Berita Terkini
Trending Tags

Viral Pembawa Keranda Lewati Sungai, Ini Solusi Kang Giri Untuk Lahan Pemakaman di Wates

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko saat meninjau Lokasi yang bakal di jadikan pemakaman umum di desa Wates ( foto : istimewa – Ega Patreia – Sinergia)

Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengambil langkah cepat dengan membelikan lahan pemakaman bagi warga Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan setelah video viral yang memperlihatkan warga membawa keranda jenazah melintasi sungai karena tak bisa melalui jalur biasa, meski secara infrastruktur tidak ada kerusakan.

Masalah bermula saat salah satu warga menolak jalur depan rumahnya dilintasi prosesi pemakaman. Padahal, jalur itu merupakan satu-satunya akses menuju jembatan swadaya warga yang mengarah ke TPU Guyangan di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung.

Pantauan di lokasi, Kang Giri—sapaan akrab Sugiri Sancoko—langsung menyerahkan lahan tersebut kepada warga. Prosesi penyerahan dilanjutkan dengan doa bersama di lahan yang akan digunakan sebagai tempat pemakaman. Menariknya, pembelian lahan ini tidak menggunakan dana APBD. Kang Giri memilih menggunakan dana pribadi dan hasil urunan bersama orang-orang terdekatnya.

“Kalau pakai APBD butuh waktu lama. Akhirnya ya saweran saja,” ujar Kang Giri, Rabu (23/4/2025).

Lahan yang dibeli seluas 868 meter persegi, merupakan milik Lukas Kamsari, warga Dukuh Bukul. Proses pembelian dilakukan setelah musyawarah bersama camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Sempat muncul ide pembangunan jembatan baru dari Desa Wates ke Desa Tugurejo, namun hal itu membutuhkan waktu dan perencanaan panjang. Alternatif cepatnya adalah membelikan lahan pemakaman baru agar warga Dukuh Bukul bisa memiliki makam sendiri.

“Urunan ini bukan sekadar respons atas viralnya video, tapi benar-benar menjawab kebutuhan warga yang memang butuh lahan makam,” tegas Kang Giri.

Lahan yang dibeli seluas lebih dari 800 meter persegi, dinilai cukup untuk kebutuhan pemakaman warga. Makam tersebut nantinya akan dinamai “Astana Bukul”.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 58 detik yang memperlihatkan rombongan warga memikul keranda jenazah dan menyeberangi sungai. Terdengar suara dalam video yang berkata, “Yo dulur Wates, ky ngene lo susah e,” mengungkapkan betapa sulitnya kondisi tersebut.

Jenazah yang diantar dalam video tersebut adalah Mulyadi (38), warga Dukuh Bukul. Ia hendak dimakamkan di TPU Guyangan di Desa Tugurejo. Namun karena penolakan dari salah satu warga, rombongan pengantar jenazah terpaksa melewati sungai sebagai satu-satunya jalur alternatif.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • 380 Calhaji Asal Kabupaten Madiun Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    380 Calhaji Asal Kabupaten Madiun Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) mulai melakukan berbagai persiapan syarat keberangkatan. Salah satunya yakni pemeriksaan kesehatan sebagai syarat keberangkatan haji tahun ini. Sebanyak 380 dari total kuota 382 calon jemaah telah melaksanakan pemeriksaan per tanggal 8 Februari 2025 lalu. “Dari data yang masuk di Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), di […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Kredit Fiktif

    Kejari Ponorogo Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Kredit Fiktif

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menetapkan dua orang tersangka baru dalam kasus kredit fiktif di Bank BRI Unit Pasar Pon. Kedua tersangka berinisial NAF dan DSKW alias Lette diduga terlibat dalam jaringan yang sama dengan tersangka sebelumnya, SPP. Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi mengatakan, NAF dan DSKW memiliki peran […]

    Bagikan
  • Imigrasi Madiun Dukung Layanan Paspor Kolektif untuk 1.079 Pemohon se-Jatim

    Imigrasi Madiun Dukung Layanan Paspor Kolektif untuk 1.079 Pemohon se-Jatim

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun siap berkontribusi dalam layanan paspor kolektif yang digelar serentak oleh jajaran imigrasi se-Jawa Timur. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Jenderal Imigrasi dan Polda Jawa Timur dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79, dengan total kuota 1.079 permohonan. Kegiatan akan berlangsung selama […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan kini menghiasi aliran sungai yang membelah Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Air yang seharusnya jernih berubah keruh, memunculkan bau menyengat yang kian meresahkan warga. Di beberapa titik, sampah bercampur dengan tanaman liar membentuk gundukan besar. Kondisi tersebut membuat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Sengketa PAW DPRD Magetan Berakhir Damai, Pimpinan Dewan Sepakati Penarikan Seluruh Dokumen

    Sengketa PAW DPRD Magetan Berakhir Damai, Pimpinan Dewan Sepakati Penarikan Seluruh Dokumen

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perselisihan panjang terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan akhirnya mencapai titik temu. Setelah menjalani tiga kali sesi mediasi di Pengadilan Negeri Magetan, pihak penggugat dan tergugat sepakat menyudahi polemik dengan jalan damai. Kesepakatan ini mengemuka dalam proses mediasi yang dipimpin mediator PN Magetan, Deddi Alparesi pada Rabu (10/12/2025). […]

    Bagikan
expand_less