Berita Terkini
Trending Tags

Remaja di Magetan Jadi Korban Pengeroyokan Diduga Geng Motor, Polisi Perketat Patroli

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi perketat patroli malam guna mengantisipasi aksi gank motor, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga Kabupaten Magetan. Seorang remaja berinisial GA (15) menjadi korban pengeroyokan di Jalan Raya Ngariboyo–Parang, tepatnya di Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kamis (06/11/2025) dini hari. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 WIB, ketika Polsek Parang menerima informasi dari Polsek Ngariboyo tentang konvoi sekitar 20 sepeda motor yang melaju ke arah selatan dengan gelagat mencurigakan. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera melakukan pengecekan di sepanjang jalur Parang.

Namun, setibanya di Desa Joketro, polisi justru menemukan kerumunan warga yang tengah menolong seorang remaja dengan kondisi tubuh penuh luka. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Parang sebelum dirujuk ke RS Magetan karena luka yang cukup parah.

Dari hasil pemeriksaan medis, GA mengalami patah tulang pada tangan kanan, luka robek di bagian belakang kepala, lebam di wajah, serta luka pada punggung dan lengan.

Kapolsek Parang AKP Sukarno mengatakan bahwa laporan awal terkait konvoi motor itu menjadi petunjuk awal pengungkapan kasus pengeroyokan ini. “Begitu kami tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan terluka. Kami langsung membawanya untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat ini kasusnya sudah kami serahkan ke Satreskrim Polres Magetan untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKP Sukarno.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Tim gabungan dari sejumlah polsek di wilayah selatan Magetan dikerahkan untuk melacak arah pelarian gerombolan motor tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Magetan meningkatkan kegiatan patroli malam di seluruh wilayah hukum. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus mencegah terulangnya aksi kriminalitas serupa.

Patroli dilakukan oleh Unit Pamapta Polres Magetan bersama Polsek jajaran, dengan sasaran kawasan permukiman, objek vital, dan titik rawan kejahatan serta kenakalan remaja. Polisi juga memantau lokasi yang kerap digunakan untuk balap liar, konvoi kendaraan, atau pesta miras yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan instruksi langsung dari Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa agar seluruh jajaran memperkuat pengawasan di jam-jam rawan.

“Sesuai arahan Kapolres, setiap Polsek diminta meningkatkan patroli terutama di wilayah yang berpotensi munculnya tindak kriminal atau aktivitas remaja yang mengganggu ketertiban,” ungkapnya.

Menurutnya, patroli malam juga dilakukan dengan pendekatan humanis dan dialogis, terutama kepada kelompok remaja yang dijumpai di lapangan, agar mereka tidak terlibat dalam tindakan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kegiatan ini, Polres Magetan mengajak masyarakat ikut berperan menjaga lingkungan masing-masing. “Kalau menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke polisi terdekat. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa wujudkan Magetan yang aman dan kondusif,” imbau Ipda Indra. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

    Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelarian Eko Bayu Riadi, warga Jalan Sendang Barat, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun akhirnya berhenti di tangan Satreskrim Polres Madiun Kota. Tersangka menjadi buronan usai peristiwa penusukan juru parkir (jukir) Pasar Besar Madiun (PBM) pada tahun 2024 lalu. Tersangka berhasil dtangkap di Desa Hulaan, Menganti, Gresik pada 6 April lalu. Kapolres […]

    Bagikan
  • Kebakaran Ruko Sidorejo Jadi Alarm Keras untuk Evaluasi Damkar Madiun

    Kebakaran Ruko Sidorejo Jadi Alarm Keras untuk Evaluasi Damkar Madiun

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Insiden kebakaran yang menghanguskan ruko milik warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/2/2026), menjadi sorotan serius. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pom bensin mini itu menelanjangi sejumlah kendala yang dihadapi tim pemadam kebakaran (Damkar) setempat. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Terima Ribuan Pengaduan Terkait Kasus Koperasi MSI

    Polres Magetan Terima Ribuan Pengaduan Terkait Kasus Koperasi MSI

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik kasus dugaan penipuan Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) Magetan terus bergulir. Bahkan, Polres Magetan bekerja sama dengan dinas terkait dari Pemkab Magetan telah membuka posko pengaduan untuk menampung pengaduan nasabah atas kasus ini. Diketahui, nasabah di sejumlah cabang yang ada di wilayah Magetan mencapai sekitar 3.000 anggota. Kapolres Magetan, AKBP […]

    Bagikan
  • Dana Desa 2026 Kabupaten Madiun Capai Rp165 Miliar, Pemanfaatan 70 Persen Tunggu Program Mandatori Pusat

    Dana Desa 2026 Kabupaten Madiun Capai Rp165 Miliar, Pemanfaatan 70 Persen Tunggu Program Mandatori Pusat

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 untuk 198 desa di wilayahnya tetap disalurkan. Namun, sebagian besar penggunaannya masih menunggu kejelasan kebijakan mandatori dari pemerintah pusat. Total anggaran Dana Desa 2026 yang diterima Kabupaten Madiun mencapai sekitar Rp165 miliar. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran serta […]

    Bagikan
  • Jembatan Plumpung Madiun Ambles, Akses Alternatif menuju Ngawi Lumpuh

    Jembatan Plumpung Madiun Ambles, Akses Alternatif menuju Ngawi Lumpuh

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  — Arus lalu lintas di Dusun/ Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun dialihkan setelah Jembatan Plumpung mengalami penurunan drastis pada Jumat (17/4/2026). Kerusakan jembatan yang menjadi penghubung menuju wilayah Desa Sogo Kecamatan Balerejo hingga Ngawi itu terjadi pada Rabu ( 15/4/2026) malam hari. Salah satu warga, Widodo, mengatakan amblesnya tiang penyangga menyebabkan […]

    Bagikan
  • Gempa Pacitan M 5,5, PT KAI Hentikan Sementara 11 Perjalanan Kereta di Daop 7 Madiun

    Gempa Pacitan M 5,5, PT KAI Hentikan Sementara 11 Perjalanan Kereta di Daop 7 Madiun

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang berpusat di wilayah timur laut Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi, berdampak pada operasional perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghentikan sementara 11 perjalanan kereta api sebagai langkah antisipasi keselamatan. Gempa terjadi sekitar pukul 08.21 […]

    Bagikan
expand_less