Berita Terkini
Trending Tags

Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jatera Agro kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tren wisata petik buah semakin diminati masyarakat. Selain menawarkan pengalaman memanen buah langsung dari kebun, konsep ini juga menjadi pilihan karena buah yang didapat lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan membeli di toko maupun pasar modern.

Fenomena tersebut terlihat di Jatera Agro, kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Setiap musim panen tiba, lokasi ini ramai didatangi warga yang ingin memilih dan memetik sendiri buah yang diinginkan.

Pada musim panen kali ini, Jatera Agro menawarkan melon hidroponik jenis Petravani dan Lavender. Sebanyak 1.000 tanaman melon dipersiapkan setiap masa panen dengan harga jual Rp25 ribu per kilogram. Selain melon, pengelola juga mulai memanen kelengkeng kristal yang menjadi komoditas baru di kawasan tersebut.

Terdapat sekitar 50 pohon kelengkeng kristal yang telah produktif, dengan rata-rata hasil panen mencapai 20 kilogram per pohon. Buah tersebut dipasarkan dengan harga Rp35 ribu per kilogram.

Image Not Found
pengunjungan memilih dan memetik Buah melon secara langsung di Jatera Agro Foto : Kus-Sinergia

Salah seorang pembeli, Susanti, mengaku sengaja datang ke Jatera Agro karena dapat memilih langsung buah yang diinginkan. Menurutnya, kualitas buah yang dipetik sendiri lebih terjamin kesegarannya.

“Karena fresh, bisa metik langsung. Harganya juga lebih murah,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (15/6/2026).

Susanti mengaku membeli lebih dari enam kilogram kelengkeng dan sekitar tiga hingga empat kilogram melon. Ia juga memilih berbelanja di Jatera Agro karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya sehingga lebih hemat biaya transportasi.

Kepala Desa Jambangan, David Indra Kusuma, mengatakan konsep wisata petik buah sengaja dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung sekaligus meningkatkan nilai jual hasil pertanian desa.

Menurutnya, pembeli tidak hanya membeli buah, tetapi juga dapat memilih dan memetik sendiri buah yang dianggap paling sesuai dengan keinginan mereka.

“Pengunjung atau pembeli bisa memilih sendiri dan memetik sendiri buah yang diinginkan. Kalau ada yang kurang pas bisa ditukar. Kami mengutamakan kepuasan pelanggan,” kata David.

Ia menjelaskan, selain melon hidroponik yang telah memasuki panen kelima, tahun ini Jatera Agro juga mulai membuka panen kelengkeng kristal. Respons masyarakat dinilai cukup positif karena pemasaran hasil panen sejauh ini tidak mengalami kendala berarti.

David menyebut seluruh hasil panen melon biasanya habis terjual dalam waktu kurang dari satu pekan sejak dibuka untuk umum. Mayoritas pembeli berasal dari wilayah Magetan, meski beberapa pengunjung juga datang dari luar daerah.

Menariknya, pengelola tidak menerapkan sistem pengiriman hasil panen kepada konsumen. Seluruh pembeli diarahkan datang langsung ke lokasi untuk memetik sendiri buah yang diinginkan. Selain memberikan pengalaman wisata, konsep tersebut juga dinilai mampu menekan biaya distribusi dan penggunaan bahan bakar.

“Kami memang memangkas biaya pengiriman. Pembeli datang sendiri ke lokasi sehingga lebih efisien dan sekaligus mendukung konsep wisata petik buah,” jelasnya.

Melalui pengembangan agrowisata berbasis BUMDes ini, Desa Jambangan berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, memperluas pasar hasil pertanian lokal, sekaligus menghadirkan destinasi wisata edukatif yang menarik bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Box Tabrak Pohon di Jalur Magetan–Maospati, Akses Jalan Sempat Tertutup Total

    Truk Box Tabrak Pohon di Jalur Magetan–Maospati, Akses Jalan Sempat Tertutup Total

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus lalu lintas di Jalan Raya Magetan–Maospati sempat lumpuh total setelah kecelakaan melibatkan sebuah truk box di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Kamis (12/3/2026) dini hari. Insiden tersebut membuat pohon sono keling berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan. Eka Radityo, Kepala Pelaksana BPBD Magetan, menyampaikan kejadian itu pertama kali dilaporkan […]

    Bagikan
  • Perbaikan Jalan Penghubung Desa Sejauh 1.100 Meter Jadi Sasaran TMMD ke-124 di Nganjuk

    Perbaikan Jalan Penghubung Desa Sejauh 1.100 Meter Jadi Sasaran TMMD ke-124 di Nganjuk

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia |Nganjuk – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang dimulai pada 6 Mei 2025 dilaksanakan serentak di 50 kota/kabupaten di Indonesia, salah satunya di Nganjuk, Jawa Timur. TMMD Nganjuk terpusat di Desa Lengkong Lor dan Desa Sumbermiri yang berada di Kecamatan Ngluyu. Sebagai sasaran utama akan dilakukan pengerasan jalan sepanjang 1.100 meter dan […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Korp Raport Penghujung Tahun 2025, 119 Personel Polres Magetan Naik Pangkat

    Korp Raport Penghujung Tahun 2025, 119 Personel Polres Magetan Naik Pangkat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Memasuki akhir tahun 2025, Polres Magetan menggelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat bagi anggota Polri periode 1 Januari 2026 serta ASN Polri periode 1 Desember 2025, Rabu (31/12/2025). Upacara yang dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, ini berlangsung khidmat di halaman Mapolres Magetan, diikuti ratusan personel bersama keluarga pendamping. […]

    Bagikan
  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
  • Tersangkut Truk, Dahan Pohon Trembesi Besar Ambruk Tutup Jalan Ring Road, Lalu Lintas Macet

    Tersangkut Truk, Dahan Pohon Trembesi Besar Ambruk Tutup Jalan Ring Road, Lalu Lintas Macet

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah dahan pohon trembesi berukuran besar di tepi Jalan Ring Road Madiun, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, roboh pada Kamis (27/11/2025). Dahan itu tumbang setelah salah satu bagiannya tersangkut truk yang melintas. Sopir truk, Muhammad Soleh menuturkan dirinya hendak ke gudang ekspedisi J&T di Jalan Basuki Rahmat Kota Madiun. Namun dirinya […]

    Bagikan
expand_less