Berita Terkini
Trending Tags

KPK Bawa Dua Koper Diduga Berisi Barang Bukti dari Rumah Direktur RSUD Harjono Ponorogo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyidik KPK amankan dokumen penting yang dikemas dalam 2 koper dari dalam rumah direktur RSUD Harjono Ponorogo dr Yunus Mahatma, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membawa sejumlah barang bukti tambahan usai melakukan penggeledahan di rumah Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Yunus Mahatma, Kamis (13/11/2025) malam. Dari lokasi di Jalan Sumatra Nomor 17, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tim penyidik tampak keluar membawa dua koper berwarna hitam dan biru yang diduga berisi dokumen penting terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Selain dua koper tersebut, penyidik KPK sebelumnya juga menyita dua mobil mewah dan sekitar 25 sepeda sport dari kediaman Yunus. Penggeledahan berlangsung selama lebih dari empat jam dan selesai sekitar pukul 23.10 WIB. Tim penyidik yang berjumlah lebih dari lima orang langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait isi koper yang dibawa dari rumah Yunus Mahatma. Namun, langkah KPK tersebut diduga sebagai bagian dari upaya memperkuat alat bukti dalam penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pejabat Ponorogo.

Diketahui, kasus ini bermula dari operasi senyap yang dilakukan KPK pada awal November 2025. Dari hasil penyelidikan, KPK menetapkan empat tersangka pada 9 November 2025. Mereka adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (SUG), Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma (YUM), Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono (AGP), dan pihak swasta rekanan proyek RSUD, Sucipto (SC).

Dalam konstruksi perkara, Sugiri Sancoko dan Agus Pramono diduga menerima suap dari Yunus Mahatma terkait pengurusan jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo. Selain itu, para tersangka juga diduga terlibat dalam praktik suap proyek pembangunan di RSUD dr. Harjono serta penerimaan gratifikasi dari sejumlah pihak rekanan.

KPK hingga kini masih menelusuri aliran dana dan aset hasil dugaan tindak pidana korupsi tersebut, termasuk barang-barang mewah yang disita dari rumah para tersangka. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Dewan Pers Tegaskan Hormati Kerja Jurnalistik

    Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Dewan Pers Tegaskan Hormati Kerja Jurnalistik

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers setelah pernyataannya yang dinilai merendahkan wartawan saat konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi PT Asabri menuai kritik. Di sisi lain, Dewan Pers mengeluarkan pernyataan resmi yang menyesalkan sikap tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya menghormati profesi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. […]

    Bagikan
  • Tiket KA Lebaran dari Daop 7 Madiun Baru Terisi 47 Persen, KAI Beri Diskon hingga 30 Persen

    Tiket KA Lebaran dari Daop 7 Madiun Baru Terisi 47 Persen, KAI Beri Diskon hingga 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tingkat keterisian penumpang kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daerah Operasi 7 Madiun masih berada di bawah separuh kapasitas. Data sementara mencatat okupansi baru mencapai sekitar 47 persen dari total kapasitas yang disediakan. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan hingga saat ini […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Aksi Bersih Jalur Pendakian Gunung Lawu Dukung Gerakan Indonesia ASRI

    Polres Magetan Gelar Aksi Bersih Jalur Pendakian Gunung Lawu Dukung Gerakan Indonesia ASRI

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menggelar aksi bersih-bersih di jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, sebagai bagian dari program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama jajaran Pejabat Utama, para Kapolsek, personel Kopasgat TNI AU, serta Perhutani KPH Lawu. Aksi korve […]

    Bagikan
  • Gandeng 14 SMP Negeri se-Kota Madiun, Aston Madiun & Favehotel Gelar “Edu-Connect 2026”.

    Gandeng 14 SMP Negeri se-Kota Madiun, Aston Madiun & Favehotel Gelar “Edu-Connect 2026”.

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aston Madiun Hotel & Conference Center bersama favehotel Madiun sukses menggelar acara “Edu-Connect 2026: School Gathering & Hospitality Networking”, Selasa (27/1) yang dihadiri oleh perwakilan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru dari SMP Negeri 1 hingga 14 Kota Madiun. Pada kesempatan itu dikenalkan beragam fasilitas di Aston Madiun Hotel & […]

    Bagikan
  • Prajurit TNI AU Asal Magetan Diduga Dianiaya Senior hingga Meninggal, Keluarga Tuntut Keadilan

    Prajurit TNI AU Asal Magetan Diduga Dianiaya Senior hingga Meninggal, Keluarga Tuntut Keadilan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluarga Serda Ahmad Muzammul Farisa, prajurit TNI Angkatan Udara (AU) yang berdinas di Dinas Psikologi TNI AU (DISPSIAU) Mabes AU, meminta proses hukum dilakukan secara tegas atas kematian putra mereka yang diduga tidak wajar. Prajurit berusia 22 tahun tersebut diduga meninggal setelah mengalami penganiayaan oleh sejumlah seniornya di dalam kamar mess […]

    Bagikan
expand_less