Berita Terkini
Trending Tags

Ini Hasil Uji Lab Menu MBG Diduga Pemicu Keracunan Massal Siswa di Ngawi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 72
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine waktu lalu, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi beberapa waktu lalu akhirnya menemukan titik terang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi memastikan, menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolah menjadi sumber utama penyebab insiden tersebut.

Kepastian ini diperoleh setelah hasil uji mikrobiologi terhadap 15 sampel makanan, dua sampel air, dan satu sampel muntahan keluar dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya. Hasilnya menunjukkan adanya dua jenis bakteri berbahaya pada makanan yang dikonsumsi siswa.

“Dari hasil pemeriksaan, menu ayam lada hitam positif mengandung Bacillus cereus, sementara sayur brokoli mengandung Staphylococcus aureus,” jelas Dhina Handayani, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Kesehatan, dan Farmasi (SDMKF) Dinkes Ngawi, Kamis (16/10/2025).

Dhina menuturkan, dua menu tersebut merupakan bagian dari sajian MBG pada Selasa (30/09/2025), sehari sebelum 54 siswa SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah Ngawi 4 mengalami gejala keracunan seperti pusing, muntah, dan diare.

Selain makanan, Dinkes juga meneliti sampel air dari depo pengolahan makanan SPPG Yayasan Cahaya Jendela Kebaikan yang menjadi penyedia MBG. Hasilnya, meski tidak ditemukan bakteri, kualitas air dinyatakan belum memenuhi standar kesehatan.

“Bakteri yang ditemukan di makanan ternyata juga terdeteksi pada sampel muntahan siswa, sehingga memperkuat dugaan bahwa sumber keracunan berasal dari menu MBG tersebut,” ungkap Dhina.

Menindaklanjuti hasil tersebut, Dinkes Ngawi telah mengirimkan surat resmi kepada pihak pengelola SPPG untuk segera melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi makanan. Langkah ini sekaligus menjadi dasar untuk menentukan status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan yang sempat terjadi.

Menurut Dhina, faktor utama penyebab munculnya bakteri diduga berasal dari proses pengolahan makanan yang kurang higienis dan kualitas air yang tidak memenuhi standar. Ia menegaskan perlunya pembenahan serius agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami masih menunggu hasil lanjutan terkait keberlangsungan SPPG. Yang jelas, aspek kebersihan dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama ke depan,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mediasi Gugatan Lelang Proyek, Penggugat Minta Lelang Ulang Pemkot Madiun

    Mediasi Gugatan Lelang Proyek, Penggugat Minta Lelang Ulang Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persidangan gugatan perdata yang diajukan dua kontraktor terhadap Pemerintah Kota Madiun terkait sengketa lelang proyek kini memasuki tahap mediasi. Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Madiun pada Kamis (30/10/2025) dipimpin oleh hakim mediator Putu Bisma Wijaya. Dalam proses mediasi tersebut, hakim meminta pihak penggugat maupun tergugat menyiapkan resume tertulis yang […]

    Bagikan
  • Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rutan Kelas IIB Magetan memastikan dua warga binaannya akan menerima remisi khusus Natal 2025. Pemberian pengurangan masa pidana tersebut dilakukan setelah melalui proses verifikasi syarat administratif dan substantif. Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa dari enam warga binaan Nasrani yang terdata, hanya dua yang memenuhi ketentuan untuk mendapatkan remisi. “Yang […]

    Bagikan
  • BST Desa Nampu, Bupati dan Wabup Madiun Serahkan Bibit Mangga dan Alpukat

    BST Desa Nampu, Bupati dan Wabup Madiun Serahkan Bibit Mangga dan Alpukat

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bhakti Sosial Terpadu (BST) kembali digelar di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun pada 14-15 Oktober 2025. Program andalan pasangan Harmonis berupa satu rumah satu pohon produktif menjadi magnet dan cukup ditunggu oleh masyarakat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, malam itu menyerahkan secara simbolis ratusan […]

    Bagikan
  • Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dibahas serius oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Namun, kebijakan tersebut masih melalui pertimbangan matang, terutama terkait dampak psikologis bagi warga penerima. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan bahwa proses koordinasi […]

    Bagikan
  • Perkara Tipikor PSU Perumahan Puri Asri Lestari segera disidangkan

    Perkara Tipikor PSU Perumahan Puri Asri Lestari segera disidangkan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negei (Kejari) Kota Madiun berpacu dengan waktu dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari Kota Madiun. Dalam waktu dekat, perkara tersebut bakal segera disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Hal itu menyusul jakea penyidik telah melimpahkan 3 tersangka beserta […]

    Bagikan
  • Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Baru Magetan Lantai 2 Bertahan Ditengah Ekonomi Lesu

    Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Baru Magetan Lantai 2 Bertahan Ditengah Ekonomi Lesu

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi lantai dua Pasar Baru Magetan kian memprihatinkan. Deretan los tampak tertutup rapat dengan gembok, sementara sebagian lainnya kosong tanpa penghuni. Situasi tersebut menjadi potret suram dari perputaran ekonomi yang tak kunjung bergairah di pusat perdagangan milik pemerintah daerah ini. Sejumlah pedagang mengaku hanya bisa bertahan meski pembeli jarang terlihat naik […]

    Bagikan
expand_less