Berita Terkini
Trending Tags

Heri Lentho Dorong Magetan Kembangkan Event Wisata Nasional Berbasis Budaya Lokal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 52
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seniman dan budayawan Heri Prasetyo kembali mengingatkan besarnya peluang Magetan dalam panggung pariwisata nasional, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Seniman dan budayawan Heri Prasetyo, atau yang lebih dikenal sebagai Heri Lentho, kembali mengingatkan besarnya peluang Magetan untuk melangkah lebih jauh di panggung pariwisata nasional. Dalam paparannya pada kegiatan Bimtek Penyelenggaraan Event Nasional di Hotel Bukit Bintang Magetan, ia menilai bahwa daerah ini sebenarnya memiliki perpaduan unik antara kekuatan alam dan budaya yang seharusnya bisa diolah menjadi magnet wisata kelas nasional.

Heri menyebut Magetan memiliki lanskap alam yang sudah dikenal luas, sementara kekayaan seni tradisi seperti Bedoyo Dewi Sri justru belum ditempatkan sebagai unggulan. Menurutnya, kedua potensi itu bisa menjadi lokomotif pariwisata jika pemerintah daerah berani memberikan prioritas yang jelas dan konsisten.

“Kalau potensi budaya dipadukan dengan destinasi ikonik seperti Sarangan, peluang menjadi event nasional terbuka lebar. Tinggal pemerintah menentukan prioritasnya,” ujar Heri usai mengisi materi.

Ia juga menyoroti peluang Magetan menggelar event besar tanpa ketergantungan biaya artis. Tradisi masyarakat Jawa, termasuk upacara adat di kawasan Sarangan, dinilai sudah memiliki nilai daya tarik yang kuat. Dengan kemasan kreatif, konsep itu dapat menciptakan event serupa Eksotika Bromo, bahkan tanpa biaya artis apabila ada kerja sama yang saling menguntungkan.

“Potensinya besar. Sarangan sudah punya ritual adat, tinggal ditata kembali dan ditambah atraksi budaya. Artis pun bisa dihadirkan tanpa biaya besar kalau konsep kolaborasinya benar,” lanjutnya.

Heri memaparkan model kolaborasi yang bisa diterapkan, mulai dari kerja sama dengan hotel yang dapat menanggung akomodasi karena mereka juga mendapat manfaat ekonomi, hingga menggandeng bank daerah atau mitra lain untuk mendukung biaya operasional. Bahkan, ia mengusulkan agar event budaya dirancang lebih artistik, misalnya pertunjukan di atas air yang mengangkat legenda lokal, melibatkan masyarakat setempat serta figur publik sebagai daya pikat.

“Yang penting ada ikon yang membuat orang datang. Tidak harus artis besar, yang penting punya massa dan karisma panggung,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa potensi wisata Magetan bisa melesat jika pemerintah daerah berani menentukan satu event unggulan yang dikerjakan secara berkelanjutan. Telaga Sarangan dinilai sangat layak dijadikan pusat agenda berskala nasional, bahkan internasional, selama ada keberanian menetapkan arah dan fokus.

Kegiatan pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Dorongan untuk menggali kekayaan lokal, membangun event kreatif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor kini kembali menjadi tuntutan publik. Masyarakat menantikan bukti nyata event unggulan yang benar-benar dijalankan serius, tata kelola pariwisata yang lebih progresif, dan keberanian Magetan tampil di panggung wisata nasional maupun internasional. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

    Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di sudut Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur deretan tanaman melon tumbuh rapi di dalam bangunan greenhouse. Bukan ladang luas dengan tanah terbuka, melainkan sistem hidroponik yang bersih, tertata, dan terbuka untuk siapa saja yang ingin memetik langsung buahnya. Greenhouse Paman Jack demikian warga menyebutnya menawarkan […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten […]

    Bagikan
  • Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. ABH (14) tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pick up di Jalan Raya Karas, tepatnya di sebelah timur Jembatan Desa Jungke, Kecamatan Karas, Rabu (08/10/2025) kemarin malam sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden maut itu melibatkan mobil pick […]

    Bagikan
  • Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Madiun–Ngawi, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Senin (26/05/2025). Akibatnya satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dalam kejadian ini, mikrobus menabrak tiang PJU. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Iptu Roni Susanto, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Mikrobus Mitsubishi dengan […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Naik 50 Persen di Kota Madiun Jelang Ramadhan, Disdag Bakal Lakukan Operasi Pasar

    Harga Bumbu Dapur Naik 50 Persen di Kota Madiun Jelang Ramadhan, Disdag Bakal Lakukan Operasi Pasar

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga sejumlah bumbu dapur di Kota Madiun mengalami kenaikan signifikan menjelang Ramadhan tahun ini. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit yang melonjak hingga 50 persen dari harga normal. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun di Pasar Besar Madiun, harga cabai rawit saat ini menembus Rp 85 ribu […]

    Bagikan
  • Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Menanggapi penyebaran penyakit yang menyerang ternak sapi di sejumlah wilayah, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menginstruksikan agar vaksinasi terhadap sapi segera dilakukan secara serentak. Instruksi ini muncul setelah adanya laporan kematian sapi di beberapa desa. (03/01/2025) “Saat ini, kami masih mencatat data dari Dinas Pertanian mengenai jumlah sapi yang mati. Di Slahung, baru […]

    Bagikan
expand_less