Berita Terkini
Trending Tags

Berhasil Tekan Angka Stunting, Kota Madiun Raih Dana Insentif Fiskal Rp 7,1 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kota Madiun berhasil meraih Dana Insentif Fiskal Rp 7,1 Miliar dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025, Foto : Istimewa

Sinergia | Jakarta – Keberhasilan Kota Madiun dalam menurunkan angka stunting mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang digelar oleh Kementerian Sekretariat Negara di Auditorium J. Leimena, Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI, Rabu (12/11/2025), Kota Madiun menerima reward Dana Insentif Fiskal (DIF) sebesar Rp. 7,1 miliar.

Kota Madiun menjadi salah satu dari tiga daerah dengan perolehan DIF terbesar tahun ini, bersama Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Tangerang yang juga menerima lebih dari Rp 7 miliar. Sementara itu, 47 daerah lainnya mendapat insentif bervariasi antara Rp 5 hingga Rp 6 miliar.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) bersama seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebut, angka stunting di Kota Madiun terus menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun.

“Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting kita turun menjadi 11,8 persen, atau sekitar 391 anak. Tahun sebelumnya masih di angka 12,8 persen. Ini capaian luar biasa hasil kerja bersama,” ujar Maidi.

Namun, Maidi menegaskan bahwa data lapangan di tingkat posyandu menunjukkan angka yang lebih rendah, yakni hanya 4,5 persen. Data tersebut dinilai lebih akurat karena menggunakan sistem by name by address, berbeda dengan survei nasional yang bersifat sampling.

“Survei pusat tidak berdasarkan administrasi. Kadang anak yang bukan warga Kota Madiun tapi kebetulan ada di sini saat survei, ikut terhitung. Tapi secara riil, angka stunting kita jauh lebih rendah,” jelasnya.

Berbagai langkah konkret terus dilakukan Pemkot Madiun dalam menekan angka stunting, mulai dari pencegahan sejak usia remaja hingga pendampingan pasca melahirkan. Remaja perempuan mendapat pemeriksaan kesehatan dan tablet tambah darah (TTD) secara rutin untuk menjaga kesuburan. Calon pengantin juga wajib menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum menikah.

Sementara bagi ibu hamil dan balita, pemerintah memberikan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) setiap hari selama tiga bulan untuk memastikan asupan gizi yang cukup.“Yang sudah terlanjur stunting tetap kita perhatikan. Kita beri tambahan gizi, kita cek kondisi kesehatannya, dan terus kita dampingi. Untuk pencegahan, semua kita tangani dari awal secara menyeluruh,” tutup Maidi. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Bencana Hidrometeorologi, Longsor Hantam Rumah Warga di Ngebel

    Waspada Bencana Hidrometeorologi, Longsor Hantam Rumah Warga di Ngebel

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo |  Hujan deras yang mengguyur kawasan Ngebel pada Selasa malam (07/01/2025) kembali memicu longsor di Dukuh Sekodok, Desa/Kecamatan Ngebel. Material longsor menimpa rumah milik Slamet. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. “Ada suara bruk. Saya lihat, satu ruangan sudah terkena longsoran. Yang rusak itu lemari sama kursi. Saat kejadian tidak […]

    Bagikan
  • Gugat Badan Kehormatan, Sumadi Soroti Mandeknya Penanganan Dugaan Pelanggaran Etik di DPRD Magetan

    Gugat Badan Kehormatan, Sumadi Soroti Mandeknya Penanganan Dugaan Pelanggaran Etik di DPRD Magetan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik dugaan pelanggaran kode etik di lingkungan legislatif Kabupaten Magetan kembali mengemuka. Sumadi, kuasa hukum Nur Wakhid, menyatakan akan mengajukan gugatan terhadap Badan Kehormatan (BK) DPRD Magetan karena menilai lembaga tersebut tidak menjalankan kewajiban sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018. Sumadi mengungkapkan bahwa laporan resmi terkait dugaan pelanggaran […]

    Bagikan
  • Dindik Tindaklanjuti 36 Siswa SMP dan 24 Siswa SD yang Belum Daftar Ulang

    Dindik Tindaklanjuti 36 Siswa SMP dan 24 Siswa SD yang Belum Daftar Ulang

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun terus memantau proses daftar ulang peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Hingga hari ini, diketahui masih ada sejumlah siswa yang belum melakukan daftar ulang di jenjang SD dan SMP, khususnya siswa yang berdomisili di dalam Kota Madiun. Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa, dan Sastra Dinas Pendidikan Kota […]

    Bagikan
  • Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar apel pasukan dalam kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025 di halaman Mapolres pada Jumat (19/12/2025). Dalam kegiatan ini melibatkan personil TNI-Polri, Pemerintah Daerah, DPRD Kota Madiun, relawan hingga instansi terkait. Operasi ini menjadi awal dalam kesiapsiagaan aparat dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru […]

    Bagikan
  • Oknum Satpol PP Kota Madiun Diduga Tipu Warga Rp150 Juta, Langsung Dipecat

    Oknum Satpol PP Kota Madiun Diduga Tipu Warga Rp150 Juta, Langsung Dipecat

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengambil langkah tegas terkait kasus yang membelit salah satu anggotanya. HA oknum anggota penegak Perda tersebut diduga terlibat kasus penipuan yang kini ditangani Polres Madiun. Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwo Widagdo, membenarkan bahwa HA merupakan anggota di instansinya. Namun, ia […]

    Bagikan
  • Angka Kebakaran dan Penyelamatan Tinggi, Damkar Kab. Madiun Kekurangan Armada

    Angka Kebakaran dan Penyelamatan Tinggi, Damkar Kab. Madiun Kekurangan Armada

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun menghadapi tantangan serius dalam upaya penanganan kebakaran dan penyelamatan non-kebakaran di wilayahnya. Dari total kebutuhan ideal 15 pos damkar untuk mencakup seluruh kecamatan, saat ini hanya tersedia 3 pos aktif dan 1 markas komando (Mako). Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya […]

    Bagikan
expand_less