Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jatera Agro kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tren wisata petik buah semakin diminati masyarakat. Selain menawarkan pengalaman memanen buah langsung dari kebun, konsep ini juga menjadi pilihan karena buah yang didapat lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan membeli di toko maupun pasar modern.

Fenomena tersebut terlihat di Jatera Agro, kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Setiap musim panen tiba, lokasi ini ramai didatangi warga yang ingin memilih dan memetik sendiri buah yang diinginkan.

Pada musim panen kali ini, Jatera Agro menawarkan melon hidroponik jenis Petravani dan Lavender. Sebanyak 1.000 tanaman melon dipersiapkan setiap masa panen dengan harga jual Rp25 ribu per kilogram. Selain melon, pengelola juga mulai memanen kelengkeng kristal yang menjadi komoditas baru di kawasan tersebut.

Terdapat sekitar 50 pohon kelengkeng kristal yang telah produktif, dengan rata-rata hasil panen mencapai 20 kilogram per pohon. Buah tersebut dipasarkan dengan harga Rp35 ribu per kilogram.

Image Not Found
pengunjungan memilih dan memetik Buah melon secara langsung di Jatera Agro Foto : Kus-Sinergia

Salah seorang pembeli, Susanti, mengaku sengaja datang ke Jatera Agro karena dapat memilih langsung buah yang diinginkan. Menurutnya, kualitas buah yang dipetik sendiri lebih terjamin kesegarannya.

“Karena fresh, bisa metik langsung. Harganya juga lebih murah,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (15/6/2026).

Susanti mengaku membeli lebih dari enam kilogram kelengkeng dan sekitar tiga hingga empat kilogram melon. Ia juga memilih berbelanja di Jatera Agro karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya sehingga lebih hemat biaya transportasi.

Kepala Desa Jambangan, David Indra Kusuma, mengatakan konsep wisata petik buah sengaja dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung sekaligus meningkatkan nilai jual hasil pertanian desa.

Menurutnya, pembeli tidak hanya membeli buah, tetapi juga dapat memilih dan memetik sendiri buah yang dianggap paling sesuai dengan keinginan mereka.

“Pengunjung atau pembeli bisa memilih sendiri dan memetik sendiri buah yang diinginkan. Kalau ada yang kurang pas bisa ditukar. Kami mengutamakan kepuasan pelanggan,” kata David.

Ia menjelaskan, selain melon hidroponik yang telah memasuki panen kelima, tahun ini Jatera Agro juga mulai membuka panen kelengkeng kristal. Respons masyarakat dinilai cukup positif karena pemasaran hasil panen sejauh ini tidak mengalami kendala berarti.

David menyebut seluruh hasil panen melon biasanya habis terjual dalam waktu kurang dari satu pekan sejak dibuka untuk umum. Mayoritas pembeli berasal dari wilayah Magetan, meski beberapa pengunjung juga datang dari luar daerah.

Menariknya, pengelola tidak menerapkan sistem pengiriman hasil panen kepada konsumen. Seluruh pembeli diarahkan datang langsung ke lokasi untuk memetik sendiri buah yang diinginkan. Selain memberikan pengalaman wisata, konsep tersebut juga dinilai mampu menekan biaya distribusi dan penggunaan bahan bakar.

“Kami memang memangkas biaya pengiriman. Pembeli datang sendiri ke lokasi sehingga lebih efisien dan sekaligus mendukung konsep wisata petik buah,” jelasnya.

Melalui pengembangan agrowisata berbasis BUMDes ini, Desa Jambangan berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, memperluas pasar hasil pertanian lokal, sekaligus menghadirkan destinasi wisata edukatif yang menarik bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Terbitkan SE Ramadan, THM Tutup Total, Petasan & Balon Udara Dilarang

    Pemkab Magetan Terbitkan SE Ramadan, THM Tutup Total, Petasan & Balon Udara Dilarang

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait panduan aktivitas masyarakat selama Ramadan 1447 H/2026 M. Melalui aturan tersebut, seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) diwajibkan menghentikan operasional selama bulan suci. Selain itu, masyarakat diminta tidak menyalakan petasan maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kabag Kesra Setdakab Magetan, Dian Maheru, […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Memburu Jejak Buronan Kasus Fiktif BRI Unit Pasar Pon

    Kejari Ponorogo Memburu Jejak Buronan Kasus Fiktif BRI Unit Pasar Pon

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Lette atau nama panggilan Daniel Sakti Kusuma Wijaya, resmi ditetapkan sebagai buronan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Langkah ini diambil setelah tersangka kasus dugaan kredit fiktif BRI Unit Pasar Pon tersebut tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. Kasi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, mengungkapkan penetapan status tersangka dilakukan […]

    Bagikan
  • Jelang Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Siagakan 10 Lokomotif dan 94 Kereta, Perawatan Diperketat!

    Jelang Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Siagakan 10 Lokomotif dan 94 Kereta, Perawatan Diperketat!

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan kesiapan penuh armada sarana perkeretaapian. Sebanyak 10 unit lokomotif dan 94 unit kereta disiapkan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selama periode mudik dan arus balik yang berlangsung 11 Maret hingga […]

    Bagikan
  • Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menambah penghasilan menjelang Lebaran berakhir tragis bagi seorang pekerja proyek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Suratni (39) mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya remuk terjepit mesin molen pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden terjadi ketika Suratni sedang mengoperasikan alat pengaduk semen dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah […]

    Bagikan
  • Ratusan Becak Listrik Dibagikan di Madiun, Diprioritaskan untuk Tukang Becak Lansia

    Ratusan Becak Listrik Dibagikan di Madiun, Diprioritaskan untuk Tukang Becak Lansia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan becak listrik kembali diserahkan kepada tukang becak di Kabupaten Madiun oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Minggu (8/2/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan pekerjaan para pengemudi becak, khususnya yang telah berusia lanjut. Penyerahan dilakukan di Pendopo Ronggo Djumeno dan dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Forkopimda. Becak listrik […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Pilih TPA Kaliabu untuk Program LSDP

    Pemkab Madiun Pilih TPA Kaliabu untuk Program LSDP

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya mengarahkan rencana pembangunan kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) ke kawasan TPA Kaliabu. Keputusan itu diambil setelah rencana penempatan TPST di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, memicu penolakan dan friksi di tengah masyarakat. Kepastian tersebut mengemuka saat Pemkab Madiun menerima […]

    Bagikan
expand_less