Berita Terkini
Trending Tags

Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Dana LKK, Kejari Periksa 20 Saksi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 101
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Madiun, Arfan Halim, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Penanganan dugaan penyelewengan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) di Kota Madiun sementara ini tertahan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menunggu hasil audit kerugian negara yang telah diajukan ke Inspektorat untuk melanjutkan proses penyelidikan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Madiun, Arfan Halim, mengungkapkan penyelidikan saat ini fokus pada LKK di Kelurahan Madiun Lor. Namun, potensi perluasan ke kelurahan lain cukup besar karena total piutang macet LKK sejak tahun 2017 mencapai angka fantastis, yakni Rp9,7 miliar.

“Dari hasil pemeriksaan awal, ada indikasi pola serupa juga terjadi di kelurahan lainnya,” ujar Arfan, Selasa (29/07/2025).

Sebanyak 20 orang telah dimintai keterangan dalam proses penyelidikan ini, meliputi pihak organisasi perangkat daerah (OPD), pengurus LKK, hingga nasabah penerima pinjaman. Arfan menyebut penetapan tersangka baru akan dilakukan setelah hasil audit resmi diterima.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dugaan penyimpangan terjadi karena pengurus LKK tidak menjalankan pengelolaan dana sesuai regulasi yang ditetapkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali). Dana LKK bersumber dari penyertaan modal Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun.

“Permasalahan utamanya adalah ketidaksesuaian prosedur yang dijalankan pengurus LKK dengan Perwali,” ungkapnya.

Masalah LKK sebenarnya telah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) tahun 2021, BPK mencatat lonjakan piutang macet LKK hingga Rp9,7 miliar—naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,8 miliar.

BPK juga menyoroti ketidakkonsistenan dalam penetapan agunan dan bunga pinjaman di tiap LKK. Beberapa mewajibkan BPKB asli untuk pinjaman di atas Rp1 juta, sementara yang lain tidak memiliki aturan meski nilai pinjaman jauh lebih besar.

Selain itu, BPK merekomendasikan agar Disnaker-KUKM melakukan verifikasi dan validasi ulang atas perjanjian pinjaman yang digunakan sebagai dasar pencatatan piutang. Tak hanya itu, dalam proses audit ditemukan sejumlah kas tunai yang tidak bisa ditunjukkan keberadaannya saat dilakukan pemeriksaan mendadak (cash opname).

Sebagai informasi, dana LKK termasuk dalam kategori investasi jangka panjang. Pada tahun 2020, total penyertaan modal sebesar Rp19,7 miliar, kemudian turun menjadi Rp15,3 miliar pada 2021. Namun demikian, penyisihan piutang macet mencapai Rp9,7 miliar, dengan rincian piutang lancar hanya Rp91,7 juta, piutang ragu-ragu Rp154,4 juta, dan piutang macet menembus Rp9,4 miliar.

Surya Wibawa – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat dalam penanganan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditempati oleh Wahyu Herianto di Jalan Bali Gang II Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo pada Rabu (22/01/2025) kemarin. BPBD Kota Madiun pun menyerahkan bantuan berupa sembako, matras, karpet hingga makanan siap saji kepada Wahyu […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki pekan pertama Januari 2026, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, belum menerima gaji bulanan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan karena pencairan gaji biasanya dilakukan pada awal bulan. Hingga Rabu (7/1/2026), sejumlah ASN mengaku masih menunggu transfer gaji masuk ke rekening masing-masing. Bahkan, keterlambatan tahun […]

    Bagikan
  • Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri. Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada […]

    Bagikan
  • Teror Kobra di Permukiman Warga, Puluhan Bayi Ular Dievakuasi Damkar Madiun

    Teror Kobra di Permukiman Warga, Puluhan Bayi Ular Dievakuasi Damkar Madiun

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Madiun mengevakuasi puluhan bayi ular kobra dari kawasan permukiman warga di Perumahan Green Indah, Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Jumat (23/1/2026). Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran sarang ular berada di bawah gorong-gorong saluran pembuangan air di dalam kompleks perumahan. Ular-ular tersebut diketahui baru menetas […]

    Bagikan
  • 361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya. Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah […]

    Bagikan
  • Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kayu limbah yang kerap diabaikan banyak orang disulap menjadi kerajinan antik bernilai seni tinggi di tangan Heri Ismakut, warga Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dengan teknik ukir tradisional dan pewarnaan khas tempo dulu, karya-karya Heri tidak hanya memperkenalkan kembali seni lama yang nyaris punah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. […]

    Bagikan
expand_less