Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Ini Hasil Uji Lab Menu MBG Diduga Pemicu Keracunan Massal Siswa di Ngawi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine waktu lalu, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi beberapa waktu lalu akhirnya menemukan titik terang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi memastikan, menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolah menjadi sumber utama penyebab insiden tersebut.

Kepastian ini diperoleh setelah hasil uji mikrobiologi terhadap 15 sampel makanan, dua sampel air, dan satu sampel muntahan keluar dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya. Hasilnya menunjukkan adanya dua jenis bakteri berbahaya pada makanan yang dikonsumsi siswa.

“Dari hasil pemeriksaan, menu ayam lada hitam positif mengandung Bacillus cereus, sementara sayur brokoli mengandung Staphylococcus aureus,” jelas Dhina Handayani, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Kesehatan, dan Farmasi (SDMKF) Dinkes Ngawi, Kamis (16/10/2025).

Dhina menuturkan, dua menu tersebut merupakan bagian dari sajian MBG pada Selasa (30/09/2025), sehari sebelum 54 siswa SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah Ngawi 4 mengalami gejala keracunan seperti pusing, muntah, dan diare.

Selain makanan, Dinkes juga meneliti sampel air dari depo pengolahan makanan SPPG Yayasan Cahaya Jendela Kebaikan yang menjadi penyedia MBG. Hasilnya, meski tidak ditemukan bakteri, kualitas air dinyatakan belum memenuhi standar kesehatan.

“Bakteri yang ditemukan di makanan ternyata juga terdeteksi pada sampel muntahan siswa, sehingga memperkuat dugaan bahwa sumber keracunan berasal dari menu MBG tersebut,” ungkap Dhina.

Menindaklanjuti hasil tersebut, Dinkes Ngawi telah mengirimkan surat resmi kepada pihak pengelola SPPG untuk segera melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi makanan. Langkah ini sekaligus menjadi dasar untuk menentukan status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan yang sempat terjadi.

Menurut Dhina, faktor utama penyebab munculnya bakteri diduga berasal dari proses pengolahan makanan yang kurang higienis dan kualitas air yang tidak memenuhi standar. Ia menegaskan perlunya pembenahan serius agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami masih menunggu hasil lanjutan terkait keberlangsungan SPPG. Yang jelas, aspek kebersihan dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama ke depan,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kreatif! Warga Pandean Sulap Sampah Plastik Jadi Lampion Merah Putih untuk HUT RI

    Kreatif! Warga Pandean Sulap Sampah Plastik Jadi Lampion Merah Putih untuk HUT RI

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, punya cara unik memeriahkan suasana. Mereka memanfaatkan sampah plastik bekas menjadi lampion bernuansa merah putih yang menghiasi lingkungan tempat tinggal. Kegiatan ini digagas oleh Rodiyah (45), warga setempat yang juga anggota Bank Sampah Pandean. Bersama puluhan […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Jadi Berkah, Pembudidaya Jamur Tiram Madiun Raup Untung Berlipat

    Musim Hujan Jadi Berkah, Pembudidaya Jamur Tiram Madiun Raup Untung Berlipat

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aroma lembap memenuhi sebuah kumbung sederhana di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dari rak-rak bambu yang tersusun rapat, rentetan jamur tiram berwarna putih bersih menggantung rimbun. Setiap pagi, sebelum matahari naik, Ajib Rahmatullah (29) dan rekannya Arfian menyusuri lorong-lorong kumbung itu sambil mengecek satu per satu baglog […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Rotasi 16 Pejabat Eselon II, Masih Ada Kursi Strategis Kosong

    Bupati Madiun Rotasi 16 Pejabat Eselon II, Masih Ada Kursi Strategis Kosong

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 16 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menjalani rotasi jabatan. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di Pendopo Muda Graha, Kamis (21/08/2025). Rotasi pejabat setingkat eselon II ini menjadi yang pertama di era pemerintahan pasangan Bupati Hari Wuryanto dan Wakil […]

    Bagikan
  • Klaim Asuransi Aset Daerah Kota Madiun Tahun 2024 Hanya 10 Persen dari Nilai Polis

    Klaim Asuransi Aset Daerah Kota Madiun Tahun 2024 Hanya 10 Persen dari Nilai Polis

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pengadaan asuransi untuk aset Pemerintah Kota Madiun tahun lalu tetap menggunakan pagu anggaran yang sama seperti tahun sebelumnya. Namun, dari hasil evaluasi, klaim asuransi yang diajukan sepanjang tahun 2024 didominasi oleh kendaraan dinas, baik kendaraan operasional maupun kendaraan pejabat. Menurut Lilis Hartutik, Kepala Bidang Akuntansi dan Aset BKAD Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius, Warga dan BPBD Lakukan Pencarian

    Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius, Warga dan BPBD Lakukan Pencarian

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang bocah berusia 4 tahun dilaporkan hilang secara misterius di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, sejak Senin (13/4/2026) sore. Hingga Selasa (14/4/2026) pagi, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh warga bersama tim gabungan. Korban diketahui bernama Rizuka Putra Ramadhan, putra pasangan Slamet dan Suwarni. Ia terakhir terlihat sekitar pukul 17.00 […]

    Bagikan
  • DPD PKS Kota Madiun Periode 2025–2030 Didominasi Kader Muda

    DPD PKS Kota Madiun Periode 2025–2030 Didominasi Kader Muda

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Struktur baru DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun resmi diumumkan oleh DPP pada Kamis (14/08/2025) lalu. Formasi kepengurusan periode 2025–2030 kali ini dipenuhi wajah-wajah muda yang diharapkan mampu memberi semangat baru bagi partai. Sekretaris DPD PKS Kota Madiun, Hasta Hadiwiguna, mengungkapkan sejumlah perubahan penting terjadi dalam susunan kepengurusan. Di […]

    Bagikan
expand_less