Berita Terkini
Trending Tags

Wisatawan Asal Ponorogo Meninggal Mendadak di Telaga Sarangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polsek Plaosan melakukan pemeriksaan kondisi korban di Puskesmas Plaosan usai meninggal di dekat Telaga Sarangan. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Ketenangan lokasi wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, terusik dengan insiden mengejutkan pada Minggu (9/11/2025) siang. Seorang wisatawan asal Ponorogo, Wahyu Eko Apriliyono (34), ditemukan tak sadarkan diri di pinggir jalan kawasan tikungan selatan Hotel Kintamani. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Plaosan, namun nyawanya tak tertolong.

Peristiwa itu bermula saat Wahyu datang berwisata ke Sarangan bersama rekannya, Jumadi (46), warga Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Keduanya baru pertama kali mengunjungi destinasi wisata andalan Magetan tersebut. Menurut keterangan Jumadi, sebelum kejadian, mereka duduk santai di salah satu warung pinggir telaga sambil menikmati minuman hangat sachetan.

“Korban sempat bilang merasa mual dan ingin bersendawa, tapi tidak bisa. Tak lama kemudian langsung lemas dan pingsan. Saya sudah coba bangunkan, tapi tidak sadar, lalu saya minta bantuan petugas,” ungkapnya.

Petugas Pos Polisi Sarangan bersama tim medis Dinas Pariwisata segera datang ke lokasi untuk memberikan pertolongan. Wahyu kemudian dievakuasi ke Puskesmas Plaosan. Namun, meski telah dilakukan tindakan resusitasi jantung paru (CPR), korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, mengonfirmasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan medis, kematian diduga disebabkan penyakit lambung yang sudah lama diderita. “Pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya kekerasan. Keluarga korban juga menolak autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” jelas AKP Agus.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah Wahyu diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Ponorogo. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan wisata, terutama di daerah pegunungan dengan suhu dingin.

“Kami mengingatkan pengunjung agar tidak memaksakan diri jika kondisi badan sedang kurang fit,” tutup AKP Agus.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mancing di Kolam, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam

    Mancing di Kolam, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo –  Sumanto warga Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo harus berurusan dengan pihak kepolisian. Hal itu setelah pria 50 tahun itu menembak seorang anak dengan senapan angin. Korban, AL (12), seorang pelajar kelas 1 MTs asal Desa Beton, Kecamatan Siman, tertembak di lengan kiri saat mencoba memancing ikan lele di kolam milik […]

    Bagikan
  • Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka menyelimuti suasana semarak kemerdekaan di Magetan. Seorang pedagang atribut 17 Agustus, Yayan Munandar (67), ditemukan meninggal dunia di lapak tempatnya berjualan di kawasan Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, tepat di seberang Lanud Iswahjudi, Selasa (05/08/2025). Korban merupakan perantau asal Garut, Jawa Barat, yang dikenal sebagai pedagang musiman atribut merah putih setiap […]

    Bagikan
  • Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Beredel Kabel Fiber Yang Menggantung di APJ

    Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Beredel Kabel Fiber Yang Menggantung di APJ

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penertiban kabel fiber optik sambungan telekomunikasi di tiga ruas jalan terpaksa ditertibkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Rabu (12/2/2025). Kabel-kabel yang ditertibkan merupakan kabel sambungan telekomunikasi tak berizin yang memanfaatkan tiang alat penerangan jalan (APJ) KPBU.  Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Madiun, Rena Meta Wardhani mengatakan, temuan kabel […]

    Bagikan
  • Suasana Perayaan Galungan dan Piodalan di Pura Sanggha Bhuwana Lanud Iswahjudi

    Suasana Perayaan Galungan dan Piodalan di Pura Sanggha Bhuwana Lanud Iswahjudi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Umat Hindu dari wilayah Karesidenan Madiun yang meliputi Kabupaten Magetan, Kota/Kabupaten Madiun, Ngawi, hingga Ponorogo, berkumpul di Pura Sanggha Bhuwana, Lanud Iswahjudi, Maospati pada Rabu (19/11/2025). Mereka melaksanakan rangkaian upacara Hari Raya Galungan yang tahun ini bertepatan dengan Rebo Kliwon Wuku Dungulan. Perayaan Galungan di pura tersebut berlangsung istimewa karena sekaligus […]

    Bagikan
  • Tanah Gerak Putus Akses Kecamatan Pudak–Sooko, Dua Rumah Terancam

    Tanah Gerak Putus Akses Kecamatan Pudak–Sooko, Dua Rumah Terancam

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pergerakan tanah di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Ponorogo, Jawa Timur, memutus total akses jalan alternatif yang menjadi penghubung antar Kecamatan Pudak dan Sooko. Fenomena geologi ini juga menimbulkan retakan besar yang kini mengancam dua rumah warga yang berada di kawasan terdampak. Tanah gerak tersebut telah terpantau dan tanda-tandanya bahkan sudah mulai muncul […]

    Bagikan
  • Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Enam warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun harus menerima konsekuensi atas perbuatannya. Mereka harus dilayar ke Lapas Nusakambangan, Cilacap pada Minggu (9/2/2025), sebagai bentuk sanksi atas tindakan indisipliner selama menjalani masa pembinaan di Lapas I Madiun. Kepala Lapas I Madiun, Andi Wijaya Rivai menjelaskan pemindahan itu merupakan bagian dari […]

    Bagikan
expand_less