Berita Terkini
Trending Tags

Guru Garda Terdepan Perubahan, Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar apel memperingati Hari Guru Nasional ke-80, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-80, Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar apel peringatan pada Selasa (25/11/2025). Apel berlangsung khidmat diikuti para kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Madiun, serta dipimpin langsung Wali Kota Madiun, Maidi.

Yang menarik, peserta upacara mengenakan pakaian adat dari Sabang hingga Merauke, menampilkan kekayaan budaya Nusantara sebagai simbol keberagaman pendidikan Indonesia. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menyampaikan bahwa momentum Hari Guru menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di Kota Madiun.

“Harapannya, pengabdian yang ikhlas ini dapat mewujudkan anak-anak yang cerdas, tangguh, beradab, dan berkarakter. Di tangan guru, anak-anak dipersiapkan menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tema peringatan Hari Guru tahun ini selaras dengan kebutuhan pendidikan modern. Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, terutama di era digital yang semakin cepat berkembang.

“Pendidikan di Kota Madiun harus berkualitas. Era sekarang era digital, ini adalah kebutuhan. Guru harus melek digital agar tidak ketinggalan zaman. Guru merupakan garda terdepan perubahan, sehingga harus mampu berubah untuk menyiapkan generasi masa depan,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Kota Madiun menyiapkan rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas guru, termasuk pelatihan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. “Guru bermutu, Indonesia maju. Guru yang berkualitas akan mampu membawa anak didik menjadi generasi tangguh dan sukses di masa depan,” tutup Lismawati.

Peringatan Hari Guru Nasional di Kota Madiun tahun ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi dan penghargaan kepada para pendidik. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nguri-Uri Budaya Jawa, Pemerintah Kota Madiun Gelar Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026

    Nguri-Uri Budaya Jawa, Pemerintah Kota Madiun Gelar Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keseriusan, ketelitian dan kesibukan para perias memenuhi ruangan sejak pagi. Di balik sentuhan kuas dan ketelitian membentuk paes, tersimpan semangat besar untuk menjaga warisan budaya Jawa agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Sebanyak 18 peserta dari berbagai salon dan makeup artist (MUA) di Kota Madiun ambil bagian dalam Lomba […]

    Bagikan
  • Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang telah dibangun, baru satu yang memiliki Sertifikat Laik Higieni Sanitasi (SLHS). Penanggung jawab Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Ngawi, Mokhamad Sodiq Triwidayanto, menyebutkan jumlah dapur […]

    Bagikan
  • Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Produksi susu sapi perah di Kabupaten Magetan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini berkaitan erat dengan berkurangnya populasi ternak akibat serangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih muncul hingga awal 2026. Selain jumlah ternak yang menyusut, sapi yang pernah terpapar PMK pun belum pulih sepenuhnya sehingga produktivitas susu […]

    Bagikan
  • PORPROV IX JATIM 2025, Kontingen KONI Kabupaten Madiun Bawa Pulang Medali Emas 5, Perak 9 dan Perunggu 13

    PORPROV IX JATIM 2025, Kontingen KONI Kabupaten Madiun Bawa Pulang Medali Emas 5, Perak 9 dan Perunggu 13

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Malang – Hingga hari terakhir ajang bergengsi PORPROV IX Jatim 2025 di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kontingen KONI Kabupaten Madiun berhasil membawa pulang medali emas 5, medali perak 9 dan medali perunggu 13. Atlit Gantolle, Gulat dan Menembak menjadi cabor penyumbang medali terbanyak. Paling tidak 1 emas, 1 perak dan […]

    Bagikan
  • Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

    Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan serius pada awal tahun 2026. Meski masa libur sekolah telah berakhir, tidak semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi. Hingga Kamis (8/1/2026), Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Magetan mencatat 10 SPPG telah beroperasi dan 30 titik lainnya tidak. Ketua Satgas […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Madiun. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan laporan suspek campak […]

    Bagikan
expand_less