejuaraan Menembak Walikota Madiun Cup 2025 resmi dimulai pada Sabtu (12/07/2025). Ajang bergengsi ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, di Markas Yonif 501/Bajra Yudha, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Madiun. Turnamen ini terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 12–13 Juli 2025 di Markas Yonif 501, […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua pekan berlalu sejak puluhan murid dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Madiun mengalami gejala keracunan massal. Namun sayangnya penyebab pasti dugaan keracunan masih belum terungkap. Hasil uji laboratorium yang diharapkan dapat menjelaskan sumber masalah justru belum diumumkan ke publik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Insiden keracunan terjadi pada […]

    Bagikan
  • Petani Madiun Keluhkan Sawah Tercemar Limbah Diduga dari SPPG

    Petani Madiun Keluhkan Sawah Tercemar Limbah Diduga dari SPPG

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengeluhkan sawah mereka tercemar limbah sisa makanan. Limbah tersebut diduga berasal dari aktivitas pencucian milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam. Limbah berupa air sisa cucian makanan itu mengalir ke lahan pertanian warga dan menimbulkan bau menyengat. Podo, salah satu petani mengatakan […]

    Bagikan
  • Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polsek Taman Polres Madiun Kota melakukan operasi cipta kondisi menjelang bulan puasa tahun 2025 ini. Hasilnya, Polsek Taman menggerebek rumah G.W.A (24) Jalan Swolobumi RT. 8 RW 3 Kelurahan Demangan yang memperjualbelikan minuman keras atau miras pada Jum’at (31/01/2025). Operasi ini atensi dari Kapolres Madiun Kota dalam rangka menyambut bulan […]

    Bagikan
  • Walikota : Ubur-Ubur Ikan Lele, Warga Medhiun Ngombene Ngrowo AE

    Walikota : Ubur-Ubur Ikan Lele, Warga Medhiun Ngombene Ngrowo AE

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) produksi PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun kini makin tersebar luas. Produk dengan nama Ngrowo AE ini pun sudah dapat dipesan oleh masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi pun sudah menjalani retret dan kembali ke Kota Madiun pun langsung minum Ngrowo AE. “Ini merupakan produk asli […]

    Bagikan
  • Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali merangkak naik setelah sempat jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini membuat petani lebih optimistis memasok kebutuhan pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu titik produksi berada di lahan seluas sekitar setengah hektare milik BUMDes Desa Kare. Komoditas utama […]

    Bagikan
expand_less