Berita Terkini
Trending Tags

KPK Soroti Pemkab Magetan, Catatan Penting Menyasar Pengelolaan Keuangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan setelah melakukan pendampingan tata kelola pemerintahan daerah pada September 2025. Hasil pendampingan itu menyoroti sejumlah aspek pengelolaan keuangan daerah yang dinilai masih perlu diperbaiki.

Dalam laporan tersebut, KPK menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, khususnya pada mekanisme usulan pokok pikiran (pokir) serta sistem pengadaan barang dan jasa. Dari total nilai kontrak Rp390,9 miliar, mayoritas proyek dikerjakan melalui e-purchasing dan pengadaan langsung. Sementara tender terbuka hanya mencapai Rp7,9 miliar.

Pola seperti itu, menurut KPK, berpotensi menurunkan tingkat transparansi dan mengurangi ruang persaingan yang sehat dalam proses pengadaan. Selain itu, lembaga antirasuah itu juga menemukan data penerima hibah di Magetan belum seluruhnya lengkap beberapa masih tanpa Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat jelas.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, membenarkan bahwa pihaknya telah diundang KPK dalam agenda pendampingan nasional bersama seluruh kepala daerah di Indonesia pada 11 September 2025.

“Benar, kami sudah mengikuti kegiatan pendampingan KPK pada 11 September lalu. Untuk tindak lanjut dan detail hasilnya, silakan dikonfirmasi ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujar Nanik, Rabu (29/10/2025).

Ia menambahkan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari evaluasi nasional terhadap kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan publik. Salah satu catatan yang menjadi perhatian KPK adalah pengelolaan APBD 2025 yang dinilai masih memiliki potensi penyimpangan.

“Catatannya memang ada, terutama soal pengelolaan APBD. Tapi untuk pembahasan lebih lanjut, OPD terkait yang bisa memberikan penjelasan teknis,” jelasnya.

KPK melalui hasil pendampingan tersebut merekomendasikan agar Pemkab Magetan memperkuat sistem akuntabilitas dan transparansi dalam setiap tahapan penggunaan anggaran. Langkah ini diharapkan dapat mencegah potensi penyimpangan serta menjaga keuangan daerah tetap aman.

Bupati Nanik menegaskan, pemerintah daerah akan tetap mengikuti arahan serta rekomendasi KPK sebagai upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, terbuka, dan berintegritas.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tercatat sudah lebih dari dua tahun tidak memiliki Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3). Padahal lembaga itu seharusnya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Ketiadaan KP3 ini diakui oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Minta Evakuasi Material Longsor Dipercepat, Ratusan Warga Wagir Kidul Terisolasi

    DPRD Ponorogo Minta Evakuasi Material Longsor Dipercepat, Ratusan Warga Wagir Kidul Terisolasi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Anggota DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, turun langsung meninjau lokasi longsor di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kamis (20/11/2025). Ia mendesak BPBD untuk segera mengerahkan alat berat guna membuka akses jalan yang hingga kini masih tertutup material longsor. Ribut mengatakan, kondisi di lapangan cukup mendesak. Selain merusak dua rumah warga, longsor juga […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Siswa di Kecamatan Sine

    Polres Ngawi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Siswa di Kecamatan Sine

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, kini ditangani aparat kepolisian. Polres Ngawi turun tangan melakukan penyelidikan setelah sejumlah siswa mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing, Rabu (01/10/2025). Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadhi, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung bergerak […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Tukang Becak

    Polres Ponorogo Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Tukang Becak

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo bersama sejumlah organisasi mahasiswa menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) bagi para pengemudi becak kayuh di depan gerbang Mapolres Ponorogo, Senin pagi (20/10/2025). Setidaknya ada 250 tukang becak menerima paket sembako yang diserahkan langsung oleh Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo. Kegiatan ini melibatkan perwakilan mahasiswa dari HMI, PMII, IMM, […]

    Bagikan
  • Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

    Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota DPR maupun DPRD tengah menjadi sorotan masyarakat. Seperti tunjangan perumahan DPR RI yang sempat menjadi pemicu aksi unjuk rasa di berbagai daerah, meski akhirnya tunjangan tersebut dibatalkan. Lalu bagaimana dengan gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Magetan? Sesuai data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pada awal Ramadan tahun ini, komoditas bumbu dapur di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan. Khususnya, cabai rawit yang melonjak tajam hingga tembus Rp. 100 ribu lebih per kilogramnya. Hal itu seperti yang terpantau di Pasar Besar Madiun pada Jumat (20/02/2026). Sulasmi, salah satu pedagang mengaku bahwa kenaikan harga cabai rawit […]

    Bagikan
expand_less