Berita Terkini
Trending Tags

Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jatera Agro kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tren wisata petik buah semakin diminati masyarakat. Selain menawarkan pengalaman memanen buah langsung dari kebun, konsep ini juga menjadi pilihan karena buah yang didapat lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan membeli di toko maupun pasar modern.

Fenomena tersebut terlihat di Jatera Agro, kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Setiap musim panen tiba, lokasi ini ramai didatangi warga yang ingin memilih dan memetik sendiri buah yang diinginkan.

Pada musim panen kali ini, Jatera Agro menawarkan melon hidroponik jenis Petravani dan Lavender. Sebanyak 1.000 tanaman melon dipersiapkan setiap masa panen dengan harga jual Rp25 ribu per kilogram. Selain melon, pengelola juga mulai memanen kelengkeng kristal yang menjadi komoditas baru di kawasan tersebut.

Terdapat sekitar 50 pohon kelengkeng kristal yang telah produktif, dengan rata-rata hasil panen mencapai 20 kilogram per pohon. Buah tersebut dipasarkan dengan harga Rp35 ribu per kilogram.

Image Not Found
pengunjungan memilih dan memetik Buah melon secara langsung di Jatera Agro Foto : Kus-Sinergia

Salah seorang pembeli, Susanti, mengaku sengaja datang ke Jatera Agro karena dapat memilih langsung buah yang diinginkan. Menurutnya, kualitas buah yang dipetik sendiri lebih terjamin kesegarannya.

“Karena fresh, bisa metik langsung. Harganya juga lebih murah,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (15/6/2026).

Susanti mengaku membeli lebih dari enam kilogram kelengkeng dan sekitar tiga hingga empat kilogram melon. Ia juga memilih berbelanja di Jatera Agro karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya sehingga lebih hemat biaya transportasi.

Kepala Desa Jambangan, David Indra Kusuma, mengatakan konsep wisata petik buah sengaja dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung sekaligus meningkatkan nilai jual hasil pertanian desa.

Menurutnya, pembeli tidak hanya membeli buah, tetapi juga dapat memilih dan memetik sendiri buah yang dianggap paling sesuai dengan keinginan mereka.

“Pengunjung atau pembeli bisa memilih sendiri dan memetik sendiri buah yang diinginkan. Kalau ada yang kurang pas bisa ditukar. Kami mengutamakan kepuasan pelanggan,” kata David.

Ia menjelaskan, selain melon hidroponik yang telah memasuki panen kelima, tahun ini Jatera Agro juga mulai membuka panen kelengkeng kristal. Respons masyarakat dinilai cukup positif karena pemasaran hasil panen sejauh ini tidak mengalami kendala berarti.

David menyebut seluruh hasil panen melon biasanya habis terjual dalam waktu kurang dari satu pekan sejak dibuka untuk umum. Mayoritas pembeli berasal dari wilayah Magetan, meski beberapa pengunjung juga datang dari luar daerah.

Menariknya, pengelola tidak menerapkan sistem pengiriman hasil panen kepada konsumen. Seluruh pembeli diarahkan datang langsung ke lokasi untuk memetik sendiri buah yang diinginkan. Selain memberikan pengalaman wisata, konsep tersebut juga dinilai mampu menekan biaya distribusi dan penggunaan bahan bakar.

“Kami memang memangkas biaya pengiriman. Pembeli datang sendiri ke lokasi sehingga lebih efisien dan sekaligus mendukung konsep wisata petik buah,” jelasnya.

Melalui pengembangan agrowisata berbasis BUMDes ini, Desa Jambangan berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, memperluas pasar hasil pertanian lokal, sekaligus menghadirkan destinasi wisata edukatif yang menarik bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin yang melanda wilayah Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Selasa petang (21/10/2025), menyebabkan sebuah pohon mangga berukuran besar tumbang hingga menimpa rumah warga di Kelurahan Bulukerto. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, yaitu ketika hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah setempat. Pohon mangga dengan diameter mencapai 120 […]

    Bagikan
  • Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan. Sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan dengan lebar retakan mencapai 10 hingga 15 sentimeter. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Morosowo dan Mendak membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan […]

    Bagikan
  • Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di internal partai. Proses tersebut merujuk pada keputusan Mahkamah Partai serta mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Suratno menjelaskan, keputusan pemberhentian Gus […]

    Bagikan
  • Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun angkat bicara terkait dugaan pencemaran limbah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Sumberjo, Kecamatan Geger. Dugaan pencemaran itu sebelumnya dikeluhkan petani setempat lantaran limbah berupa air bercampur minyak diduga mengalir ke area persawahan dan menimbulkan bau menyengat. Kepala DLH […]

    Bagikan
  • Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Manguharjo menuai sorotan. Pada Kamis (30/4/2026), perwakilan organisasi masyarakat Squad Nusantara mengadukan hasil pembangunan tahap I kepada Komisi III DPRD Kota Madiun. Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Nur Salim, mengatakan laporan tersebut berasal dari elemen masyarakat dan mencakup sejumlah aspek, mulai dari […]

    Bagikan
  • Populasi Sapi Menurun, Pemkab Magetan Perketat Pengawasan Jelang Idul Adha

    Populasi Sapi Menurun, Pemkab Magetan Perketat Pengawasan Jelang Idul Adha

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik, mulai dari pasar hewan hingga lokasi penampungan ternak milik pedagang. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, Nur Haryani, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara rutin oleh tim medis dan paramedis kesehatan hewan […]

    Bagikan
expand_less