Berita Terkini
Trending Tags

Pengelola Bantah PKS dengan Perhutani Belum Diperpanjang, Wisata Genilangit Tetap Beroperasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Taman Wisata Genilangit menjadi sumber penghasilan warga sekitar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pengelola Taman Wisata Genilangit membantah informasi yang menyebut kerja sama pengelolaan destinasi wisata di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, dengan Perum Perhutani belum diperpanjang. Pengelola memastikan Taman Wisata Genilangit masih beroperasi dan menerima kunjungan wisatawan seperti biasa.

Bantahan tersebut disampaikan menyusul informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan yang sebelumnya menyebut masa Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan Genilangit dengan Perhutani telah berakhir dan belum diperpanjang.

Pengelola Taman Wisata Genilangit, Edi Sukocahyono, menyatakan pihaknya telah memperpanjang kerja sama tersebut. Karena itu, dia mempertanyakan munculnya informasi berbeda mengenai status perizinan tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu dengan pengelola.

“Padahal kami sudah memperpanjang kontrak tersebut. Mbok yo, koordinasi dulu soal perizinan, syukur-syukur membantu. Ini malah menyampaikan di media begitu,” ujar Edi.

Menurut Edi, aktivitas wisata di Genilangit hingga kini berjalan normal. Wisatawan masih dapat berkunjung ke destinasi yang berada di kawasan lereng Gunung Lawu tersebut.

Dia menilai apabila masih terdapat persoalan administrasi dalam proses kerja sama dengan Perhutani, semestinya persoalan itu dibicarakan bersama antara pemerintah daerah dan pengelola. Dengan demikian, bagian administrasi yang masih menjadi kendala dapat segera diketahui dan diselesaikan.

Edi mengkhawatirkan perbedaan informasi mengenai status PKS justru menimbulkan persepsi di tengah masyarakat bahwa Taman Wisata Genilangit sedang menghadapi persoalan serius hingga berpotensi berhenti beroperasi.

Padahal, keberlangsungan destinasi wisata tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengelola, tetapi juga menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.

“Alih-alih membantu, sampai manakah urusan administrasi dan apa kendalanya urus PKS. Ini malah sebaliknya. Dinas sebagai pemangku kebijakan seluruh pariwisata di Magetan tidak berperan sama sekali,” katanya.

Edi berharap Pemkab Magetan melalui Disbudpar lebih aktif membangun komunikasi dengan pengelola apabila menemukan persoalan terkait administrasi kerja sama. Menurutnya, koordinasi diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Persoalan serupa juga muncul di Mojosemi Forest Park, destinasi wisata lain di kawasan Gunung Lawu. Pengelola Mojosemi turut membantah informasi yang menyebut kerja sama dengan Perhutani belum diperpanjang.

Image Not Found
Mojosemi Forest Park, destinasi wisata di kawasan Gunung Lawu. Foto : Kus-Sinergia

Klarifikasi dari kedua pengelola tersebut menunjukkan adanya perbedaan keterangan mengenai status kerja sama pengelolaan destinasi wisata dengan Perhutani. Di satu sisi, Disbudpar menyampaikan PKS belum diperpanjang, sementara pengelola menyatakan proses perpanjangan telah dilakukan.

Bagi pengelola, kepastian mengenai aspek administrasi dan kerja sama menjadi penting karena keberlangsungan destinasi wisata juga berpengaruh terhadap mata pencaharian masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas wisata.

“Genilangit selama ini menjadi mata pencaharian warga. Sudah banyak aset yang dibangun, rugi kalau tidak diteruskan,” pungkas Edi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Hajatan dan MBG Dongkrak Harga Ayam, Telur Malah Sepi Peminat

    Musim Hajatan dan MBG Dongkrak Harga Ayam, Telur Malah Sepi Peminat

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergerakan harga dua komoditas pangan utama di Kabupaten Magetan menunjukkan tren yang berlawanan. Harga daging ayam pedaging terus mengalami kenaikan hingga mencapai Rp35 ribu per kilogram, sedangkan harga telur ayam justru merosot ke kisaran Rp20–21 ribu per kilogram di tingkat kandang. Kondisi tersebut memunculkan dampak berbeda bagi peternak, pedagang pasar, hingga […]

    Bagikan
  • Kang Wie Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif dan Legislatif

    Kang Wie Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif dan Legislatif

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Kabupaten Ponorogo ke depan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD. Kolaborasi kedua lembaga dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, usai mengikuti rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 di […]

    Bagikan
  • Keseruan BA Aisyiyah Mangkujayan Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Ponorogo

    Keseruan BA Aisyiyah Mangkujayan Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) BA Aisyiyah Mangkujayan, Ponorogo, melakukan kunjungan edukatif ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan sejak dini pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dalam kunjungan tersebut, anak-anak mendapatkan materi edukasi kebencanaan langsung dari petugas BPBD. Mereka dikenalkan berbagai peralatan penanggulangan bencana, […]

    Bagikan
  • Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

    Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang remaja perempuan berinisial P (17), warga Perum Tiara, Sragen, dan diduga kekasihnya berinisial MTA (22) dibawa ke Polsek Taman oleh puluhan ojek online (Ojol). Keduanya diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus orderan fiktif terhadap para driver ojol. Akibat perbuatanya tersebut, dinilai merugikan setidaknya delapan driver di Kota Madiun. Koordinator […]

    Bagikan
  • Jelang Arus Mudik 2026, Puluhan Sopir Bus AKAP di Terminal Purboyo Madiun Jalani Tes Urine photo_camera 4

    Jelang Arus Mudik 2026, Puluhan Sopir Bus AKAP di Terminal Purboyo Madiun Jalani Tes Urine

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Kamis (12/3/2026). Salah satunya terkait pemeriksaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan zat berbahaya menjelang arus mudik lebaran 2026. Kegiatan yang […]

    Bagikan
  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan yang diawali dengan Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Madiun, Senin malam (24/11/2025). Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Madiun secara resmi menyetujui dua Raperda, yakni Raperda tentang Perusahaan Perseroan […]

    Bagikan
expand_less