Berita Terkini
Trending Tags

Terekam CCTV, Maling Kotak Amal Satroni Mushola Nurul Iman Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 81
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rekaman CCTV aksi pencurian kotak amal di salah satu Mushola, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kali ini, Mushola Nurul Iman yang berada di Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan Ponorogo, menjadi sasaran pelaku. Aksi pencurian yang terjadi pada Selasa dini hari, 13/05/2025 sekitar pukul 02.00 WIB ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV, pelaku yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun terlihat berjalan kaki melewati pos kamling yang dijaga sejumlah warga. Ia kemudian masuk ke area mushola dan sempat memantau situasi sebelum melancarkan aksinya. Untuk mengelabui kamera pengawas, pelaku menutupi wajahnya dengan mukena atau sarung.

“Di CCTV dia sendirian. Wajahnya ditutupi sarung atau mukena, nggak begitu jelas karena gelap,” ujar Imam Hambali, Ketua RW sekaligus takmir Mushola Nurul Iman, saat dikonfirmasi pada Jumat (16/05/2025).

Pelaku lalu memecahkan kotak amal yang terbuat dari kaca, dan diduga mengambil uang sekitar Rp200 ribu. Aksi tersebut baru diketahui warga saat waktu salat Magrib, ketika melihat kondisi kotak amal yang sudah pecah di bagian atas.

“Uangnya itu sekitar dua ratus ribu rupiah. Padahal, uang dalam kotak itu baru saja dikumpulkan dan belum sempat diambil takmir,” tambah Imam.

Ironisnya, ini bukan kali pertama Mushola Nurul Iman menjadi korban pencurian kotak amal. Imam mengungkapkan, kejadian serupa sudah tiga kali terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, dengan jeda waktu sekitar satu tahun antar kejadian.

“Kalau ciri-ciri pelaku nggak tahu saya. Ya itu yang di CCTV kelihatannya masih muda, sekitar umur dua puluh tahunan,” tegasnya.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Pihak takmir kini akan lebih rutin memeriksa kondisi kotak amal dan segera mengamankan isinya secara berkala, untuk mencegah potensi pencurian.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Pick Up Bermuatan Pipa PVC Hangus Terbakar di Tol Ngawi

    Mobil Pick Up Bermuatan Pipa PVC Hangus Terbakar di Tol Ngawi

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Insiden kebakaran menimpa sebuah mobil pikap pengangkut pipa PVC dan lem di ruas Tol Ngawi, tepatnya KM 558+900 A, wilayah Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Kendaraan itu hangus terbakar hingga muatannya tak tersisa. Pengemudi pick up, Atep Jaka (21) asal Bandung, bersama seorang penumpang […]

    Bagikan
  • Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

    Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Evakuasi Suhananto (45) dan Majid (42), dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (3/2/2026), menjadi sorotan tajam berakhirnya praktik pemasungan di Bumi Reog. Selama belasan tahun, keduanya hidup terkurung di rumah keluarga  tanpa akses layanan kesehatan jiwa yang layak  sebelum akhirnya […]

    Bagikan
  • Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, menjadi pusat perhatian setelah tiga ekor sapi dilaporkan mati sejak awal September 2025. Kondisi ini membuat lebih dari separuh populasi sapi di desa tersebut terinfeksi. Para peternak pun tak punya banyak pilihan selain menjual […]

    Bagikan
  • Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana tak biasa terjadi di sebuah dealer sepeda motor di Kabupaten Ponorogo, Senin (01/09/2025). Seorang warga Desa Sendang, Kecamatan Ngrayun, mendatangi showroom tersebut dengan membawa empat karung dan satu kardus berisi uang koin. Uang receh pecahan Rp500 dan Rp1.000 itu dipakai untuk membeli sepeda motor baru seharga Rp20,4 juta. Adalah Sunarta, […]

    Bagikan
  • Demo di DPRD Kota Madiun Ricuh, Massa Rusak Pagar dan Polisi Semprotkan Water Cannon

    Demo di DPRD Kota Madiun Ricuh, Massa Rusak Pagar dan Polisi Semprotkan Water Cannon

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Demonstrasi ribuan massa dari berbagai elemen—mahasiswa, pengemudi ojek online, hingga warga umum—di depan Gedung DPRD Kota Madiun berujung ricuh pada Sabtu (30/08/2025). Massa melemparkan batu hingga botol air kearah gedung wakil rakyat. Pihak kepolisian yang berjaga dan koordinator aksi berusaha meredam aksi anarkis massa. Usai kericuhan meredam, perwakilan massa melakukan […]

    Bagikan
  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
expand_less