Bazar UMKM 1001 Malam Fest Meriahkan Libur Panjang Idul Adha di PSC Kota Madiun
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 67
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun — Suasana kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun tampak lebih semarak dengan dibukanya Bazar UMKM bertema 1001 Malam Fest Selasa (26/5/2026). Kegiatan yang digelar selama libur panjang Idul Adha menghadirkan puluhan pelaku UMKM binaan pemerintah kota dengan beragam sajian kuliner dan produk unggulan.
Pembukaan bazar dilakukan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Madiun dalam mendorong geliat ekonomi masyarakat sekaligus memberi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
“Mulai sore hari ini kita membuka Bazar UMKM dengan tema 1001 Malam Fest untuk menyambut libur panjang Idul Adha sampai tanggal 1 Juni nanti,” ujarnya.
Menurut Bagus, bazar tersebut merupakan salah satu dari tujuh agenda event UMKM yang telah disiapkan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Madiun sepanjang tahun 2026. Seluruh kegiatan dipusatkan di kawasan PSC yang selama ini menjadi salah satu titik keramaian dan destinasi wisata kota.
Ia menegaskan seluruh UMKM yang dilibatkan merupakan binaan dinas dan telah melalui proses kurasi. Karena itu, kualitas produk yang dijual dipastikan layak dan memiliki daya saing.

“Semua difasilitasi gratis dan kualitasnya sudah dikurasi oleh teman-teman dinas. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, makanan yang ada di sini dipastikan enak,” katanya.
Tak hanya menghadirkan suasana festival kuliner, bazar tersebut juga mulai menerapkan sistem transaksi digital menggunakan POS (Point of Sales). Sistem itu disiapkan untuk memantau perkembangan usaha para pelaku UMKM selama kegiatan berlangsung.
Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat mengetahui tingkat penjualan, perputaran uang, hingga dampak kunjungan wisatawan terhadap pendapatan pedagang lokal.
“Ini untuk mentracking bagaimana dagangan UMKM ini laku berapa dan perputaran keuangan yang ada di bazar maupun di PSC,” jelas Bagus.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi bahan evaluasi sekaligus salah satu indikator dalam mengukur pertumbuhan ekonomi daerah. Pemkot Madiun berharap kegiatan serupa mampu mendorong perkembangan UMKM sekaligus memperkuat daya tarik wisata kota, terutama saat momentum libur panjang. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





