Seorang Pemuda Bobol Toko Sembako di Ponorogo, Gondol Uang hingga Rp700 Ribu
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 20
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Sebuah toko sembako di deretan ruko Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, dibobol maling. Aksi tersebut terjadi pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Aksi pembobolan itu terekam kamera CCTV dan kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman terlihat seorang laki-laki yang diduga masih berusia remaja mendatangi ruko dengan membawa besi tipis.
Pemilik toko, Joko Nugroho, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat telepon dari pemilik kios di sebelahnya pada Senin pagi. Saat itu, bagian depan kios terlihat sudah terbuka sekitar 30 sentimeter, sedangkan pintu bagian belakang dalam kondisi terbuka lebar.
“Saya pagi sudah ditelepon dari kios sebelah bahwa ada pembobolan kios di ruko saya. Awalnya bagian depan terbuka kurang lebih 30 sentimeter, kemudian pintu belakang sudah terbuka lebar,” kata Joko.
Setelah mendapat informasi tersebut, Joko langsung mengecek lokasi dan memastikan tokonya telah dibobol. Ia kemudian memeriksa rekaman kamera CCTV untuk mengetahui kronologi kejadian.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku awalnya mencoba membuka kunci gembok pada bagian depan toko. Karena tidak berhasil, pelaku kemudian mencari besi tipis yang digunakan untuk mencongkel pintu di sebelahnya.
“Pelaku pertama mencoba membobol kunci biasa untuk gembok. Karena lama-kelamaan tidak bisa, akhirnya mencari besi tipis untuk mencongkel pintu sebelahnya,” jelasnya.
Setelah berhasil membuat celah sekitar 30 sentimeter, pelaku menerobos masuk melalui bagian depan toko. Pelaku kemudian keluar melalui pintu bagian belakang.
Akibat kejadian tersebut, Joko memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp500 ribu hingga Rp700 ribu. Uang yang hilang merupakan uang hasil dagangan yang disimpan di dalam toko.
Joko menyebut, dari rekaman CCTV, pelaku diperkirakan masih berusia sekolah, antara jenjang SMP hingga SMA. Pelaku terlihat mengenakan pakaian serba hitam, dengan rambut pirang dan mengenakan anting.
Kasus pembobolan tersebut kini telah ditangani oleh Polsek Babadan. Sementara itu, berdasarkan informasi warga, aksi pencurian di deretan ruko tersebut disebut bukan kali pertama terjadi. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





