Berita Terkini
Trending Tags

KPK Bawa Dua Koper Diduga Berisi Barang Bukti dari Rumah Direktur RSUD Harjono Ponorogo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyidik KPK amankan dokumen penting yang dikemas dalam 2 koper dari dalam rumah direktur RSUD Harjono Ponorogo dr Yunus Mahatma, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membawa sejumlah barang bukti tambahan usai melakukan penggeledahan di rumah Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Yunus Mahatma, Kamis (13/11/2025) malam. Dari lokasi di Jalan Sumatra Nomor 17, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tim penyidik tampak keluar membawa dua koper berwarna hitam dan biru yang diduga berisi dokumen penting terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Selain dua koper tersebut, penyidik KPK sebelumnya juga menyita dua mobil mewah dan sekitar 25 sepeda sport dari kediaman Yunus. Penggeledahan berlangsung selama lebih dari empat jam dan selesai sekitar pukul 23.10 WIB. Tim penyidik yang berjumlah lebih dari lima orang langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait isi koper yang dibawa dari rumah Yunus Mahatma. Namun, langkah KPK tersebut diduga sebagai bagian dari upaya memperkuat alat bukti dalam penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pejabat Ponorogo.

Diketahui, kasus ini bermula dari operasi senyap yang dilakukan KPK pada awal November 2025. Dari hasil penyelidikan, KPK menetapkan empat tersangka pada 9 November 2025. Mereka adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (SUG), Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma (YUM), Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono (AGP), dan pihak swasta rekanan proyek RSUD, Sucipto (SC).

Dalam konstruksi perkara, Sugiri Sancoko dan Agus Pramono diduga menerima suap dari Yunus Mahatma terkait pengurusan jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo. Selain itu, para tersangka juga diduga terlibat dalam praktik suap proyek pembangunan di RSUD dr. Harjono serta penerimaan gratifikasi dari sejumlah pihak rekanan.

KPK hingga kini masih menelusuri aliran dana dan aset hasil dugaan tindak pidana korupsi tersebut, termasuk barang-barang mewah yang disita dari rumah para tersangka. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bayi laki-laki yang ditemukan warga di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, kini tengah menjalani perawatan di RSUD Caruban. Sebelumnya, bayi tersebut sempat dibawa ke Puskesmas Pilangkenceng untuk pemeriksaan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit. Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, menyebutkan bahwa saat tiba di rumah sakit, […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Maling Kotak Amal Satroni Mushola Nurul Iman Ponorogo

    Terekam CCTV, Maling Kotak Amal Satroni Mushola Nurul Iman Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kali ini, Mushola Nurul Iman yang berada di Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan Ponorogo, menjadi sasaran pelaku. Aksi pencurian yang terjadi pada Selasa dini hari, 13/05/2025 sekitar pukul 02.00 WIB ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

    Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mengeksekusi pemusnahan ribuan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan berlangsung di halaman kantor kejaksaan, Kamis (27/11/2025). Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut dilibatkan dalam prosesi pemusnahan. Barang bukti narkotika dimusnahkan dengan cara diblender, sementara perangkat elektronik dihancurkan secara […]

    Bagikan
  • Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa photo_camera 2

    Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan […]

    Bagikan
  • Tidak Hanya Suap Jual Beli Jabatan, KPK Endus Dugaan Korupsi Lain di Ponorogo

    Tidak Hanya Suap Jual Beli Jabatan, KPK Endus Dugaan Korupsi Lain di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pekan lalu menggemparkan publik. Apalagi, dalam kasus itu, KPK menetapkan 4 tersangka selain Sugiri yakni Agus Pramono, Sekda Ponorogo, dr. Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr. Harjono serta Sucipto, kontraktor atau rekanan proyek. Rupanya, lembaga anti rasuah tersebut […]

    Bagikan
  • Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan nasabah Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menanti kejelasan nasib dana mereka. Sejak mencuatnya kasus gagal bayar pada akhir April 2025 lalu, belum ada titik terang terkait besaran kerugian yang ditanggung koperasi tersebut. Audit eksternal yang tengah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop & UKM) Magetan […]

    Bagikan
expand_less