Berita Terkini
Trending Tags

Harga Melonjak, Warga Kare Madiun Berburu Telur Murah di Pasar Murah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kecamatan Kare  memadati pasar murah di halaman kantor Kecamatan Setempat, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Lonjakan harga bahan pokok, terutama telur ayam, membuat Pemerintah Kabupaten Madiun turun tangan dengan menggelar pasar murah di sejumlah wilayah. Rabu (22/10/2025), ratusan warga memadati halaman kantor Kecamatan Kare demi mendapatkan paket sembako bersubsidi.

Meski hujan mengguyur sejak pagi, antusiasme warga tak surut. Mereka rela mengantre untuk memperoleh nomor antrean pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM) Kabupaten Madiun. Harga kebutuhan pokok di pasar murah tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

“Senang sekali ada pasar murah seperti ini, bisa meringankan masyarakat kecil. Selisih harganya lumayan, antara tiga sampai empat ribu rupiah per item,” ujar Marinem, warga setempat.

Ia menyebut, setiap kartu keluarga (KK) hanya diperbolehkan membeli satu paket sembako berisi beras, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, dan bawang putih. Hal serupa disampaikan Purwanti, warga lain yang ikut mengantre. Menurutnya, harga di pasar murah sangat membantu masyarakat pedesaan yang tengah menghadapi kenaikan harga signifikan. 

“Kalau di pasaran harga telur sekarang Rp29 ribu per kilogram, di sini cuma Rp25 ribu. Jauh bedanya,” tuturnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperdagkop UM Kabupaten Madiun, Budi Santoso, menjelaskan bahwa pasar murah bersubsidi ini merupakan upaya pemerintah daerah menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Hingga Oktober 2025, pihaknya sudah menggelar pasar murah di 30 dari total 60 titik yang ditargetkan sepanjang tahun ini.

“Di tengah tingginya harga bahan pokok, masyarakat sangat membutuhkan pasar murah seperti ini. Selain membantu ekonomi warga, kegiatan ini juga bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah,” kata Budi.

Untuk menghindari pembelian berlebihan (panic buying), warga diwajibkan membawa kartu keluarga dan hanya diperbolehkan membeli satu paket sembako. Paket tersebut terdiri dari telur ayam 1 kilogram (Rp. 25 ribu), beras 5 kilogram (Rp. 59.500), minyak goreng 2 liter (Rp. 31 ribu), gula pasir 2 kilogram (Rp. 26 ribu), dan bawang putih ½ kilogram (Rp. 11 ribu).

Pada gelaran di Kecamatan Kare, Disperdagkop UM menyediakan stok beras sebanyak 1.400 kilogram, minyak goreng 600 liter, gula pasir 750 kilogram, telur 250 kilogram, dan bawang putih 100 kilogram. Pemerintah daerah berharap pasar murah yang menjangkau hingga pelosok desa ini dapat menjaga stabilitas harga serta menekan inflasi di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya, khususnya di Jawa Timur.

Tova Pradana -Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironis, Siswi SMAN 1 Maospati Temukan CCTV Berbentuk Lampu di Toilet

    Ironis, Siswi SMAN 1 Maospati Temukan CCTV Berbentuk Lampu di Toilet

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dunia pendidikan di Kabupaten Magetan diguncang dengan kabar ditemukannya CCTV berbentuk lampu di dalam toilet siswi.  Informasi yang dihimpun, kamera tersembunyi itu ditemukan di toilet SMA Negeri 1 Maospati. Tak pelak, kabar itu memunculkan kekhawatiran bagi siswi maupun orang tua murid. Nasrullah Kurniawan selaku Waka Kesiswaan SMA 1 Maospati tidak menampik […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Non Subsidi untuk 32 Kelompok Tani

    Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Non Subsidi untuk 32 Kelompok Tani

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyalurkan bantuan pupuk non subsidi kepada kelompok tani di wilayah setempat. Program ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pupuk majemuk para petani di tengah terbatasnya alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat. Subkor Budidaya, Sarana dan Prasarana Pertanian DKPP Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Perwosi Kota Madiun Gelar Single Event Pencak Silat Solo Kreatif untuk Atlet Muda

    Perwosi Kota Madiun Gelar Single Event Pencak Silat Solo Kreatif untuk Atlet Muda

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam upaya menjaring dan membina atlit-atlit pencak silat sejak usia dini, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kota Madiun menggelar ajang Single Event Pencak Silat Solo Kreatif di GOR Tenis Kota Madiun, Sabtu (19/07/2025). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi bagi anak-anak pecinta silat yang terbagi dalam dua kategori usia, yaitu […]

    Bagikan
  • Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peristiwa penyerangan brutal terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dua pemuda yang awalnya hanya hendak membeli bensin mendadak diserang secara membabi buta oleh sekelompok orang tak dikenal, Senin dini hari (12/05/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan suasana mencekam ketika belasan […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025). Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai […]

    Bagikan
expand_less