Berita Terkini
Trending Tags

Retakan Tanah Makin Parah di Madiun, Tim Kaji Cepat Pemprov Jatim Temukan Pondasi Rumah Mulai Turun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim gabungan dari Departemen Teknik Geologi Institut ITS, Dinas ESDM Jatim, serta BPBD meninjau langsung lokasi terdampak tanah retak, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Fenomena retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menjadi perhatian serius tim kaji cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Retakan tersebut dilaporkan merusak sejumlah rumah warga dan menyebabkan sebagian pondasi mengalami penurunan.

Pada Jumat (07/11/2025), tim gabungan dari Departemen Teknik Geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meninjau langsung lokasi terdampak.

Ketua Tim Kaji Cepat ITS, Harris Miftakhul Fajar, mengatakan hasil pengamatan awal menunjukkan retakan tanah bersifat masif dan menyebar cukup luas. “Kami memetakan beberapa titik retakan di desa ini. Secara umum, retakan menyebar sekitar 50 meter dan berdampak pada sejumlah rumah. Jenis retakannya vertikal sehingga berpotensi menyebabkan penurunan tanah,” ujar Harris di lokasi.

Ia menambahkan, kondisi geologi di wilayah Mendak menunjukkan tanah sudah mengalami pelapukan sangat intensif. Material dasar berupa batuan breksi yang seharusnya keras kini berubah rapuh akibat proses pelapukan panjang.

“Wilayah ini berada di daerah perbukitan yang sudah tua secara geologi. Pelapukan diperparah oleh faktor hidrotermal karena lokasi Mendak cukup dekat dengan kawasan Telaga Ngebel yang memiliki sumber mata air panas,” jelasnya.

Menurut Harris, ketebalan lapisan tanah lapuk di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 10 meter. Kondisi ini meningkatkan risiko longsor, terutama jika air meresap secara terus-menerus ke dalam tanah.

Ia menilai ada beberapa faktor utama penyebab pergerakan tanah, mulai dari ketebalan lapisan pelapukan, kemiringan lereng, hingga penambahan beban tanah akibat air hujan maupun aktivitas warga.

“Di beberapa rumah, kami temukan saluran air terbuka yang bisa membuat air meresap ke tanah meski tidak sedang hujan. Kondisi itu bisa mempercepat proses penurunan tanah,” kata Harris.

Sementara itu, Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Jawa Timur, Ertika Dinawati, menyebut pihaknya akan melakukan pemetaan lebih detail bersama BPBD dan ITS untuk menentukan langkah mitigasi. “Kami berkoordinasi lintas lembaga agar hasil kaji cepat ini bisa menjadi dasar mitigasi berkelanjutan antara pemerintah provinsi, kabupaten, desa, dan pihak akademisi,” ujarnya.

Pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan sosialisasi kepada warga agar lebih berhati-hati, terutama saat intensitas hujan tinggi. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motor Bonceng 3 Ringsek Diseruduk Truk di Madiun, Begini Kondisi Korban

    Motor Bonceng 3 Ringsek Diseruduk Truk di Madiun, Begini Kondisi Korban

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 371
    • 0Komentar

    ​Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas nyaris merenggut nyawa terjadi di Jalan Raya Madiun–Ponorogo, tepatnya di Desa Kertobanyon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Selasa malam (3/2/2026). Sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang pria ringsek setelah dihantam truk barang saat mencoba menyeberang jalan. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Peristiwa bermula saat sepeda […]

    Bagikan
  • Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda photo_camera 2

    Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Nasib tragis menimpa tiga pemuda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, saat meracik petasan yang diduga akan diterbangkan menggunakan balon udara tanpa awak untuk persiapan tradisi menjelang Lebaran. Ledakan hebat yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius. Peristiwa tersebut terjadi sekitar […]

    Bagikan
  • Nekat Curi Motor Siang Bolong, Aksi Maling di Ponorogo Terekam CCTV

    Nekat Curi Motor Siang Bolong, Aksi Maling di Ponorogo Terekam CCTV

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Ponorogo, Jawa Timur. Kali ini, seorang warga Kelurahan Tambakbayan menjadi korban setelah motornya raib digondol maling saat diparkir di depan rumah, Selasa (22/07/2025) siang. Dalam rekaman CCTV, pelaku yang bertubuh kurus, mengenakan topi dan tas punggung, terlihat santai berjalan mendekati motor Honda Vario milik […]

    Bagikan
  • Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan efisiensi perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus melakukan berbagai langkah perbaikan infrastruktur. Salah satunya dengan menaikkan batas kecepatan maksimal kereta api dari sebelumnya 100 km/jam menjadi 120 km/jam di sejumlah lintasan wilayah kerjanya. Agar peningkatan kecepatan ini berjalan aman, […]

    Bagikan
  • Cek PSU Magetan, Ketua Bawaslu RI Harap Tidak Ada Permasalahan Baru 

    Cek PSU Magetan, Ketua Bawaslu RI Harap Tidak Ada Permasalahan Baru 

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja meninjau pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Magetan pada Sabtu (22/3/2025). PSU Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magetan 2024 dinilai berjalan sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Ia berharap seluruh pihak dapat menerima hasil PSU tanpa ada persoalan lanjutan.   “Karena ini putusan […]

    Bagikan
  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
expand_less