
Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Plaosan–Sarangan, tepatnya di wilayah Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor bernama Sunu Bagus, warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, meninggal dunia di tempat setelah terlindas truk tangki Pertamina.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Sonic AE 3778 ON dari arah timur menuju Sarangan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tangki Pertamina E 9504 YC yang dikemudikan Sabdo Hermanto, warga Boyolali.
“Truk dari SPBU Plaosan mau pulang ke depot, kondisinya kosong. Tadi motor korban oleng ke tengah, saya sudah klakson dan ngerem, tapi tetap tertabrak,” ujar Sabdo Hermanto.
Keterangan serupa disampaikan oleh Cahyono, warga di sekitar tempat kejadian. Menurutnya, korban terlihat melaju tidak stabil dan terlalu ke tengah jalan sebelum akhirnya tertemper bagian depan truk.
“Motornya dari arah timur, terlalu nengah jalannya, terus oleng ke kanan dan akhirnya terlindas,” ungkapnya.

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Petugas Satlantas Polres Magetan bersama Polsek Plaosan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk proses visum.
“Benar, telah terjadi laka lantas antara truk tangki Pertamina dan sepeda motor. Jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit,” terang Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno.
Sopir truk tangki kini diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian dan kondisi jalan saat kejadian.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan di jalur wisata Sarangan yang dikenal ramai, terutama pada akhir pekan. Petugas kepolisian mengimbau agar para pengendara lebih berhati-hati, menjaga kecepatan, dan tidak mengambil jalur terlalu ke tengah saat melintas di kawasan tersebut.(Nan/Krs)