
Sinergia | Kab. Madiun — SDN Glonggong 04 Kabupaten Madiun punya cara unik menanamkan nilai budaya kepada siswanya. Sekolah ini menjadikan kesenian tradisional Dongkrek sebagai kegiatan ekstrakurikuler unggulan untuk membentuk karakter dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal.
Kepala SDN Glonggong 04, Suhartini, mengatakan pelestarian Dongkrek bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari pendidikan karakter dan identitas daerah.
“Melestarikan Dongkrek berarti menjaga nilai bahwa kebaikan selalu mengalahkan kejahatan, sekaligus mempertahankan warisan leluhur agar tetap hidup di generasi muda,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
Dongkrek merupakan kesenian khas Madiun yang lahir dari tradisi rakyat Mejayan abad ke-19 sebagai ritual tolak bala. Pertunjukannya memadukan musik perkusi, nyanyian, dan tarian. Bunyi kentongan “krek-krek” menjadi asal nama Dongkrek. Tokoh Panji melambangkan kebaikan, sementara topeng menyeramkan menggambarkan roh jahat.
Di SDN Glonggong 04, kegiatan ini dikemas dalam ekstrakurikuler “Seni Dongkrek Sekar Jati”. Nama Sekar Jati berarti “bunga keindahan sejati” simbol ketulusan dan keaslian. Kegiatan diikuti siswa kelas III hingga VI setiap minggu dengan bimbingan guru dan pelatih seni tradisional.
Materinya meliputi gerak tari, permainan musik tradisional, pemaknaan karakter topeng, hingga nilai-nilai filosofis seperti gotong royong dan kebersamaan. Latihan dilakukan melalui praktik langsung dan pementasan mini di sekolah. Salah satu penampilan terbaik mereka ditampilkan saat penyambutan Ka Kwarcab pada HUT Pramuka ke-64 di Dolopo.
Menurut Suhartini, Dongkrek memberi banyak manfaat bagi siswa — mulai dari melatih kreativitas, disiplin, hingga kepercayaan diri.
“Anak-anak belajar gotong royong, kebersamaan, dan berani tampil di depan umum,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk ikut mengintegrasikan budaya daerah ke dalam pembelajaran.
Dengan moto “Bangga Berbudaya, Bangga Jadi Anak Indonesia,” SDN Glonggong 04 menunjukkan bahwa pelestarian budaya bisa dimulai dari ruang kelas — dari semangat anak-anak yang menabuh kendang, menari dengan topeng, dan menjaga api tradisi agar tetap menyala.
Tova Pradana – Sinergia