Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Pengelola Bantah PKS dengan Perhutani Belum Diperpanjang, Wisata Genilangit Tetap Beroperasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Taman Wisata Genilangit menjadi sumber penghasilan warga sekitar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pengelola Taman Wisata Genilangit membantah informasi yang menyebut kerja sama pengelolaan destinasi wisata di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, dengan Perum Perhutani belum diperpanjang. Pengelola memastikan Taman Wisata Genilangit masih beroperasi dan menerima kunjungan wisatawan seperti biasa.

Bantahan tersebut disampaikan menyusul informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan yang sebelumnya menyebut masa Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan Genilangit dengan Perhutani telah berakhir dan belum diperpanjang.

Pengelola Taman Wisata Genilangit, Edi Sukocahyono, menyatakan pihaknya telah memperpanjang kerja sama tersebut. Karena itu, dia mempertanyakan munculnya informasi berbeda mengenai status perizinan tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu dengan pengelola.

“Padahal kami sudah memperpanjang kontrak tersebut. Mbok yo, koordinasi dulu soal perizinan, syukur-syukur membantu. Ini malah menyampaikan di media begitu,” ujar Edi.

Menurut Edi, aktivitas wisata di Genilangit hingga kini berjalan normal. Wisatawan masih dapat berkunjung ke destinasi yang berada di kawasan lereng Gunung Lawu tersebut.

Dia menilai apabila masih terdapat persoalan administrasi dalam proses kerja sama dengan Perhutani, semestinya persoalan itu dibicarakan bersama antara pemerintah daerah dan pengelola. Dengan demikian, bagian administrasi yang masih menjadi kendala dapat segera diketahui dan diselesaikan.

Edi mengkhawatirkan perbedaan informasi mengenai status PKS justru menimbulkan persepsi di tengah masyarakat bahwa Taman Wisata Genilangit sedang menghadapi persoalan serius hingga berpotensi berhenti beroperasi.

Padahal, keberlangsungan destinasi wisata tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengelola, tetapi juga menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.

“Alih-alih membantu, sampai manakah urusan administrasi dan apa kendalanya urus PKS. Ini malah sebaliknya. Dinas sebagai pemangku kebijakan seluruh pariwisata di Magetan tidak berperan sama sekali,” katanya.

Edi berharap Pemkab Magetan melalui Disbudpar lebih aktif membangun komunikasi dengan pengelola apabila menemukan persoalan terkait administrasi kerja sama. Menurutnya, koordinasi diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Persoalan serupa juga muncul di Mojosemi Forest Park, destinasi wisata lain di kawasan Gunung Lawu. Pengelola Mojosemi turut membantah informasi yang menyebut kerja sama dengan Perhutani belum diperpanjang.

Image Not Found
Mojosemi Forest Park, destinasi wisata di kawasan Gunung Lawu. Foto : Kus-Sinergia

Klarifikasi dari kedua pengelola tersebut menunjukkan adanya perbedaan keterangan mengenai status kerja sama pengelolaan destinasi wisata dengan Perhutani. Di satu sisi, Disbudpar menyampaikan PKS belum diperpanjang, sementara pengelola menyatakan proses perpanjangan telah dilakukan.

Bagi pengelola, kepastian mengenai aspek administrasi dan kerja sama menjadi penting karena keberlangsungan destinasi wisata juga berpengaruh terhadap mata pencaharian masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas wisata.

“Genilangit selama ini menjadi mata pencaharian warga. Sudah banyak aset yang dibangun, rugi kalau tidak diteruskan,” pungkas Edi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serbu Musim Durian Dagangan, Juga Menikmati Sajian Es Teler Durian

    Serbu Musim Durian Dagangan, Juga Menikmati Sajian Es Teler Durian

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim panen durian kembali membawa berkah bagi Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dusun Segulung, Desa Segulung, yang berada di kawasan pegunungan, berubah menjadi magnet bagi para pecinta durian dari berbagai daerah.  Tak hanya berburu buah durian segar, pengunjung juga dimanjakan dengan suasana sejuk dan sajian kuliner khas berbahan durian. Pembeli datang silih […]

    Bagikan
  • Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Empat atlet mixed martial arts (MMA) asal Kota Madiun resmi dilepas menuju Kabupaten Tuban pada Rabu (3/12). Mereka dijadwalkan tampil dalam Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025 yang akan berlangsung pada 5–7 Desember mendatang. Ketua IBCA-MMA Kota Madiun, Armaya, menjelaskan bahwa para petarung tersebut merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan di […]

    Bagikan
  • DTKS Dilebur DTSEN, Mensos Dorong Kepala Daerah Hapus Kemiskinan Ekstrem

    DTKS Dilebur DTSEN, Mensos Dorong Kepala Daerah Hapus Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kementerian Sosial RI melebur Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial Dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf saat mengisi dialog bersama pilar-pilar sosial di pendopo Ronggo DJumeno, Caruban Kabupaten Madiun, Jumat siang (21/2/2025).  Didampingi Wamensos […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih memiliki kewajiban membayar tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada BPJS Kesehatan senilai sekitar Rp6 miliar. Kewajiban tersebut menjadi salah satu konsekuensi tekanan fiskal yang dihadapi daerah setelah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) […]

    Bagikan
  • Hendak Bertandang ke GBT, Rombongan Suporter PSS Sleman Terlibat Laka Lantas di Tol Madiun, 4 Orang Tewas

    Hendak Bertandang ke GBT, Rombongan Suporter PSS Sleman Terlibat Laka Lantas di Tol Madiun, 4 Orang Tewas

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 616+200 jalur A, Tol Ngawi-Kertosono, masuk Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu pagi (18/10/2026). Kejadian tersebut melibatkan sebuah minibus dengan truk tronton muatan bibit kelapa. Diketahui minibus membawa belasan suporter klub sepak bola PSS Sleman. Seorang Penumpang, Dimas Saputra Kusuma, mengaku sedang tertidur ketika […]

    Bagikan
  • Pemeriksaan 11 Saksi Warnai Sidang Korupsi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Jaksa Dalami Komitmen Fee dan Perizinan Proyek

    Pemeriksaan 11 Saksi Warnai Sidang Korupsi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Jaksa Dalami Komitmen Fee dan Perizinan Proyek

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Kamis (18/6/2026). Agenda persidangan difokuskan pada pembuktian melalui pemeriksaan 11 saksi yang dihadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam perkara tersebut, Maidi menjalani persidangan bersama terdakwa Rochim Ruhdiyanto. Sidang yang dimulai pukul 09.00 […]

    Bagikan
expand_less